Setelah bertahun-tahun menjadi fenomena internet dan melahirkan berbagai teori dari para penggemarnya, Backrooms (2026) akhirnya mendapatkan adaptasi layar lebar. Disutradarai oleh kreator serial YouTube viral, Kane Parsons, film ini menjadi salah satu proyek horor paling dinantikan tahun 2026 sekaligus debut penyutradaraan film panjang bagi Parsons yang baru berusia 20 tahun.
Menggandeng A24 sebagai distributor, Backrooms datang dengan ekspektasi yang tidak main-main. Apalagi serial web aslinya telah memiliki basis penggemar yang sangat besar dan dikenal karena atmosfer liminal yang membuat bulu kuduk berdiri. Alih-alih sekadar memperbesar skala serial YouTube-nya, Parsons memilih mengambil risiko kreatif yang membuat Backrooms terasa seperti karya horor yang lebih matang dan ambisius. Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya? Simak di bawah ini!
