Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSYCHIC FEVER ke Jakarta Lagi, Mau Nasi Campur hingga Kolab sama Tenxi?
PSYCHIC FEVER pada Rabu (15/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Jakarta, IDN Times - Setelah tiga tahun, PSYCHIC FEVER akhirnya kembali menyapa penggemar di Indonesia. Saya dan reporter lain yang akan mewawancarai mereka pun sudah bersiap sebelum jadwal seharusnya. Maklum, grup asal Jepang ini dikenal tepat waktu.

Tiba di area The Plaza, IDN HQ sekitar pukul 14.25 WIB pada Rabu (14/10/2026), ketujuh member grup asal Jepang ini mengenakan setelan olahraga biru yang dihiasi manik-manik kristal, lengkap dengan tulisan PSYCHIC FEVER di bagian tengah. Meski mengenakan seragam, masing-masing tetap punya cara tersendiri untuk menunjukkan karakter mereka. Ada yang menata rambutnya dengan gaya tertentu, ada pula yang menggunakan topi.

Wawancara pun dimulai dengan bantuan manajer yang menerjemahkan percakapan ke dalam bahasa Inggris. Salah satu topik yang kami bicarakan adalah tentang apa saja yang mereka rindukan dari Indonesia.

1. Para member mau makan nasi campur

Potret personel boy band asal Jepang, PSYCHIC FEVER (instagram.com/psyfe_official)

Jawaban soal makanan yang dirindukan ternyata bukan sekadar nasi goreng dan mi goreng. Ketika ditanya apakah ada makanan tertentu yang ingin mereka coba selama kunjungan kali ini, beberapa member langsung menyebut sate. Saling bersahutan, Ryoga terdengar mengatakan, “Sate campur!”

Kami sempat bertanya-tanya, sate campur seperti apa yang dimaksudnya. Tsurugi pun merasa ada yang salah dan menyadari nama yang benar. Dengan penuh semangat ia menyebut, “Nasi campur!” sambil menggerakkan tangannya seolah sedang mengambil aneka lauk untuk memenuhi piring. Para member lalu mengangguk membenarkan.

Namun, ketika ditanya apakah mereka sudah sempat menyantap nasi campur atau sate sejak tiba di Indonesia, para member kompak menggelengkan kepala. Manajer mereka lalu menjelaskan bahwa Psychic Fever baru saja tiba dari bandara setelah perjalanan dari Singapura dan langsung menuju lokasi wawancara. Saya pun meminta maaf karena telanjur membahas makanan yang mereka inginkan, padahal mereka belum sempat makan.

“It’s okay,” jawab para member sambil tertawa. Momen kecil itu membuat sausana wawancara terasa lebih cair.

2. Member PSYCHIC FEVER masih ingat sulitnya melafalkan bahasa Indonesia

Potret personel boy band asal Jepang, PSYCHIC FEVER (instagram.com/psyfe_official)

Bagi PSYCHIC FEVER, Indonesia bukan tempat yang sepenuhnya asing. Mereka terakhir kali menyambangi Jakarta pada 2023 untuk tampil dalam acara Jak-Japan Matsuri. Kala itu, salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika mereka membawakan “Baku Baku” dengan beberapa lirik berbahasa Indonesia. Menurut Ryoga, ide tersebut muncul setelah mereka melihat video penggemar Indonesia yang menyanyikannya menggunakan lirik versi bahasa Indonesia. Para member kemudian mempelajari pelafalannya untuk memberikan kejutan kepada penggemar saat tampil di Jakarta.

Tiga tahun berselang, para member blak-blakan mengaku kalau menyanyikan lagu dalam bahasa Indonesia bukan perkara mudah bagi mereka. Apalagi, pelafalannya berbeda dari bahasa Jepang.

“Sulit. Dalam bahasa Jepang, gak banyak pelafalan seperti itu. Kami harus lebih banyak menggerakkan mulut, jadi kami banyak berlatih,” ujar Ryoga.

Saat ditanya bagian lirik mana yang paling sulit sekaligus masih diingatnya, Ryoga mencoba mengucapkannya lagi dengan terbata-bata. “Hatiku kaku-kaku, baku-baku,” katanya sambil tertawa.

3. Sempat bertemu Tenxi dan tetap berhubungan dengan Ramengvrl

Potret personel boy band asal Jepang, PSYCHIC FEVER (instagram.com/psyfe_official)

Kedekatan PSYCHIC FEVER dengan penggemar Indonesia juga membuka peluang untuk mengenal musisi Tanah Air. Ketika membicarakan kemungkinan kolaborasi, nama rapper lokal Tenxi muncul dalam percakapan kami. JIMMY menjelaskan, mereka sempat bertemu salah satu pionir hipdut itu ketika berada di Australia tahun lalu.

“Ketika kami berada di Australia tahun lalu, kami bertemu Tenxi, rapper asal Indonesia. Kami sempat berbincang tentang kemungkinan melakukan sesuatu bersama pada masa mendatang,” ujar JIMMY.

Ia juga menyinggung pertemanan yang masih dibangun baik dengan rapper Ramengvrl yang pernah satu panggung pada 2023 lalu. "Kami tetap menjalin komunikasi dengannya. Setiap kali dia berada di Jepang, biasanya kami bertemu di studio. Kali ini, kami juga mencoba melakukan hal serupa," kata JIMMY.

Sebelum saya meninggalkan ruangan usai wawancara, PSYCHIC FEVER memberikan album terbaru mereka, DIFFERENT, yang sudah ditandatangani para member.

Album kedua tersebut resmi dirilis pada 14 Oktober 2026, empat tahun setelah album debut mereka, P.C.F. DIFFERENT memuat 10 lagu yang menampilkan warna musik mereka. Semoga para member PSYCHIC FEVER bisa menikmati lagi nasi campur yang tadi begitu antusias mereka bicarakan, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article