[EKSKLUSIF] PSYCHIC FEVER Ungkap Makna Album Different, Jadi Simbol Identitas Grup
![[EKSKLUSIF] PSYCHIC FEVER Ungkap Makna Album Different, Jadi Simbol Identitas Grup](https://image.idntimes.com/post/20260712/upload_7add473ccd51301ecf5c3741f0a7dfa0_efbcebc9-e5b9-4424-b411-796526e22bee.png)
Album kedua PSYCHIC FEVER berjudul Different menjadi simbol penerimaan terhadap perbedaan antaranggota, sekaligus membawa pesan untuk tetap percaya diri dan merayakan keunikan diri masing-masing.
Album ini menampilkan sisi lebih matang dari para member serta memperlihatkan perjalanan dan identitas mendalam PSYCHIC FEVER sebagai grup.
Penentuan lagu utama menjadi tantangan besar hingga akhirnya mereka memilih "If You're Mine" karena daya tarik pop-nya yang universal dan mampu menjangkau banyak pendengar.
Surabaya, IDN Times – Setelah sukses debut pada 2022 silam, boyband asal Jepang PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE atau yang juga dikenal PSYCHIC FEVER kini telah melahirkan album kedua mereka bertajuk Different. Album kali ini rupanya bukan sekadar kumpulan lagu biasa bagi para member.
Dalam exclusive interview bersama IDN Times, para member turut membahas makna album Different bagi PSYCHIC FEVER yang ternyata lahir dari kesadaran atas perbedaan yang mereka miliki sebagai sebuah grup. Lalu, seperti apa makna album ini untuk mereka?
1. Album Different jadi perayaan merangkul perbedaan dalam grup PSYCHIC FEVER

Tampil di berbagai panggung internasional selama beberapa tahun ke belakang membuat PSYCHIC FEVER gak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tapi juga mencari tahu apa yang membuat grup mereka unik. Akhirnya, mereka pun menyadari bahwa kekuatan terbesar dari PSYCHIC FEVER justru lahir dari perbedaan yang dimiliki para member.
"Masing-masing dari tujuh anggota memiliki kepribadian yang berbeda, kekuatan yang berbeda, dan pesona yang berbeda. Alih-alih mencoba untuk menjadi sama, kami merangkul perbedaan tersebut, dan itulah yang membuat kami menjadi diri sendiri," ucap Kokoro.
Sebagai member yang turut terlibat dalam penulisan lagu "Uh Oh" dan "Cinderella Pt.2", Jimmy menjelaskan bahwa album Different memiliki pesan inti yang ingin disampaikan kepada pendengar, yaitu tetap menjadi diri sendiri dan merangkul hal-hal yang membuat mereka tampak berbeda.
"Saat menulis, aku ingin menangkap berbagai tema, dari merayakan individualitas hingga lagu cinta dan lagu yang mendorong serta menginspirasi orang. Melalui album ini, kami ingin orang-orang merangkul apa yang membuat mereka berbeda dan merasa percaya diri menjadi mereka sendiri," kata Jimmy.
2. PSYCHIC FEVER tampilkan sisi yang lebih matang lewat album Different

Sementara itu, Weesa memandang album Different menjadi sebuah cerminan perjalanan yang dihadapi PSYCHIC FEVER selama belakangan ini. Terlebih lagi, grupnya telah mencoba menantang diri dengan mengeksplorasi berbagai genre musik.
Hadirnya album ini pun membuat Weesa berharap para penggemar gak hanya dapat menemukan sisi para member yang lebih matang, tetapi juga membantu mengenal PSYCHIC FEVER jauh lebih dalam lagi.
"Kami memastikan setiap lagu menyoroti individualitas setiap member. Itu adalah sesuatu yang sangat kami banggakan. Aku harap semua orang memperhatikan pesan dan emosi di balik lagu-lagu tersebut. Aku pikir pendengar akan menemukan tidak hanya sisi kami yang lebih dewasa, tapi pemahaman yang lebih dalam tentang siapa kami," katanya.
3. Memutuskan focus track jadi tantangan besar untuk PSYCHIC FEVER di album Different

Dalam proses penggarapan Different, Jimmy gak menampik kalau grupnya sempat menemui tantangan. Adapun tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah menentukan focus track atau lagu utama untuk album ini. Memutuskannya pun dilakukan dalam waktu yang panjang karena mempertimbangkan beberapa lagu yang dianggap tepat.
"Kami menghabiskan waktu lama untuk mendiskusikan apakah lagu yang tepat adalah "I Got Ways," "If You're Mine," "Masterpiece," atau "Uh Oh." Kami bahkan mengadakan pertemuan mendalam dengan tim Warner UK kami saat berada di sana," kata Jimmy.
Pada akhirnya, PSYCHIC FEVER memilih "If You're Mine" menjadi lagu utama untuk album Different. Lagu tersebut dipilih karena dianggap memiliki daya tarik pop yang lebih kuat dan dapat terhubung dengan berbagai macam pendengar.
"Kami juga merasa lagu ini memiliki suara universal yang dapat terhubung dengan berbagai macam pendengar, dan kami berharap banyak orang akan menyukainya," imbuh lelaki kelahiran Februari 2000 itu.
4. Setiap member punya penilaian tersendiri untuk menggambarkan Different

Ketika diminta mendeskripsikan album Different dalam satu kata, setiap member memberikan jawaban yang berbeda. Ryoga sendiri menyebut album ini sebagai "Tantangan" karena menurutnya Different mencerminkan keberanian PSYCHIC FEVER dalam mengeksplorasi suara baru dan cara baru untuk mengekspresikan diri.
"Kami tetap setia pada diri kami sendiri sambil mendorong untuk mengeksplorasi suara baru dan cara baru untuk mengekspresikan diri. Album ini mewakili kesediaan kami untuk terus berkembang," katanya.
Di sisi lain, Weesa menyebut kata "Berbeda" paling tepat untuk menggambarkan Different. Menurutnya, setiap lagu dalam album tersebut memiliki karakter dan identitas unik, sehingga menawarkan sesuatu yang berbeda sekaligus menampilkan berbagai sisi dari PSYCHIC FEVER.
"Setiap lagu di album ini memiliki karakter dan identitas uniknya masing-masing. Setiap lagu menawarkan sesuatu yang berbeda, dan bersama-sama mereka menampilkan berbagai sisi dari PSYCHIC FEVER," pungkas Weesa.




















