Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penjelasan Ending Film Project Hail Mary, Apakah Grace Pulang ke Bumi?
Still cut film Project Hail Mary menampilkan Ryan Gosling (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)
  • Ryland Grace terbangun di luar angkasa dengan amnesia dan baru sadar bahwa ia dikirim menggantikan ilmuwan lain yang tewas untuk menjalankan misi penyelamatan Bumi dari ancaman Astrophage.

  • Dalam perjalanannya, Grace bertemu dengan alien yang ia beri nama Rocky dan menemukan organisme Taumoeba yang merupakan predator untuk Astrophage, lalu mengirimkan data serta sampelnya ke Bumi sebagai solusi penyelamatan.

  • Alih-alih kembali ke Bumi, Grace ternyata tinggal di planet Erid bersama Rocky dan menjadi guru bagi anak-anak alien setelah berhasil melakukan misinya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Project Hail Mary menjadi film Hollywood terbaru Ryan Gosling yang sudah tayang di Indonesia sejak 8 April 2026 lalu. Film yang disutradarai Phil Lord dan Christopher Miller ini diketahui merupakan hasil dari adaptasi novel berjudul sama karya penulis The Martian, Andy Weir.

Kisahnya mengikuti Ryland Grace (Ryan Gosling), seorang guru sains di sekolah yang terbangun dari koma panjang di sebuah stasiun luar angkasa tanpa mengetahui bagaimana ia bisa sampai di sana. Ketika ingatannya pulih, Grace baru menyadari kalau ia adalah ilmuwan terpilih untuk menyelamatkan bumi dari ancaman Astrophage. Lalu, apakah Grace mampu melaksanakan misi tersebut dan kembali ke Bumi?

Eits, artikel ini mengandung spoiler!

1. Apa yang sebenarnya terjadi di balik penugasan Grace di luar angkasa?

Still cut film Project Hail Mary (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)

Di bagian awal-awal cerita, penonton disuguhkan dengan adegan di mana Grace terbangun dari komanya di pesawat ruang angkasa bernama Hail Mary. Saat itu, Grace mengalami amnesia retrograde yang membuatnya sulit untuk mengingat awal mula mengapa dia berada di pesawat tersebut dan apa misinya.

Seiring berjalannya waktu, ingatan Grace kembali pulih dan ia baru ingat momen yang mengejutkan di balik misinya. Ternyata sebelum pergi ke luar angkasa, Grace awalnya bukanlah orang yang ditugaskan untuk menjalankan misi tersebut. Situasi kemudian berubah setelah petugas sains lainnya, yang telah diberikan tugas, tewas dalam ledakan tak disengaja hanya beberapa jam sebelum peluncuran.

Lantaran tak ada cukup waktu yang tersisa, direktur proyek Eva Stratt (Sandra Hüller) memutuskan Grace untuk berangkat ke luar angkasa. Namun, Grace menolak permintaan itu karena menganggap dirinya bukan seorang astronot dan tidak mampu menjalankan tugas. Ia sendiri sempat mencoba melarikan diri dari pangkalan, tapi pada akhirnya berhasil ditangkap dan dibius orang bayaran Eva. Itulah yang menjadi penyebab mengapa Grace mengalami koma dalam perjalanan luar angkasanya.

2. Apakah Grace berhasil melaksanakan misinya di luar angkasa?

Still cut film Project Hail Mary menampilkan Ryan Gosling (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)

Titik permasalahan dalam film ini sebenarnya ada pada alien kecil berbentuk titik hitam bernama Astrophage. Objek tersebut merupakan organisme pemakan matahari dan bintang-bintang terdekat lainnya yang dampaknya sangat berbahaya bagi Bumi.

Menariknya, Tau Ceti menjadi bintang yang tidak terpengaruh apa pun oleh Astrophage. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan Bumi dan Matahari adalah dengan pergi ke bintang tersebut untuk melakukan penelitian dan penyelidikan lebih lanjut. Oleh karena itulah akhirnya Grace ditugaskan untuk pergi ke luar angkasa.

