Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jadi Begini Rasanya Nonton Spider-Man: Brand New Day di ScreenX

Jadi Begini Rasanya Nonton Spider-Man: Brand New Day di ScreenX
still cut film Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios)
Intinya Sih
  • Penayangan Spider-Man: Brand New Day di ScreenX CGV Grand Indonesia pada jadwal malam hari kerja tetap hampir penuh, menunjukkan antusiasme penonton yang tinggi.
  • Format tiga layar ScreenX tidak menimbulkan pusing bagi penulis; layar samping memperluas adegan aksi, meski tampilannya lebih redup dan sedikit meregang dibanding layar utama.
  • Spider-Man: Brand New Day menjadi film pertama yang direkam dengan kamera ScreenX sejak produksi, membuat komposisi dan perpindahan tiga layar terasa lebih alami.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - "ScreenX bikin pusing gak?" Mungkin itu pertanyaan yang paling sering muncul dari netizen saat format bioskop ini mulai ramai berkat Spider-Man: Brand New Day. Jujur, itu juga yang ada di kepala saya sebelum membeli tiket. Ada yang bilang pengalaman menontonnya jauh lebih seru, karena layar kanan dan kiri ikut hidup, tapi ada juga yang mengaku malah pusing karena mata harus melihat tiga layar sekaligus. Sebagai orang yang belum pernah mencoba ScreenX sebelumnya, saya jadi penasaran. Apakah format ini benar-benar memberikan pengalaman yang berbeda atau sebenarnya cuma gimik belaka?

Rasa penasaran itu akhirnya membuat saya membeli tiket Spider-Man: Brand New Day di ScreenX. Saya memilih jadwal Senin, 3 Agustus 2026 pukul 22.05 WIB di CGV Grand Indonesia. Awalnya bukan karena ingin menghindari keramaian, melainkan karena mengincar kursi satin. Jadwal-jadwal sebelumnya sudah habis terjual, jadi pilihan yang tersisa hanya penayangan paling malam. Sebagai pemula, saya mengikuti saran kalau pilihan kursi satin di ScreenX termasuk dalam best view. Pengalaman menarik pun langsung muncul sejak saya menginjakkan kaki di bioskop tersebut.

1. Jadwal weekdays paling malam masih ramai oleh penonton

studio ScreenX di CGV Grand Indonesia
studio ScreenX di CGV Grand Indonesia (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Saya sempat mengira studio akan sepi karena filmnya sudah tayang enam hari sejak perilisannya pada 29 Julis 2026. Apalagi keesokan harinya adalah hari kerja. Namun siapa sangka, suasana bioskop masih sangat ramai. Area lobi dipenuhi penonton yang mengantre makanan dan minuman, bahkan ada beberapa yang datang mengenakan kaus hingga kostum Spider-Man. Antusiasmenya masih terasa seperti minggu pertama penayangan.

Saat pintu studio dibuka, saya semakin terkejut. Mayoritas semua kursi sudah terisi alias hampir full house. Begitu logo Sony muncul dan layar mulai menyala, saya langsung memerhatikan bagaimana tiga layar bekerja bersamaan. Kesan pertama saya justru bukan kagum, melainkan mencoba menyesuaikan mata dengan layar kanan dan kiri yang ikut aktif. Pada akhirnya, mata saya tetap fokus pada layar utama di tengah.

2. Apakah nonton Spider-Man: Brand New Day di ScreenX bikin pusing?

ilustrasi nonton ScreenX
ilustrasi nonton ScreenX (youtube.com/screenxmovies)

Jawabannya adalah tidak. Kekhawatiran soal pusing sama sekali tidak terjadi. Selama penayangan, layar samping memang jadi memperluas pandangan, tetapi tidak terus-menerus memaksa penonton melihat ke kanan dan kiri. Bahkan ada cukup banyak adegan yang tetap hanya menggunakan layar utama seperti bioskop biasa, sementara dua layar di sampingnya mati.

