Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Review Serial Young Sherlock, Tokoh Lama dengan Jiwa Baru
cuplikan Young Sherlock (dok. Prime Video)

Prime Video telah merilis delapan episode untuk serial terbaru mereka, Young Sherlock (2026). Serial ini terinspirasi dari seri buku Young Sherlock Holmes karya Andrew Lane, yang menceritakan masa muda sang detektif di usia 19 tahun.

Hero Fiennes terpilih menghidupkan sosok Sherlock Holmes muda di serial ini. Ia kemudian bertemu dengan James Moriarty yang diperankan oleh Donal Finn. Bersama, mereka menjalani petualangan yang penuh misteri. Banyak twist dan juga eksplorasi kreatif yang diterapkan di Young Sherlock, membuat ceritanya gak selalu akurat seperti yang ada di buku. Kira-kira, bakal cocok ditonton sama fans lama Sherlock Holmes gak, ya?

Sinopsis serial Young Sherlock (2026)

Serial ini mengikuti kisah masa muda Sherlock Holmes. Di London tahun 1871, Sherlock Holmes masih berusia 19 tahun. Ia tumbuh jadi pemuda pemberontak, pencopet amatir, dan aib dari keluarganya yang terpandang. Hidupnya kemudian berubah drastis ketika sang kakak, Mycroft, menyeretnya untuk menjadi petugas kebersihan di Oxford University.

Dituduh sebagai dalang hilangnya gulungan warisan keluarga Putri Gulun Shou'an, Sherlock Holmes bertekad untuk membersihkan namanya dengan menyelidiki kasus misterius tersebut. Membentuk duet maut dengan James Moriarty, keduanya menyingkap konspirasi global yang melibatkan putri dari China, organisasi rahasia, hingga masa lalu kelam keluarga Holmes sendiri.

Young Sherlock
2026
4/5
Directed by Guy Ritchie
ProducerMax Keene
WriterMatthew Parkhill, Peter Harness, Steve Thompson, Melissa Bubnic
Age Rating13+
GenreAksi & Petualangan, Misteri
Duration43-55 menit/episode Minutes
Release Date04-03-2026
Themebased on novel or book, conspiracy, oxford, england, globetrotting, oxford university, sherlock, origin story, 1870s, sherlock holmes
Production HouseMotive Pictures, Amazon MGM Studios, Inspirational Entertainment, Jack Tar Pictures
Where to WatchPrime Video
CastHero Fiennes Tiffin, Dónal Finn, Zine Tseng, Joseph Fiennes, Natascha McElhone

Trailer serial Young Sherlock (2026)

Review serial Young Sherlock (2026)

1. Tempo cepat dan visual yang dinamis bikin penceritaan di latar waktu zaman dulu jadi gak kaku

Serial Young Sherlock dibuka dengan Sherlock Holmes muda yang berada di penjara. Ia ditangkap karena ketahuan mencuri. Setelah mendekam beberapa bulan, Sherlock ditebus oleh kakaknya, Mycroft, dan dijanjikan akan dibawa ke Oxford University. Bukannya dibiayai untuk berkuliah, namun ia justru disuruh bekerja menjadi petugas kebersihan di kampus. Dan dari sini kisah kehidupan Sherlock Holmes dimulai.

Sejak dibebaskan dari penjara hingga bekerja sebagai petugas kebersihan di Oxford, momen ini diceritakan dengan cukup cepat. Tidak hanya di momen ini saja, fast paced editing yang seringkali dipakai oleh sutradara Guy Ritchie tersebut cukup punya efek positif. Penonton bakalan gak merasa bosan dengan pengambilan shots panjang dan statis. Selain itu, keputusan mengunakan teknik ini membuat penceritaan latar waktu London era 1800-an terasa dinamis dan gak kaku.

2. Modifikasi cerita yang belum pernah terlihat di adaptasi modern Sherlock Holmes

Salah satu yang menonjol dari Young Sherlock adalah usaha Guy Ritchie mengembangkan cerita dengan tidak terlalu terpaku pada kisah aslinya di buku. Oleh karena itu, serial ini memiliki beberapa twist yang menonjol, karena selama adaptasi modern Sherlock Holmes, baik di film maupun serial, belum pernah memakai formula ini sebelumnya.

Salah satu yang paling terlihat adalah soal kisah persahabatan Sherlock Holmes dan James Moriarty. Seperti diketahui, di cerita aslinya Sherlock dan Moriarty bagaikan Tom dan Jerry atau Batman dan Joker, musuh sekaligus rival terbesar. Namun di serial Young Sherlock ini, sutradara Guy Ritchie justru menyatukan mereka dalam kisah persahabatan yang mengambil peran besar.

Dalam banyak momen, Sherlock dan Moriarty bahu membahu untuk memecahkan misteri yang sedang mereka hadapi. Sesuatu yang tidak pernah dilihat di adaptasi moderen Sherlock Holmes sebelumnya. Melihat fenomena ini, tentunya pertanyaan bakal muncul, "Kenapa bisa dua sahabat ini nantinya menjadi musuh terbesar di kehidupan mereka masing-masing?"

3. Cocok untuk penonton baru, tapi belum tentu buat fans lama Sherlock Holmes

Buat kamu yang baru banget tertarik sama dunia detektif, Young Sherlock akan menjadi gerbang yang sempurna buat kamu masuki. Kamu gak perlu menonton film atau serial-serial sebelumnya, karena Young Sherlock ini menyajikan origin story dari Sherlock Holmes itu sendiri. Bagaimana Sherlock Holmes yang masih muda dan labil, mencoba untuk mewujudkan keinginannya menjadi salah satu detektif muda yang dikenal kejeniusannya.

Namun, bagi para Sherlockian yang sudah banyak mengikuti ceritanya lewat berbagai versi, Young Sherlock belum tentu cocok dengan selera kamu. Sebab, Ritchie cukup banyak memodifikasi sejarah asli Sherlock Holmes. Selain itu, melihat sosok Sherlock yang masih begitu amatir dan banyak menunjukkan sisi rapuh manusiawi, mungkin akan terasa menyebalkan. Karena selama ini, Sherlock dikenal sebagai detektif yang cakap dan teknik deduksinya yang jenius gak ada lawan.

Delapan episode serial Young Sherlock Season 1 bisa kamu tonton sekarang di Prime Video.

Editorial Team