Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya dan Fitnahan Soal Hamil

- Ratu Sofya menegaskan tidak pernah menyomasi ibundanya, melainkan hanya memberikan jawaban atas undangan somasi yang diterimanya terkait urusan pekerjaan.
- Aktris berusia 22 tahun itu membantah keras tuduhan hamil yang disebutnya sebagai fitnah dari keluarganya sendiri dan telah berlangsung hampir dua tahun.
- Ratu Sofya mengungkapkan kekecewaannya karena masalah pribadi keluarga dibawa ke publik serta berharap bisa dihargai atas keputusan hidup dan pekerjaannya.
Permasalahan Ratu Sofya dengan keluarga kembali memanas. Beberapa waktu lalu, sang aktris berseteru dengan sang ibunda terkait honor dan kontrak kerja film terbaru. Hingga akhirnya muncul kabar bahwa keduanya saling mengajukan somasi dan bahkan Ratu Sofya sampai dituduh hamil.
Pada 23 Mei kemarin, pemain film Gundik ini akhirnya buka suara kepada publik mengenai tuduhan-tuduhan tersebut. Ada dua poin penting yang ia tegaskan pada unggahan klarifikasi ini, soal tuduhan menyomasi balik sang ibunda hingga fakta kehamilannya.
1. Ratu Sofya bantah somasi balik ibunda

Lewat curhatan yang diunggah di Instagram, Ratu Sofya menegaskan bahwa ia tidak melayangkan somasi kepada ibundanya. Tuduhan somasi ini berawal dari pengakuan ibunda yang disampaikan melalui konferensi pers beberapa waktu lalu. Namun, Ratu menyebutkan dokumen yang ia kirim melalui kuasa hukumnya itu bukan sebuah somasi, namun hanya jawaban dari undangan somasi yang Ratu terima dari ibundanya.
"Saya di sini hanya menjawab undangan somasi yang saya terima terkait pekerjaan saya dan tidak menyomasi kembali. Saya terima dicaci maki, saya mengerti itu konsekuensi saya sebagai public figur. Tapi yang ingin saya tegaskan di sini, saya tidak pernah mengambil langkah untuk menyomasi ataupun mengkasuskan ibu saya sendiri," tulis Ratu Sofya, seperti dikutip dari unggahan Instagram miliknya.
2. Sebut tuduhan hamil adalah fitnah

Selain itu, aktris berusia 22 tahun ini juga meluruskan mengenai rumor yang menuduh bahwa ia tengah hamil. Ratu merasa hampir selama dua tahun ini, ia telah dituduh hamil dan tuduhan tersebut datang dari keluarganya sendiri. Ia dengan tegas menyebut bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah.
"Selama dua tahun saya dikira hamil sama orang-orang, karena lontaran kata-kata yang digiring oleh kakak kandung saya sendiri. Ibu saya cukup banyak mengeluarkan fitnahan di akun sosial medianya, bahwa saya yang begini saya begitu. Dan saya hanya mencoba untuk memberitahu bahwa itu tidak benar," ungkapnya.
3. Kecewa karena masalah pribadi dibawa ke ranah publik

Menutup curhatan itu, Ratu Sofya mengungkapkan kekecewaannya karena selama dua tahun terakhir, permasalahan keluarga yang terjadi malah jadi konsumsi publik. Untuk itu, ia meminta maaf kepada para warganet atas kegaduhan ini. Ia juga mengungkapkan bahwa di balik permasalahan ini, Ratu Sofya hanya ingin dihargai oleh keluarga atas apapun keputusannya. Mulai dari soal pekerjaan maupun keputusan lain atas jalan hidup yang ia pilih.
"Permasalahan yang saya alami kali ini bukan sebatas demi siapapun dan apapun. Di sini saya hanya ingin minta hak saya, selama ini bekerja dan tidak 'dihargai' oleh keluarga saya. Saya ini hanya seorang anak yang ingin hidup bahagia, tenang, menjalani hidup dengan baik sesuai jalan yang saya pilih, tanpa adanya penggiringan opini maupun fitnahan," kata Ratu Sofya.
Lewat unggahan Instagram Story, Ratu Sofya juga menuliskan pesan untuk sang kakak yang meminta permasalahan keluarga ini untuk di-stop sampai di sini saja.


















