Masako Watanabe (x.com/masako_wtnb)
Perjalanan karier Masako Watanabe turut membuka jalan bagi perkembangan manga shojo di Jepang. Lahir di Tokyo pada 16 Mei 1929, ia lebih dulu bekerja sebagai ilustrator sebelum menjadi mangaka. Setelah menikah pada usia 19 tahun, ia tertarik menekuni dunia manga setelah melihat karya-karya Osamu Tezuka, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah manga Jepang.
Masako memulai debutnya sebagai komikus pada 1952 lewat manga berjudul Shokoshi. Saat itu, dunia manga Jepang sedang berkembang pesat, tapi cerita untuk pembaca perempuan belum mendapatkan perhatian besar dari para kreator maupun penikmatnya. Manga Yamabiko Shojo menjadi titik balik penting di perjalanan kariernya. Berkat kepopuleran manga tersebut, nama Masako makin dikenal bersamaan dengan popularitas kategori manga shojo yang juga mulai meningkat.
Kesuksesan tersebut kemudian diteruskan lewat karya selanjutnya yaitu Glass no Shiro. Bisa dibilang, ini menjadi salah satu manga Masako yang paling terkenal. Ia bahkan meraih penghargaan Shogakukan Manga Award ke-16. Karya-karya selanjutnya pun gak kalah sukses, seperti Saint Rosalind, sampai Kinpeibai yang menjadi manga terpanjang yang pernah Masako buat yakni dari tahun 1993 sampai 2011.