Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Rekomendasi Film Tragikomedi dari Jepang

100 Yen Love
100 Yen Love (dok. Film Movement/100 Yen Love)
Intinya sih...
  • Tokyo Godfathers (2003): Film animasi dewasa berlatarkan malam Natal di Tokyo, penuh plot twist dan komentar sosial.
  • 100 Yen Love (2014): Mengisahkan Ichiko, perempuan 32 tahun yang menjalin koneksi dengan pria kesepian dan melampiaskan amarahnya di klub tinju lokal.
  • After Life (1998): Film yang membuat lebih menghargai hidup, berkutat pada arwah yang memilih memori terbaik dalam hidup sebelum menyeberang ke alam barzah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Selain melodrama, Jepang juga punya koleksi film tragikomedi yang patut diperhitungkan. Memadukan tragedi dengan komedi memang terbukti efektif untuk bikin cerita. Apalagi kalau latarnya Jepang yang punya keunikan kultur dan gaya humor sendiri. Agak beda dengan film Hollywood, humor Jepang cenderung lempeng dan gelap.

Penasaran, bagaimana jadinya kalau sebuah kisah tragis dan kocak berlatarkan Jepang? Lima film berikut silakan dimasukkan dalam pertimbangan. Siapa tahu cocok di kamu.

1. Tokyo Godfathers (2003)

Tokyo Godfathers
Tokyo Godfathers (dok. Sony Pictures Classics/Tokyo Godfathers)

Tokyo Godfathers adalah film animasi dewasa yang berlatarkan satu malam Natal di Tokyo. Tiga tunawisma dengan latar belakang berbeda tak sengaja menemukan bungkusan berisi bayi mungil yang menangis keras. Awalnya kebingungan dan panik, ketiganya sepakat mencari keberadaan orangtua si bayi itu secara mandiri, tanpa melibatkan aparat. Di sinilah petualangan dimulai, penuh plot twist, komentar sosial, dan adegan kocak dipadu haru, ini film yang sampai sekarang disebut orang film Natal underrated terbaik.

  • Genre: drama, tragikomedi, petualangan
  • Pemain: Aya Okamoto, Yoshiaku Umegaki, Toru Emori
  • Sutradara: Satoshi Kon

2. 100 Yen Love (2014)

100 Yen Love
100 Yen Love (dok. Film Movement/100 Yen Love)

Ichiko adalah perempuan 32 tahun yang tinggal bersama ibu dan bekerja di toko bento milik keluarganya. Hidupnya berkutat di rumah dan warung mungil itu sampai ia terlibat cekcok hebat dengan sang kakak dan memutuskan untuk tinggal sendiri di apartemen. Ia mulai bekerja di sebuah minimarket dan menjalin koneksi dengan seorang pria kesepian seperti dirinya. Namun, hidupnya tak kunjung membaik, Ichiko mengalami berbagai kesialan dan musibah yang akhirnya mendorongnya melampiaskan energi dan amarahnya di sebuah klub tinju lokal.

  • Genre: drama, tragikomedi, romance
  • Pemain: Sakura Ando, Hirofumi Arai, Saori Koide
  • Sutradara: Masaharu Take

3. After Life (1998)

After Life 1998
After Life (dok. Criterion/After Life)

After Life adalah film yang bakal membuatmu lebih menghargai hidup. Ia berkutat pada beberapa arwah yang hendak menyeberang ke alam barzah setelah meninggalkan jasad mereka di bumi. Sebelum melanjutkan perjalanan, mereka diberi satu kesempatan untuk memilih memori terbaik dalam hidup untuk mereka bawa ke akhirat. Masalahnya, tugas ini cukup menantang, tak hanya untuk para arwah, tetapi juga petugas yang diwajibkan membantu mereka.

  • Genre: drama, tragikomedi,
  • Pemain: Arata, Erika oda, Susumu Terajima
  • Sutradara: Hirokazu Koreeda

4. The Funeral (1984)

The Funeral 1984
The Funeral (dok. Criterion/The Funeral)

Sesuai judulnya, film tragikomedi Jepang ini mengekor keseharian pasutri kelas menengah atas yang baru saja kehilangan salah satu orangtua mereka. Keduanya berniat melakukan upacara pemakaman tradisional. Namun, ide ini ternyata gak semudah bayangan. Uang ternyata gak serta merta menyelesaikan masalah dan melancarkan urusan mereka. The Funeral kini dicap sebagai salah satu film komedi klasik Jepang yang melegenda. Sudah nonton?

  • Genre: drama, tragikomedi,
  • Pemain: Tsutomi Yamazaki, Nobuko Miyamoto. Hideji Otaki
  • Sutradara: Juzo Itami

5. Kids Return (1996)

Kids Return 1996
Kids Return (dok. Bandai Visual Company/Kids Return)

Kids Return adalah kisah dua remaja yang dicap pemalas serta bandel oleh orangtua dan guru mereka. Terbukti, salah satu dari mereka akhirnya tergabung dalam geng kriminal. Sementara, satu lagi justru menemukan minat dan bakat di ring tinju. Bertahun-tahun kemudian mereka reuni dan sadar kalau jadi orang dewasa gak semudah yang mereka kira, terlepas dari jalan hidup yang mereka pilih. Plot dan pesan moralnya begitu relevan, kamu gak perlu melakoni profesi yang sama dengan dua tokoh tadi.

  • Genre: coming of age, tragikomedi,
  • Pemain: Masanobu Ando, Ken Kaneko, Michisuke Kashiwaya
  • Sutradara: Takeshi Kitano

Sinema Jepang memang didominasi melodrama, tetapi kalau mau menilik lebih jauh, subgenre seperti tragikomedi ternyata nyempil di tepian, kok. Mereka menanti untuk kamu temukan. Sinefili sudah nonton yang mana saja? Atau ada rekomendasi lain yang mau kamu bagi?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Hype

See More

Biodata dan Profil Prilly Latuconsina Beserta Karyannya

20 Jan 2026, 15:43 WIBHype