Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Rekomendasi Film Horor Incel, Subgenre yang Lagi Hits

5 Rekomendasi Film Horor Incel, Subgenre yang Lagi Hits
Obsession (dok. Focus Features/Obsession)
Intinya Sih
  • Istilah incel awalnya diciptakan untuk komunitas kesepian, namun kini berubah menjadi label bagi pria marah yang menyalahkan perempuan atas penolakan dan kesendirian mereka.
  • Lima film seperti Companion, Spree, Blink Twice, Obsession, dan Milk & Serial menyoroti sisi gelap budaya incel lewat kisah horor bertema kontrol, kekerasan, dan obsesi beracun.
  • Fenomena horor incel mencerminkan meningkatnya ketegangan gender di era modern ketika perempuan makin berdaya sementara sebagian pria terjebak dalam subkultur maskulinitas toksik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sudah familier dengan istilah incel? Ia berasal dari frasa involuntary celibate yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan 'terpaksa melajang'. Meski bisa disematkan pada segala gender (gender neutral) istilah incel belakangan identik pada pria. Padahal, pencetus awalnya adalah seorang blogger perempuan yang memperkenalkan dirinya dengan nama Alana.

Dilansir BBC, Alana pertama kali muncul dengan istilah ini karena ingin mengumpulkan orang-orang yang mengalami rasa kesepian karena tak punya pasangan romantis seperti dirinya. Namun, dalam waktu 2 dekade, semua berubah. Istilah incel kini identik dengan pria-pria lajang yang marah atas keadaan. Parahnya, mereka menyalahkan perempuan atas rasa sepi dan tertolak yang meraka rasa. Para pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai incel ini bahkan sudah melakukan berbagai aksi kejahatan, seperti penembakan massal dan feminisida.

Ngeri dan tragis, tak heran kalau incel sering jadi lakon dalam film horor, seperti yang pernah dibuat beberapa sineas berikut:

1. Companion (2025)

Companion (dok. Warner Bros/Companion)
Companion (dok. Warner Bros/Companion)

Film yang terang-terangan pakai trope incel adalah Companion. Lakonnya Iris, robot perempuan yang dilengkapi akal imitasi dan disewa seorang pria kesepian dan misoginis bernama Josh. Sebagai robot, Josh punya kontrol penuh terhadap Iris. Ia memperlakukan Iris seperti objek yang ia manfaatkan sesuai kemauan dan kebutuhannya. Namun, sebuah insiden terjadi dan memicu Iris untuk memaksimalkan otonomi yang baru saja ia raih.

  • Genre: horor, sains-fiksi, thriller
  • Pemain: Sophie Thatcher, Jack Quaid
  • Sutradara: Drew Hancock

2. Spree (2020)

Spree 2020
Spree (dok. Dreamcrew/Spree)

Seorang pria kesepian yang haus validasi nekat melakukan satu aksi yang menurutnya bakal membuatnya dapat perhatian. Ia iri melihat salah satu kenalannya bisa dapat jutaan penonton dari livestreaming. Tergerak dapat hasil instan, Kurt, si lakon akhirnya menciptakan sebuah ide gila. Ia menyamar jadi pengendara yang menawarkan tumpangan dan membunuh mereka sambil merekamnya. Bukannya dapat pujian seperti yang ia harap, ejekan dan penolakan justru membanjirinya. Ini mendorongnya melakukan hal yang lebih ekstrem lagi.

  • Genre: satir, horor
  • Pemain: Joe Keery, Sasheer Zamata
  • Sutradara:  Eugene Kotlyarenko

3. Blink Twice (2023)

Blink Twice (dok. Amazon MGM Studios/Blink Twice)
Blink Twice (dok. Amazon MGM Studios/Blink Twice)

Blink Twice, karya debut Zoe Kravitz sebagai sutradara, juga bisa masuk kategori horor incel. Film ini mengikuti perspektif Frida, perempuan berkulit hitam yang sehari-hari bekerja sebagai pramusaji. Satu hari, ia berkenalan dengan seorang pria kaya raya yang tampaknya tertarik padanya. Tak banyak basa-basi, sang pria mengundangnya untuk berlibur di sebuah resort mewah. Sempat ragu, Frida akhirnya mengajak salah satu rekannya untuk menemani, berjaga-jaga pula terjadi sesuatu. Benar saja, tempat yang tampak seperti surga dunia itu ternyata sarang pria-pria haus kontrol yang punya niat jahat.

  • Genre: horor, thriller, komedi gelap
  • Pemain: Naomi Ackie, Channing Tatum
  • Sutradara: Zoe Kravitz

4. Obsession (2026)

Obsession
Obsession (dok. Focus Features/Obsession)

Obsession adalah film horor incel yang sedang populer di negara asalnya, Amerika Serikat. Film ini mengikuti Bear, pemuda yang jatuh cinta kepada teman dekat sekaligus rekan kerjanya, Nikki. Bear sayangnya cukup pemalu dan tak berani menyatakan perasaannya. Di sisi lain, ia sedang khawatir dengan masa depan dan respons teman-teman Nikki. Rasa campur aduk itu pun mendorongnya melakukan sebuah ritual supranatural yang memungkinkannya mendapatkan hati dan fisik Nikki tanpa perlu persetujuan. Bagaimana jadinya?

  • Genre: horor-psikologi
  • Pemain: Michael Johnston, Inde Navarrette
  • Sutradara: Curry Barker

5. Milk & Serial (2024)

Milk & Serial
Milk & Serial (dok. That's A Bad Idea/Milk & Serial)

Sebelum merilis Obsession, Curry Barker ternyata pernah membuat film horor found footage berjudul Milk & Serial. Film indie berbujet rendah ini sempat jadi sensasi saat dirilis perdana di platfrom streaming dan bisa ditonton gratis. Ia mengikuti dua sekawan bernama Milk dan Seven yang punya kanal YouTube. Butuh ide segar untuk menambah jumlah penonton dan pelanggan, Seven menginisiasi sebuah ide iseng jelang ulang tahun Milk. Ia turut melibatkan beberapa temannya dalam skema prank ini. Namun, tanpa ia sadari Milk ternyata punya rahasia kelam yang gara-gara prank tersebut tersingkap secara perlahan. Film ini memang tak fokus pada dinamika relasi pasangan heteroseksual, tetapi berhasil memotret pola perilaku para incel yang terjebak dalam dogma maskulinitas toksik.

  • Genre: horor, found footage
  • Pemain: Curry Barker, Cooper Tomlinson
  • Sutradara: Curry Barker

Horor incel sepertinya masih akan mewarnai skena perfilman global dalam beberapa tahun ke depan. Bagaimana tidak, banyak riset dan observasi yang menunjukkan ketika perempuan makin progresif dan sadar akan harga diri serta otonomi mereka, pria justru marah dan jatuh ke dalam lubang manosphere (subkultur internet yang mempromosikan maskulinitas agresif, misogini, dan antifeminisme) lebih dalam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More