Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pidato KPop Demon Hunters Dipotong, Produser Oscar: Efisiensi Waktu

Pidato KPop Demon Hunters Dipotong, Produser Oscar: Efisiensi Waktu
EJAE KPop Demon Hunters di ajang Academy Awards 2026 (dok. YouTube.com/Oscars)
Intinya Sih
  • Film animasi KPop Demon Hunters memenangkan Best Original Song di Oscar 2026, namun pidato tim kreatifnya dipotong tiba-tiba dan memicu kritik publik.
  • Produser Oscar Rob Mills menjelaskan pemotongan dilakukan karena keterbatasan waktu siaran langsung, serta aturan durasi pidato sudah disampaikan kepada semua nomine sebelumnya.
  • Momen pemotongan terjadi saat EJAE dan tim berbicara di panggung; musik orkestra dinaikkan volumenya hingga menutupi suara mereka, menambah daftar insiden serupa dalam sejarah Oscar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kemenangan film animasi KPop Demon Hunters di Academy Awards 2026 seharusnya menjadi momen penuh sukacita. Lagu "Golden" dari film tersebut berhasil membawa pulang piala Best Original Song pada Minggu (15/3/2026) waktu Amerika.

Namun di balik kemenangan itu, muncul kontroversi yang langsung ramai dibahas. Pidato kemenangan tim kreatif, terutama setelah EJAE berbicara, dipotong secara tiba-tiba. Sontak, hal ini memicu kritik dari netizen. Menanggapi kontroversi tersebut, perwakilan penyelenggara akhirnya buka suara.

1. Produser Oscar, Rob Mills, jelaskan hanya satu orang yang boleh bicara

Produser Oscar, Rob Mills, jelaskan hanya satu orang yang boleh bicara.jpg
Tim KPop Demon Hunters di ajang Academy Awards 2026 (dok. YouTube.com/Oscars)

Menurut laporan Variety (16/3/2026), Rob Mills selaku pihak yang bertanggung jawab atas siaran Oscar menjelaskan bahwa pemotongan terjadi karena keterbatasan waktu siaran langsung. Ia menyebut bahwa pemenang biasanya naik ke panggung dalam jumlah banyak, sementara durasi pidato sangat terbatas.

"Misalnya, Anda memenangkan Oscar, Anda tahu Anda naik ke panggung, bisa satu orang, bisa lima atau enam orang. Anda akan langsung melihat waktu yang dialokasikan untuk mereka. Apakah kita perlu mempertimbangkannya dan berkata, 'Oke, tetapkan satu orang untuk berbicara,'" paparnya.

Mills juga mengisyaratkan kemungkinan solusi lain ke depan, seperti melanjutkan pidato di belakang panggung dan menayangkannya di media sosial.

"Kita melihat semuanya dan mencari solusi yang paling elegan, karena itu sulit, terutama ketika Anda memotong seseorang dan itu adalah satu-satunya momen mereka," tambahnya.

2. Mills mengungkapkan kalau aturannya sudah dijelaskan panitia

Mills mengungkapkan kalau aturannya sudah dijelaskan panitia.jpg
Tim KPop Demon Hunters di ajang Academy Awards 2026 (dok. YouTube.com/Oscars)

Menurut Mills, aturan terkait durasi pidato sebenarnya sudah disampaikan kepada seluruh nomine sebelum acara berlangsung. Ia mengatakan bahwa hal itu dijelaskan dalam acara makan siang khusus nomine.

"Kami membicarakannya di acara makan siang penghargaan, bahwa Anda memiliki waktu yang ditentukan untuk berbicara, dan itu (memang) sulit. Saya tidak tahu apa solusi yang paling elegan, tetapi jelas itu adalah sesuatu yang harus kita pertimbangkan dengan sangat, sangat lama dan sungguh-sungguh," imbuhnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kasus yang terjadi tahun ini akan menjadi bahan evaluasi serius untuk penyelenggaraan Oscar berikutnya. "Satu hal, saat kita melakukan evaluasi untuk tahun depan, adalah melihat bagaimana kami akan menangani pidato," lanjutnya.

Pemotongan pidato kemenangan sebenarnya bukan hal baru di Oscar. Penyelenggara acara sejak lama menerapkan batas waktu sekitar 45 detik untuk setiap pidato kemenangan agar siaran tetap berjalan sesuai jadwal. Seperti dikutip dari The Guardian, waktu tersebut terhitung sejak nama pemenang diumumkan.

3. Kronologi pemotongan pidato KPop Demon Hunters

KPop Demon Hunters toreh sejarah baru di kancah musik internasional.jpg
Tim KPop Demon Hunters di Grammy Awards 2026 (dok. instagram.com/kpopdemonhuntersnetflix)

Momen yang paling disorot terjadi saat tim KPop Demon Hunters naik ke panggung. EJAE bersama para kolaborator seperti Mark Sonnenblick, Joong Gyu Kwak, Yu Han Lee, Hee Dong Nam, Jeong Hoon Seo, dan Teddy Park menerima penghargaan.

Dalam pidatonya, EJAE sempat menyampaikan pesan emosional tentang perjalanan dan penerimaan global terhadap KPop. Namun suasana berubah ketika Yu Han Lee mencoba melanjutkan pidato. Orkestra tiba-tiba dimainkan dengan volume tinggi hingga suaranya tidak terdengar.

EJAE bahkan terlihat memohon agar timnya diberi waktu tambahan. Sayangnya, musik tetap dimainkan, bahkan lampu panggung mulai diredupkan meski para pemenang masih berada di depan mikrofon.

Insiden ini menambah daftar panjang momen pemotongan pidato di Oscar. Hal serupa juga pernah terjadi pada tim VFX film Life of Pi pada tahun 2013. Satu dekade kemudian, tim VFX dari film Avatar: The Way of Water (2022) juga dipotong saat masih menyampaikan pidato kemenangan mereka.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More