Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Review Girl from Nowhere: The Reset, Gak Seeksentrik Versi Sebelumnya

Review Girl from Nowhere: The Reset, Gak Seeksentrik Versi Sebelumnya
Girl from Nowhere: The Reset (dok. oneD)
Intinya Sih
  • Girl from Nowhere: The Reset menghadirkan semesta baru dengan Nanno yang kini menjadi legenda di media sosial, tetap berperan sebagai penguji moral bagi para pelaku kejahatan sekolah.
  • Versi reboot ini menampilkan tone yang lebih tenang dan tidak seeksentrik dua musim sebelumnya, dengan gaya visual yang lebih jinak namun masih menyimpan elemen ketegangan khas serialnya.
  • Becky Armstrong sukses membawa nuansa segar sebagai Nanno, memadukan pesona muda dan sisi menyeramkan, sekaligus memperlihatkan evolusi karakter yang lebih manusiawi dibanding versi terdahulu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

"Apakah Nanno itu ada?" sebuah pertanyaan yang langsung dimunculkan pada pembukaan serial Girl from Nowhere: The Reset, sebuah era baru dari serial ini setelah melakukan reboot. Selama bertahun-tahun, Nanno adalah sebuah mitos yang sosoknya bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang yang berkepentingan, yaitu korban dan pelaku bullying.

Di semesta yang baru, saya merasakan kalau Nanno kembali diperkenalkan dengan cara yang kurang lebih sama. Perbedaannya, kini sang siswi misterius itu sudah melegenda di media sosial. Bagaimana perjalanan Nanno dalam memberi pelajaran kepada anak-anak nakal, tukang rundung, manipulatif, dan mesum di semesta yang baru ini?

Sinopsis serial Girl from Nowhere: The Reset (2026)

Di semesta baru, Nanno yang misterius menjadi murid pindahan, menguak kekejaman dengan membuat kekuasaan, rasa bersalah, dan hasrat berbalik melawan para pelaku kejinya. Dengan evolusi karakter yang tidak sepenuhnya sama dengan versi sebelumnya, apakah Nanno tetap akan menjadi sesosok karma yang kejam dan tanpa ampun?

Girl from Nowhere: The Reset
2026
6.2/5
Directed by Pairach Khumwan, Sittisiri Mongkolsiri, Patha Thongpan, Siwaroj Kongsakul, Ekkasit Thairat, Wasuthep Ketpetch
Producer

-

Writer

-

Age Rating

D

Genre

Drama, Misteri

Duration

43 Minutes

Release Date

07-03-2026

Theme

high school, miniseries, reboot, dark, thriller

Production House

The One Enterprise, SOUR Bangkok, GINGERx, Parbdee Tawesuk

Where to Watch

Netflix

Cast

Becky Armstrong

Trailer Girl from Nowhere: The Reset (2026)

Cuplikan serial Girl from Nowhere: The Reset (2026)

Review serial Girl from Nowhere: The Reset (2026)

1. Nanno menunjukkan sisi manusiawinya

Buat kamu pengikut serial Girl from Nowhere edisi sebelum reboot, mungkin sudah kenal banget sama karakter Nanno yang dingin, kejam, dan dikenal tanpa ampun terhadap targetnya. Ia bahkan gak segan memberi pelajaran dengan cara menghancurkan kehidupan si pelaku supaya kapok dan gak melakukan kebejatannya itu lagi. Dari POV si pelaku, setelah berurusan dengan Nanno ending-nya gak jauh-jauh dari kena mental seumur hidup, gila, bahkan hingga meregang nyawa.

Di serial Girl from Nowhere: The Reset, ada satu elemen dari karakter Nanno yang saya lihat jarang sekali muncul di versi sebelumnya. Elemen yang saya maksud adalah sisi manusiawi. Pada episode 1, kita mengikuti peristiwa aksi perundungan yang dilakukan oleh Jom kepada korbannya, Sky. Sky ini merupakan pengagum Nanno. Ia banyak membaca cerita di internet tentang legenda Nanno yang merupakan siswi misterius, sering pindah-pindah sekolah dan melakukan balas dendam kepada siswa-siswi bandel.

Sky mencoba bertahan untuk menerima perundungan-perundungan dari Jom. Sambil percaya bahwa Nanno akan datang menyelamatkannya. Nanno memang benar-benar datang dan memberikan pelajaran kepada Jom. Namun di sini, ada sesuatu yang berbeda dari eksekusi yang dilakukan siswi Thailand tersebut. Kehadirannya kini ternyata gak cuma sebagai algojo, tapi juga penguji sebagai moralitas. Buktinya, Nanno sama sekali gak sinis ketika Sky memilih untuk membiarkan Jom pergi ketika sudah kalah telak. Padahal di otak Nanno, dia pengin sky menghabisi Jom dengan bola besi yang ia pegang.

Agak bingung sih sebenarnya. Dari sisi kemanusiaan Nanno yang muncul ini, kira-kira akan memberikan efek baru yang menarik atau malah bikin Nanno jadi kehilangan jati dirinya yang selama ini sebagai sosok karma yang tidak tersentuh?

2. Gak seeksentrik dua musim sebelum reboot

Sepertinya sulit untuk tidak membandingkan Girl from Nowhere: The Reset dengan versi sebelum reboot. Ketika nonton, otak otomatis langsung membandingkan beberapa poin yang muncul dengan dua musim Girl from Nowhere sebelumnya.

Yang saya rasakan ketika nonton episode pertamanya, tone dari versi reboot ini terasa tidak seeksentrik dari versi sebelumnya. Kali ini, Girl from Nowhere terasa lebih "jinak." Jika sebelumnya Nanno terkesan chaos dan tanpa ampun, tapi kali ini kegilaan tersebut tidak atau belum begitu menonjol.

Kalau dari sisi estetika sinematik, belum terlihat juga gaya visual eksperimental seperti penggunaan warna yang kontras, sudut kamera yang aneh tapi berhasil menambah tegang suasana, hingga atmosfer-atmosfer yang bikin gak nyaman belum begitu terasa, kecuali beberapa jumpscare yang muncul.

3. Becky Armstrong sebagai Nanno: charming tapi tetap creepy

Pada versi reboot ini, Becky Armstrong mengambil tongkat estafet karakter Nanno dari sebelumnya yang diperankan oleh Chicha Amatayakul. Untuk peran ini, Chicha memang sudah sangat melekat sehingga menimbulkan kesan heboh ketika dulu pertama kali diumumkan aktris pemeran Nanno akan diganti.

Namun, Becky Armstrong juga sebenarnya cukup layak untuk memainkan peran Nanno di semesta baru Girl from Nowhere ini. Usia Becky yang masih terbilang muda, cocok banget untuk bisa menggaet penonton-penonton baru khususnya dari kalangan Gen Z. Dengan paras bulenya, Becky punya charm yang membuat karakter Nanno versi reboot ini jadi terkesan lebih fresh.

Meski kelihatannya lebih charming, namun Becky juga mampu menonjolkan sisi creepy karakter tersebut, dengan gelegar tawa menyeramkan yang khas dari karakter Nanno.

Nanno sudah kembali. Kali ini ia membawa harapan baru, evolusi karakter yang menampilkan sesuatu yang belum pernah terlihat dari karakter Nanno sebelumnya. Apakah kita siap memiliki Nanno yang sedikit punya hati, atau akan selamanya merindukan Nanno dengan aura iblis yang selama ini kita kenal?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More
Artis Meninggal di Tahun 2026

Artis Meninggal di Tahun 2026

09 Mar 2026, 17:59 WIBHype