Yang paling saya sadari justru kualitas layarnya. Dibanding layar utama, gambar di sisi kanan dan kiri memang terlihat sedikit lebih redup dan kadang tampak stretch seperti diperlebar mengikuti sudut ruangan. Namun setelah sekitar 15–20 menit, saya mulai terbiasa dan tidak lagi merasa terganggu.

Kalau ada satu alasan kenapa ScreenX layak dicoba, menurut saya jawabannya ada di adegan aksi. Saat Spider-Man mulai berayun di antara gedung-gedung New York, layar kanan dan kiri ikut memperlihatkan pemandangan kota yang sebelumnya tidak terlihat di layar utama. Rasanya seperti sudut pandang kita ikut melebar. Beberapa adegan pertarungan juga terasa lebih jelas. Misalnya ketika ada mobil yang terlempar atau ledakan terjadi di sisi jalan, layar samping membantu memperlihatkan ke mana arah benda-benda itu bergerak. Detail seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang penting untuk memahami jalan cerita, tetapi cukup menambah sensasi menonton.

Menariknya lagi, ScreenX tidak hanya dipakai saat adegan aksi. Ada beberapa momen emosional yang juga menggunakan tiga layar sekaligus. Efeknya memang tidak se-waw adegan berayun, tetapi cukup membuat skala adegannya terasa lebih besar.

3. Spider-Man: Brand New Day jadi film pertama yang direkam menggunakan kamera ScreenX

proses syuting Spider-Man: Brand New Day menggunakan kamera ScreenX
proses syuting Spider-Man: Brand New Day menggunakan kamera ScreenX (youtube.com/screenxmovies)

Spider-Man: Brand New Day menjadi film pertama yang benar-benar menggunakan kamera khusus ScreenX sejak proses produksi. Biasanya, film ScreenX dibuat setelah proses syuting selesai. Adegan di layar samping ditambahkan melalui CGI atau rekaman tambahan saat pascaproduksi. Karena itu, terkadang gambar di layar samping terasa seperti "pelengkap" saja.

Berbeda dengan Spider-Man: Brand New Day. Marvel Studios dan Sony Pictures membawa kamera khusus ScreenX langsung ke lokasi syuting sehingga komposisi tiga layar sudah dipikirkan sejak awal. Hasilnya, perpindahan antara layar utama dan layar samping terasa lebih alami. Momen behind the scene-nya juga sudah diunggah oleh Sony Pictures, memperlihatkan kerja keras Sutradara Destin Daniel bersama Tom Holland saat merekam adegan menggunakan kamera ScreenX.

Di Indonesia, pengalaman menonton film dengan teknologi layar panoramik 270 derajat menggunakan tiga sisi layar (depan, kiri, dan kanan) alias ScreenX bisa ditemukan di beberapa kota di Indonesia. Kamu bisa cek di CGV Grand Indonesia (Jakarta), CGV Central Park (Jakarta), CGV AEON Mall Jakarta Garden City (Jakarta), CGV 23 Paskal Shopping Center (Bandung), dan CGV Pakuwon Mall (Yogyakarta).

Pada akhrinya, kalau ditanya apakah ScreenX wajib dicoba, menurut saya jawabannya iya. Setidaknya sekali. Terutama kalau film yang ditonton memang punya banyak adegan 'panoramic' seperti Spider-Man: Brand New Day. Namun untuk saya, ini bukan sesuatu yang mengubah pengalaman menonton secara drastis. Kalau hanya ingin menikmati jalan ceritanya, studio reguler sebenarnya sudah lebih dari cukup. Kalau mau benar-benar merasakan pengalaman secara totalitas, format 4DX yang menggunakan efek air, angin, dan gerakan kursi bisa jadi pilihan utama.

Yang pasti, satu kekhawatiran saya sebelum masuk studio akhirnya terjawab. Saya keluar bioskop bukan dengan kepala pusing, melainkan dengan rasa puas karena akhirnya bisa mencoba sendiri format yang selama ini ramai dibicarakan di media sosial. Jadi, kamu bakal nonton Spider-Man: Brand New Day dengan format apa di bioskop?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More