Jakarta, IDN Times - Bukan film horor, tapi The Social Reckoning sukses membuat suasana ruang bioskop terasa menegangkan. Setidaknya, itulah yang saya rasakan saat menyaksikan langsung film ini dalam sesi press screening di XXI Plaza Indonesia, Kamis (1/10/2026).
Saat itu, sejumlah penonton di sekitar tempat duduk saya terlihat cukup serius mengikuti jalannya cerita. Beberapa kali suasana bioskop terasa hening ketika film mulai memperlihatkan bagaimana keputusan di balik sebuah perusahaan teknologi ternyata dapat memberikan dampak kepada banyak orang.
Kendati demikian, penonton perlu memberikan perhatian lebih selama menyaksikan film ini. Sejumlah istilah dan pembahasan mengenai teknologi cukup sering muncul. Bagi yang tidak terlalu familier dengan topik tersebut, fokus menjadi salah satu kunci agar tidak kehilangan inti cerita. Berikut review film The Social Reckoning.