Dalam perjalanan tersebut, Grace tak benar-benar sendirian karena berjumpa dengan alien terbuat dari batu yang ia namakan dengan sebutan Rocky. Mereka kemudian pergi ke Tau Ceti-E atau Planet Adrian untuk mengumpulkan sampel yang dibutuhkan. Hasilnya, ia menemukan kalau planet tersebut dihuni oleh spesies predator bernama Taumoeba yang dapat memangsa Astrophage. Setelah mendapatkan itu, Grace mengirimkan sampel beserta instruksi mengenai cara mengembangbiakkan untuk mengendalikan Astrophage ke Bumi. Hal itu pun seolah menjadi bukti nyata kalau Grace telah melaksanakan tugasnya.

3. Apakah Grace pulang kembali ke Bumi setelah melakukan misi?

Still cut film Project Hail Mary menampilkan Ryan Gosling (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)

Sebenarnya, penjelajahan yang dilakukan Grace di luar angkasa didesain sebagai perjalanan satu arah. Pasalnya, para ilmuwan di Bumi tak punya cukup bahan bakar untuk mengirim kru ke Tau Ceti dan kembali ke Bumi. Dengan kata lain, kru yang berangkat ke luar angkasa tak dapat pulang karena sengaja dibiarkan agar mati dan kematian itu dianggap sebagai pengorbanan untuk Bumi.

Tentu saja, Grace gak rela menerima nasib tersebut. Rocky juga merasa demikian setelah mengetahui rencana itu dan tak senang mendengarnya. Alhasil, Rocky menawarkan bahan bakar dari kapalnya agar Grace bisa kembali ke Bumi. Meski demikian, bukan berarti masalah yang ada telah benar-benar tuntas.

Setelah keduanya berpisah untuk kembali ke planet asal masing-masing, Grace menyadari ada masalah besar yang terjadi pada kapalnya. Taumoeba yang dibawanya ternyata dapat memasuki ruang bahan bakar dan memakan Astrophage yang digunakan Grace sebagai bahan bakar kapal Hail Mary.

Di sisi lain, Grace kemudian menyadari kalau kapal Rocky seluruhnya terbuat dari xenonit, sehingga Rocky kemungkinan tak bisa kembali ke Erid bila Taumoeba menghabiskan semua bahan bakar. Situasi tersebut mendorong Grace mengirimkan data dan penelitiannya kembali ke Bumi melalui drone dan berbalik arah untuk menyusul Rocky. Dengan kata lain, Grace tidak langsung kembali ke Bumi setelah misinya selesai, tetapi justru menyelamatkan Rocky dan mengantarkannya ke planet asal, Erid.

4. Apa yang dilakukan Grace di planet Erid?

Still cut film Project Hail Mary menampilkan Ryan Gosling (dok. Sony Pictures/Project Hail Mary)

Di akhir film, Grace tidak kembali ke Bumi. Ia justru tinggal di sebuah tempat yang sudah direkayasa Rocky sedemikian rupa agar Grace dapat bertahan hidup di Planet Erid. Habitat tersebut bahkan memiliki iklim buatan yang memungkinkan Grace hidup nyaman layaknya di Bumi.

Di sisi lain, Rocky tetap tak lupa memberi tahu Grace kalau kapalnya sudah siap untuk berangkat pulang ke Bumi. Namun, Grace memilih mempertimbangkan kembali soal keputusannya untuk pulang. Ia kemudian melanjutkan kehidupannya di Erid dengan kembali menjalani profesinya sebagai seorang guru. Bedanya, kali ini yang menjadi muridnya adalah anak-anak dari planet Erid.

Dilansir Comic Book, kesimpulan Project Hail Mary hampir identik dengan apa yang terjadi di dalam buku. Akan tetapi, ada satu adegan tambahan dalam film yang tidak ada dalam novel aslinya. Adegan itu membawa kita kembali ke Bumi dan memperlihatkan Eva sedang memeriksa informasi serta menonton salah satu video Grace selama misinya. Dalam adegan itu, Eva sudah terlihat lebih tua dan tinggal di kapal induk yang tengah melintasi lautan beku.

Adegan tersebut seperti memperjelas bahwa keadaan Bumi tampak memburuk ketika Grace berada di luar angkasa. Matahari yang meredup pun menimbulkan dampak pada penurunan suhu secara drastis, sehingga muncul es besar di lautan.

Ending film Project Hail Mary sudah memperlihatkan dengan jelas apa yang dialami oleh Ryland Grace usai melakukan misinya. Bagi yang sudah nonton, bagaimana penilaianmu terhadap ending Project Hail Mary?

Editorial Team