Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Lagu Rock yang Ternyata Terinspirasi dari Novel, Pernah Dengar?

4 min read
5 Lagu Rock yang Ternyata Terinspirasi dari Novel, Pernah Dengar?
Nirvana (facebook.com/Nirvana)
  • Iron Maiden mengadaptasi perjalanan Paul Atreides dari Dune dalam “To Tame a Land”, sementara judulnya diubah karena Frank Herbert tidak mengizinkan penggunaan nama Dune.
  • Rush memakai gagasan individualitas dari Anthem karya Ayn Rand untuk “2112”, sedangkan “Rocket Man” Elton John terinspirasi konflik pekerja antariksa dalam cerita Ray Bradbury.
  • Nirvana mengambil karakter gelap Perfume untuk “Scentless Apprentice”, sementara The Alan Parsons Project mengolah gagasan robot, teknologi, dan manusia dari I, Robot karya Isaac Asimov.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Musik rock sering kali identik dengan suara gitar yang keras, drum yang menghentak, dan lirik yang penuh energi. Namun, di balik lagu-lagu tersebut, ternyata banyak musisi yang mendapatkan inspirasi dari dunia sastra. Beberapa lagu bahkan mengambil ide dari novel atau cerita fiksi yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh pendengarnya.

Menariknya, inspirasi dari buku tidak selalu diterjemahkan menjadi lagu yang menceritakan kembali seluruh kisahnya. Ada musisi yang mengambil karakter tertentu, tema utama, atau sekadar gagasan dari sebuah karya sastra lalu mengubahnya menjadi musik dengan identitas mereka sendiri. Berikut lima lagu rock yang ternyata memiliki hubungan dengan novel dan karya sastra terkenal.

  1. 1. "To Tame a Land" — Iron Maiden

    Iron Maiden dikenal sebagai salah satu band yang cukup sering memasukkan referensi sastra ke dalam musiknya. "To Tame a Land" menjadi salah satu contohnya karena lagu ini terinspirasi dari novel fiksi ilmiah Dune karya Frank Herbert. Lagu tersebut mengisahkan Paul Atreides, seorang bangsawan muda yang bersama keluarganya pergi ke planet gurun Arrakis.

    Di tempat tersebut, Paul kemudian terlibat dalam perebutan sumber daya misterius sekaligus perjalanan yang mengubah dirinya secara besar-besaran. Iron Maiden menerjemahkan kisah epik tersebut melalui musik yang terdengar megah dan penuh energi. Liriknya berusaha merangkum perjalanan Paul menuju sosok yang memiliki pengaruh besar di Arrakis tanpa harus menceritakan seluruh isi novel yang sangat kompleks.

    Menariknya, Herbert tidak memberikan izin kepada band untuk menggunakan judul "Dune" sebagai nama lagu. Iron Maiden akhirnya memilih "To Tame a Land", tetapi perubahan judul tersebut tidak menghilangkan hubungan kuat lagu ini dengan karya sastra Herbert.

  2. 2. "2112" — Rush

    Lagu ini lahir ketika band tersebut berada dalam tekanan karena karya-karya sebelumnya belum memberikan hasil komersial seperti yang diharapkan. Alih-alih mengikuti tuntutan untuk membuat musik yang lebih mudah diterima pasar, Rush justru mengambil risiko dengan membuat karya progresif yang sangat ambisius. Inspirasinya datang dari pemikiran serta karya penulis Ayn Rand, terutama novella Anthem.

    Dalam Anthem, Rand menggambarkan masyarakat masa depan yang sangat mengutamakan kolektivisme sampai-sampai konsep individualitas hampir dihapuskan. Neil Peart kemudian mengambil gagasan tersebut dan mengadaptasinya menjadi cerita tentang seorang individu yang menemukan gitar listrik yang telah lama hilang dan berusaha memperkenalkan penemuan itu kepada sebuah otoritas yang represif.

  3. 3. "Rocket Man" — Elton John

    "Rocket Man" dari Elton John mungkin terdengar seperti lagu tentang seorang astronot yang sedang menjalani pekerjaan di luar angkasa. Namun, ada cerita sastra yang cukup muram di balik lagu tersebut. Bernie Taupin, penulis liriknya, mendapatkan inspirasi dari cerita pendek "The Rocket Man" karya Ray Bradbury yang terdapat dalam kumpulan cerita The Illustrated Man.

    Jadi, kesan melankolis dalam lagu ini sebenarnya memiliki akar yang lebih dalam daripada sekadar kisah perjalanan ke luar angkasa. Cerita Bradbury berfokus pada seorang pekerja luar angkasa yang harus terus meninggalkan keluarganya di Bumi. Ia mengalami konflik batin karena harus memilih antara kehidupan sebagai seorang ayah dan daya tarik pekerjaannya di luar angkasa.

  4. 4. "Scentless Apprentice" — Nirvana

    Kurt Cobain ternyata mendapatkan inspirasi dari novel Perfume karya Patrick Süskind ketika menulis "Scentless Apprentice". Novel yang berlatar Prancis pada abad ke-18 tersebut mengikuti kehidupan seorang pria muda bernama Jean-Baptiste Grenouille yang memiliki kemampuan penciuman luar biasa. Uniknya, Grenouille sendiri tidak memiliki bau tubuh yang dapat dikenali seperti manusia pada umumnya.

    Karakter dan premis yang aneh sekaligus gelap itu kemudian diterjemahkan Cobain ke dalam salah satu lagu paling kasar dan penuh energi milik Nirvana. "Scentless Apprentice" terasa cocok dengan atmosfer album In Utero yang memang jauh lebih berisik dan agresif dibandingkan karya Nirvana sebelumnya. Lagu tersebut menangkap sisi gelap, obsesi, dan gejolak batin dari karakter utamanya.

  5. 5. "I Robot" — The Alan Parsons Project

    The Alan Parsons Project mengambil inspirasi dari salah satu karya paling terkenal dalam genre fiksi ilmiah, yaitu I, Robot karya Isaac Asimov. Berbeda dari beberapa lagu dalam daftar ini, "I Robot" tidak mencoba mengadaptasi satu karakter atau alur cerita tertentu secara langsung. Alan Parsons lebih tertarik pada gagasan besar Asimov mengenai robot, teknologi, dan hubungan antara perkembangan mesin dan manusia.

    Menariknya, judul album dan lagu ini ditulis tanpa koma menjadi "I Robot" karena persoalan hak penggunaan judul. Secara musikal, karya tersebut juga terdengar futuristis berkat perpaduan synthesizer, gitar elektrik, serta elemen funk dan R&B. Musiknya menciptakan suasana seperti perjalanan menuju dunia masa depan yang penuh kemungkinan sekaligus menyimpan ancaman.

    Ternyata, dunia sastra dan musik rock memiliki hubungan yang cukup erat. Dari lima lagu rock yang terinspirasi dari novel dan karya sastra tersebut, mana yang baru kamu ketahui dan paling menarik perhatianmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More