11 Fakta Perjalanan Karier Harrison Ford, Aktingnya Sempat Diremehkan

- Karier akting Harrison Ford dimulai dengan sulitHarrison Ford tumbuh besar di Chicago, Amerika Serikat. Ia berhenti kuliah sebelum lulus dan lebih memilih kelas akting. Meskipun begitu, ia berperan dalam film-film kecil dan kesulitan mendapat peran besar.
- Jadi tukang kayu hingga ditawari film Star WarsFord kembali bekerja sebagai tukang kayu untuk menghidupi keluarganya. Fred Roos mencoba mencuri hati George Lucas agar Harrison Ford digandeng dalam film Star Wars Episode IV: A New Hope (1977).
- Terpilihnya Harrison Ford untuk memerankan Han Solo di film Star WarsGeorge Lucas akhirnya memilih Harrison Ford untuk berperan dalam film Star Wars setelah membaca naskah bersama lebih dari
Gak banyak aktor dalam sejarah perfilman yang seberpengaruh atau sepopuler Harrison Ford. Sepanjang kariernya yang berlangsung selama puluhan tahun, Ford muncul dalam beberapa franchise dan film blockbuster terbesar sepanjang masa, termasuk trilogi asli Star Wars, Blade Runner (1982) dan sekuelnya, Blade Runner 2049 (2017), film thriller seperti The Fugitive (1993) dan Air Force One (1997), beberapa film Jack Ryan termasuk Patriot Games (1992) dan A Clear and Present Danger (1994), serta seri film Indiana Jones. Nah, Ford bahkan pernah berperan sebagai Red Hulk dalam film Captain America: Brave New World (2025).
Jadi bisa dibilang, Harrison Ford sudah lama menjadi salah satu aktor yang paling dikenali di Hollywood. Namun, ketenarannya gak didapat semudah itu. Ia pernah menjadi seorang tukang kayu hingga aktivis lingkungan. Yap, akhir-akhir ini, cuplikan video Harrison Ford yang mewawancarai Zulkifli Hasan tersebar di media sosial, terutama setelah terjadinya banjir bandang di Sumatra.
Dalam video yang merupakan bagian dari film Years of Living Dangerously (2013) tersebut, Harrison Ford berkunjung langsung ke Riau dan melihat bagaimana hutan dibabat untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit. Oleh sebab itu, Ford bertanya tentang kerusakan hutan di Tesso Nilo, Riau, kepada Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di era Susilo Bambang Yudhoyono. Sontak wawancara ini langsung viral di media sosial.
Penasaran fakta-fakta tentang siapa itu Harrison Ford dan bagaimana perjalanan kariernya? Yuk, kita cari tahu!
1. Karier akting Harrison Ford dimulai dengan sulit

Harrison Ford tumbuh besar di Chicago, Amerika Serikat. Mungkin gak heran kenapa ia menjadi aktivis lingkungan, mengingat Ford pernah masuk anggota Pramuka. Kemudian, Ford kuliah di Ripon College di Wisconsin. Meskipun begitu, ia berhenti kuliah sebelum lulus dan lebih memilih kelas akting di sana. Hal ini berhasil mengatasi sifat pemalunya.
Terlepas dari kecintaannya terhadap dunia akting, Harrison Ford awalnya hanya mendapat peran-peran kecil. Peran pertamanya muncul dalam dalam film Dead Heat on a Merry-Go-Round (1966) sebagai seorang pelayan hotel. Sayangnya, seorang produser asal Columbia bilang kalau akting Ford di film itu jelek.
Kendati begitu, Harrison Ford masih kesulitan mendapat peran besar, meski seorang sutradara mendukung di awal kariernya. Sutradara Prancis Jacques Demy bahkan pernah melobi studio agar Ford bisa menjadi peran utama dalam filmnya yang berjudul Model Shop (1969). Namun, studio ingin aktor yang lebih terkenal, dan permintaan Demy pun ditolak.
2. Jadi tukang kayu hingga ditawari film Star Wars

Peran layar pertama Harrison Ford adalah A Time for Killing (1967). Namanya masuk kredit sebagai Harrison J. Ford agar gak sama dengan aktor film bisu bernama Harrison Ford. Semua ini berkat Fred Roos, seorang direktur casting dan produser.
Setelah itu, Harrison Ford tampil dalam film populer berjudul American Graffiti (1973). Film ini disutradarai oleh George Lucas, seorang pembuat film terkenal. Sayangnya, Ford gak bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya hanya dari pekerjaan akting. Ia pun kembali bekerja sebagai tukang kayu untuk menghidupi keluarganya.
Nah, Fred Roos rupanya mencoba mencuri hati George Lucas agar Harrison Ford digandeng dalam film Star Wars Episode IV: A New Hope (1977) garapan Lucas. Ross pun mengajak Ford untuk menjadi pertukangan di lokasi tempat audisi Star Wars diadakan. Nah, saat Ford sedang membuat pintu, Ford kembali bertemu dengan Lucas. Disinilah takdir mengubah hidupnya.
3. Terpilihnya Harrison Ford untuk memerankan Han Solo di film Star Wars

