poster drama Love O2O (dok. Shanghai Croton Culture Media Co. Ltd./Love O2O)
Ketatnya aturan perfilman di China membuat drama yang mereka produksi cenderung bernuansa ringan dan mudah diikuti. Drama-drama China terasa lebih “aman” karena tekanan sensor yang sangat keras. Salah satu contohnya adalah Love O2O (2016) yang vibes-nya sangat ringan dan manis seperti kembang gula.
Drama Taiwan bertolak belakang dengan China, karena keberanian mereka mengangkat isu sosial yang sensitif. Inilah alasan kenapa banyak drama Taiwan memiliki jalan cerita yang berat dan perlu keseriusan dalam menontonnya.
Contoh nyata dari keberanian tersebut adalah drama The World Between Us (我們與惡的距離) (2019) yang mengangkat isu pembunuhan acak, hukuman mati, dan etika media. Menariknya, konsep yang kelam tersebut justru membuat drama ini laris manis di pasaran.
Perbedaan yang mencolok antara drama China dan drama Taiwan ini mungkin hanya diketahui oleh sebagian orang yang memperhatikannya secara detail. Terlepas dari semuanya, setiap drama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang mungkin berbeda penerimaannya di mata penggemar.