Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[REVIEW] Something Very Bad Is Going to Happen, Mimpi Buruk Pra Nikah

[REVIEW] Something Very Bad Is Going to Happen, Mimpi Buruk Pra Nikah
Something Very Bad Is Going to Happen (dok. Netflix/Something Very Bad Is Going to Happen)
Intinya Sih
  • Serial Netflix ini menampilkan kisah Rachel yang menghadapi teror supranatural saat mempersiapkan pernikahan, menciptakan atmosfer mencekam sejak episode pertama.
  • Alur cerita mematahkan klise horor keluarga dengan mengungkap rahasia besar melalui konflik psikologis dan misteri yang tak terduga.
  • Teror dan visual gelap menjadi simbol tekanan mental Rachel, menggambarkan ketakutannya terhadap komitmen dan pilihan pasangan hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mempersiapkan pernikahan memang selalu identik dengan stres dan overthinking. Namun, apa jadinya kalau keraguan menjelang hari bahagia itu justru menjelma menjadi teror supranatural? Inilah mimpi buruk yang harus dihadapi Rachel dalam serial terbaru Netflix, Something Very Bad Is Going to Happen.

Sekilas, tayangan ini mungkin terlihat seperti horor survival pada umumnya yang menjanjikan ketegangan sejak menit pertama. Namun, di balik atmosfer mencekamnya, serial ini sebenarnya sedang menguliti ketakutan psikologis seseorang soal komitmen, lho. Yuk, intip gambaran singkat tentang apa sebenarnya yang ditawarkan oleh serial ini!

1. Ketegangan sejak awal

Something Very Bad Is Going to Happen
Something Very Bad Is Going to Happen (dok. Netflix/Something Very Bad Is Going to Happen)

Perjalanan Rachel (Camila Morrone) dan Nicky (Adam DiMarco) ke rumah orangtua Nicky langsung disambut dengan kejadian ganjil di tempat peristirahatan dan pertemuan dengan sosok misterius di jalan. Dari episode pertamanya, serial ini sudah sukses membangun atmosfer mencekam. Saat Rachel tiba pun, ia dihadapkan pada sikap dingin dari kakak Nicky dan istrinya, Jules (Jeff Wilbusch) dan Nell (Karla Crome).

Di sisi lain, ada adik Nicky, Portia (Gus Birney), yang tampak ramah namun perlahan terlihat ingin mendominasi rencana pernikahan Rachel. Belum lagi ayah Nicky, Boris (Ted Levine), yang memiliki hobi mengawetkan hewan, yang otomatis menambah rasa tidak aman pada Rachel. Deretan keanehan ini seolah menjadi alarm bahaya bagi Rachel bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh keluarga ini, bahkan dari Nicky sendiri.

2. Mematahkan klise horor

Something Very Bad Is Going to Happen
Something Very Bad Is Going to Happen (dok. Netflix/Something Very Bad Is Going to Happen)

Nuansa awal serial ini mungkin akan mengingatkan penonton pada film Get Out (2017) atau Ready or Not (2019), di mana keluarga pasangan diam-diam menyiapkan hal buruk untuk calon mempelai. Kesan ini diperkuat dengan indikasi masa lalu Jules yang diceritakan Portia, serta penyebutan tradisi-tradisi keluarga. Deretan keanehan tersebut tampaknya memang sengaja dirancang untuk mengecoh ekspektasi penonton. Padahal, alur serial ini menyajikan arah yang sama sekali tidak tertebak.

Rachel yang sangat reaktif mulai mengadukan keganjilan yang dialaminya kepada Nicky. Siapa sangka, sikap konfrontatif Rachel ini justru menjadi pemicu terungkapnya rahasia-rahasia besar yang bahkan Nicky pun baru tahu. Alih-alih terjebak dalam formula horor keluarga kolot yang klise, penonton justru diajak melihat bagaimana rentetan misteri ini memutarbalikkan keadaan. Hal tersebut membawa Rachel ke situasi pelik yang jauh lebih personal dan mengancam nyawa.

3. Representasi mental Rachel

Something Very Bad Is Going to Happen
Something Very Bad Is Going to Happen (dok. Netflix/Something Very Bad Is Going to Happen)

Banyak yang mungkin merasa, paruh pertengahan serial ini terasa bertele-tele dan lambat karena penonton terus dibiarkan menebak ke mana arah semua teror ini. Namun, jika ditelaah lebih jauh, tempo yang merayap dan visual yang cenderung gelap ini tampaknya memang sengaja dirancang untuk merepresentasikan isi kepala Rachel yang ruwet dan penuh tekanan.

Perhatikan bagaimana interior rumah keluarga Nicky yang dipenuhi lorong-lorong dengan dinding kayu yang mengurung. Pencahayaan gelap di tengah cuaca salju juga seolah membuat penonton ikut merasakan sesaknya pikiran Rachel.

Ia tidak hanya berurusan dengan kecemasan umum menjelang pernikahan, tetapi juga hal-hal mistis. Bebannya bahkan makin berat karena harus berjuang sendirian. Nicky tampaknya sulit mempercayai ancaman supranatural yang sedang mengintai mereka. Fase ini sebenarnya adalah representasi mental Rachel yang sedang diacak-acak sebelum mencapai hari pernikahannya.

4. Keraguan belahan jiwa

Something Very Bad Is Going to Happen
Something Very Bad Is Going to Happen (dok. Netflix/Something Very Bad Is Going to Happen)

Di balik balutan gore dan teror supranatural, inti sesungguhnya dari serial ini adalah ketakutan psikologis terhadap komitmen pernikahan. Teror supranatural yang terjadi di layar seolah menjadi pemicu yang memaksa Rachel, dan mungkin juga penonton, untuk merenungkan keyakinan kita dalam memilih pasangan hidup. Apakah ia adalah orang yang tepat? Apakah pertemuan tidak terduga dengannya merupakan jawaban bahwa ia adalah jodoh kita?

Segala kebetulan dan kerumitan yang dialami protagonis kita ini, rasanya berasal dari keputusannya yang rapuh. Resolusi di akhir cerita akan memberikan jawaban yang masuk akal mengenai proses psikologis penyiksaan yang harus dilalui Rachel.

Tidak hanya Rachel, Nicky pun rupanya juga memiliki pergolakan batin setelah mengetahui rahasia di balik standar pernikahan sempurna orangtuanya. Hal ini rasanya relatable dengan kehidupan nyata, bagaimana ilusi keluarga yang terlihat sempurna bisa membutakan realitas, bahkan bisa memengaruhi keputusan seseorang di detik-detik paling krusial.

Tontonan ini bisa menjadi refleksi tajam tentang keyakinan dan tanggung jawab. Teror berdarahnya ternyata hanya kedok dari ketakutan manusia yang paling nyata, yaitu tentang memilih pasangan hidup untuk selamanya. Nah, buat yang penasaran bagaimana nasib akhir pasangan ini, kamu bisa menyaksikan langsung Something Very Bad Is Going to Happen yang sudah tayang sebanyak 8 episode di Netflix, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Hype

See More