Meskipun Fred Roos membantu agar Harrison Ford bisa mengikuti audisi Star Wars, akan tetapi peran Ford dalam Star Wars masih belum pasti. Nah, Roos pun menyarankan agar Ford membaca naskah bersama aktor-aktor yang sudah mengikuti audisi. Yap, harapannya agar George Lucas tertarik dengan akting Ford nantinya.
Setelah membaca naskah bersama lebih dari 100 aktor yang berharap mendapatkan peran dalam film baru ini, George Lucas akhirnya memilih Harrison Ford untuk berperan dalam film Star Wars. Tentu saja, Ford menerima peran Han Solo yang akhirnya mengubah jalan hidup dan kariernya.
4. Harrison Ford ingin agar kisah Han Solo berakhir lewat kematian

Harrison Ford menerima pujian atas perannya sebagai Han Solo dalam film Star Wars. Ford berharap agar Han Solo punya akhir cerita yang lebih dramatis di film terakhir trilogi asli Star Wars, Star Wars: Episode VI - Return of the Jedi (1983). Seperti yang Ford katakan kepada Conan O'Brien, ia ingin Han mati di akhir film ketiga Star Wars.
"Aku pikir cara terbaik dari karakter tersebut adalah jika ia mengorbankan dirinya untuk cita-cita luhur dan memberikan sedikit bobot, sedikit keseriusan pada usaha tersebut."
Meskipun begitu, George Lucas menolak keinginannya, tetapi hal ini baru terwujud beberapa tahun kemudian. Harrison Ford kembali memerankan Han Solo dalam film The Force Awakens (2015), film pertama dari trilogi sekuel Star Wars. Dalam film ini, Han Solo dibunuh oleh putranya sendiri, Ben Solo, alias Kylo Ren (diperankan Adam Driver).
"Aku pikir itu sangat tepat. Aku berpendapat agar Han Solo mati sekitar 30 tahun yang lalu, bukan karena aku bosan dengannya atau karena dia membosankan, tetapi pengorbanannya untuk karakter lain akan memberikan bobot dan makna yang emosional."
5. Harrison Ford bukanlah pilihan pertama untuk memerankan Indiana Jones

Harrison Ford terkenal sebagai Indiana Jones, arkeolog bertopi fedora yang selalu berhasil menyelamatkan keadaan. Tapi tahukah kamu kalau Harrison Ford sempat ditentang untuk memerankan karakter tersebut. Rupanya, saat Ford disebut-sebut sebagai aktor yang akan memerankan Indy dalam film Raiders of the Lost Ark (1981), salah satu penulis film tersebut angkat bicara.
Yap, George Lucas yang saat itu masih bekerja dengan Harrison Ford dalam trilogi Star Wars, sempat menolak Ford sebagai Indiana Jones. Menurut cuplikan di balik layar dari Raiders of the Lost Ark, Lucas bilang kepada sutradara Steven Spielberg, “Oh, Steven. Dia sudah bermain di dua filmku. Aku tidak ingin dia menjadi Bobby De Niro,” ia merujuk pada pasangan aktor-sutradara seperti Martin Scorsese dan Robert De Niro.
George Lucas dan Steven Spielberg berharap agar Tom Selleck yang akan memerankan Indiana Jones. Sayangnya, aktor tersebut sudah terikat kontrak dengan Magnum P.I. Harrison Ford pun dipilih sebagai aktor yang memerankan Indy. Seiring kesuksesan film Indiana Jones, George Lucas pun mengakui bahwa Ford cocok berperan sebagai Indy. "Dia sempurna untuk peran itu. Saya gak bisa membayangkan orang lain memerankan peran itu."
6. Harrison Ford diduga merebut peran Jack Ryan dari Alec Baldwin

Perseteruan antar bintang film bukanlah hal baru di Hollywood. Sejak tahun 1990-an, Harrison Ford pun berseteru dengan sesama aktor, yakni Alec Baldwin. Baldwin yang dikenal karena perannya dalam Glengarry Glen Ross (1992) dan serial televisi 30 Rock (2006) adalah salah satu dari beberapa aktor yang memerankan agen rahasia legendaris karya Tom Clancy, yaitu Jack Ryan. Ia pun muncul sebagai pahlawan dalam film The Hunt for Red October (1990). Namun, menurut memoar Baldwin berjudul Nevertheless, Ford merebut peran darinya sebelum film berikutnya dirilis.
Alec Baldwin mengaku bahwa Harrison Ford mengambil peran Jack Ryan untuk film Patriot Games (1992) dan kembali memerankan karakter tersebut dalam film Clear and Present Danger (1994). Dalam memoarnya, Baldwin bilang kalau Ford melobi studio untuk peran tersebut saat Baldwin masih negosiasi soal bayaran. Ia juga menambahkan kalau Ford menyuruh sutradara John McTiernan agar menghapus Baldwin dari peran tersebut.
7. Harrison Ford menyesal karena menolak peran dalam film Syriana

Setiap aktor sukses pasti pernah menolak beberapa peran yang ditawarkan kepadanya. Harrison Ford sendiri menyesal karena pernah menolak salah satu peran yang ditawarkan. Pada 2006, dalam sebuah wawancara dengan The Irish Examiner, Ford bilang kalau ia pernah menolak peran utama dalam film Syriana (2005). Akhirnya peran itu diberikan kepada George Clooney, yang memenangkan Academy Award untuk Aktor Pendukung Terbaik atas perannya tersebut.
8. Harrison Ford mengalami cedera di lokasi syuting Star Wars: The Force Awakens

Cedera di lokasi syuting kerap terjadi. Nah, Harrison Ford mengalaminya saat syuting Star Wars: The Force Awakens (2015). Pada Juni 2014, paramedis dari Kepolisian Thames Valley di Oxford, Inggris, dipanggil ke lokasi syuting The Force Awakens karena menerima laporan bahwa Harrison Ford terjebak di pintu Millennium Falcon. Ia mengalami patah kaki, tapi pulih setelah operasi.
Dua tahun kemudian, Foodles Productions—anak perusahaan studio yang dibuat oleh Disney—dinyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut, yang sebenarnya bisa dicegah. Rumah produksi ini harus membayar denda untuk biaya pengobatan Ford. Untungnya, Ford pulih dengan cepat.
9. Harrison Ford punya lisensi pilot

Di kehidupan nyata, Harrison Ford merupakan seorang pilot yang punya lisensi untuk menerbangkan pesawat. Sudah lama Ford membeli beberapa jet, biasanya terbang dari Wyoming. Adapun, Ford pernah menyelamatkan para pendaki yang terjebak, lho. Mirip banget kaya di film-film yang dibintanginya.
Namun, terlepas dari setiap penerbangan yang sukses, Harrison Ford juga pernah mengalami beberapa kecelakaan dan kesalahan. Sejak tahun 1999, Ford pernah mengalami berbagai hal mulai dari mesin yang rusak hingga jalur penerbangan yang bersilangan. Nah, beberapa insiden ini pernah fatal.
Pada tahun 2017, Harrison Ford mendarat di Bandara John Wayne Orange County mendahului pesawat komersial Boeing 787. Kemudian pada tahun 2020, FAA menyelidiki ketika Ford melintasi landasan pacu di depan pesawat lain, ini merupakan kesalahan Ford yang seharusnya bisa dicegah.
10. Kisah asmara di layar kaca yang berubah menjadi nyata

Kisah asmara di layar kaca terkadang kebawa ke dunia nyata. Inilah yang disebut cinta lokasi (cinlok). Nah, hal ini rupanya terjadi selama syuting trilogi asli Star Wars.
Karakter Leia Organa (diperankan Carrie Fisher) dan Han Solo (diperankan Harrison Ford) menjadi salah satu pasangan paling romantis dalam sejarah perfilman. Leia sering ditolong Han. Hubungan mereka pun berhasil membuat franchise ini disukai banyak penonton.
Pada tahun 2016, gak lama sebelum kematiannya yang mendadak, Carrie Fisher mengungkapkan sebuah fakta dalam memoarnya yang berjudul The Princess Diarist. Fisher menulis kalau dia dan Ford menjalin hubungan asmara di lokasi syuting Star Wars Episode IV: A New Hope (1977). Ford sendiri sudah menikah dengan istri pertamanya, Mary Marquardt.
Seperti yang Carrie Fisher bilang dalam sebuah wawancara dengan People Magazine, "Kedekatan itu sangat intens." Setelah pengungkapan ini, Harrison Ford berkomentar kalau kenangan tersebut cukup "aneh". Tapi gak bisa dibohongi, sih, kalau ada chemistry antara Ford dan Fisher.
11. Blade Runner menjadi salah satu film tersulit bagi Harrison Ford

Film Blade Runner (1982), masih dianggap sebagai salah satu film fiksi ilmiah terbaik yang pernah dibuat. Selain itu, akting Harrison Ford dianggap berhasil dalam film ini. Ford sendiri berperan sebagai Rick Deckard, seorang petugas polisi yang disebut sebagai "blade runner". Ia bertugas memburu "replika" manusia dan "membasmi" mereka. Nah, ternyata Ford kembali memerankan Deckard dalam Blade Runner 2049 (2017).
Ternyata, proses syuting Blade Runner cukup sulit bagi Harrison Ford, nih. Dalam retrospektif film tersebut di Vanity Fair pada 2017, Ford mengenang, "Itu adalah perjuangan yang panjang. Film itu memang gak sulit secara fisik, tapi sulit secara mental."
Gaya penyutradaraan Ridley Scott dianggap sangat ketat. Selama proses syuting, ada berbagai masalah. Belum lagi pengambilan gambar ulang (serta fakta bahwa film tersebut gagal di box office). Gak mengherankan jika film Blade Runner pertama sulit bagi Ford.
Harrison Ford merupakan aktor kawakan yang gak mungkin dipandang sebelah mata. Itulah kenapa, ia cukup diperhitungkan dalam segala hal.



















