Scarlet Witch vs. Dark Phoenix, Siapa yang Lebih Kuat?

- Scarlet Witch dan Dark Phoenix sama-sama berada pada level kekuatan tertinggi Marvel.
- Chaos Magic Scarlet Witch dinilai lebih unggul dibanding Phoenix Force versi film.
- Scarlet Witch lebih berpeluang menang baik dalam versi sinematik maupun komik.
Bergabungnya X-Men dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) mengundang hype yang luar biasa. Pasalnya, ini menjadi pertemuan banyak superhero ikonis dari kedua waralaba tersebut, termasuk superhero terkuat mereka. Bicara superhero terkuat, Wanda Maximoff alias Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) dan Jean Grey alias Dark Phoenix (Sophie Turner/Famke Janssen) merupakan superhero perempuan terkuat dari masing-masing waralaba yang berpotensi bakal bertemu.
Scarlet Witch adalah penyihir kuat yang bisa memanipulasi realitas dengan sihirnya. Sementara, Dark Phoenix adalah entitas kosmik yang luar biasa kuat. Nah, di antara kedua karakter tersebut, kira-kira siapakah yang terkuat? Yuk, simak analisisnya di bawah ini!
1. Scarlet Witch hanyalah manusia biasa, sementara Dark Phoenix telah menjadi entitas kosmik abadi

Meski merupakan penyihir yang kuat, Scarlet Witch sejatinya masih memiliki fisik manusia normal. Ia bisa dilukai atau bahkan dilumpuhkan bila terkena serangan dari manusia super secara langsung. Sementara, Dark Phoenix punya fisik mutan yang jauh lebih superior. Itu ditambah dengan kekuatan dari Phoenix Force yang membuatnya menjadi entitas kosmik. Dark Phoenix dapat meregenerasi lukanya dengan cepat.
Dark Phoenix hanya perlu melancarkan satu serangan kuat secara telak dan Scarlet Witch kemungkinan akan dapat dikalahkan. Ngomong-ngomong, dalam versi komiknya, Dark Phoenix punya kemampuan untuk berkali-kali bangkit dari kematian. Oleh sebab itu, ia tidak bisa benar-benar dikalahkan. Namun, dalam versi film, kekuatan tersebut belum ditunjukkan potensinya.
2. Chaos Magic yang bisa memanipulasi realitas lebih kuat dari manipulasi energi dari Phoenix Force

Seperti yang ditunjukkan dalam film, kekuatan utama Dark Phoenix ialah memanipulasi energi dan molekul, contohnya seperti disintegrasi instan dan serangan energi destruktif. Dark Phoenix juga memiliki kekuatan api kosmik yang dapat melenyapkan musuhnya dalam sekejap. Meski kuat, ia masih masuk dalam hukum fisika.
Sementara, Scarlet Witch yang bisa memanipulasi realitas menggunakan Chaos Magic yang sudah di luar hukum fisika. Ia gak hanya melemparkan serangan destruktif, tetapi melakukan hal-hal di luar logika, seperti seperti menciptakan makhluk hidup atau memanipulasi tubuh musuhnya. Ini seperti apa yang dilakukannya pada Illuminati dalam film Doctor Strange: in the Multiverse of Madness (2022).
Harusnya, Scarlet Witch lebih unggul. Apalagi, dalam serial WandaVision (2021) Scarlet Witch juga ditunjukkan bisa menciptakan Runes untuk menetralkan kekuatan pemilik kekuatan super. Kekuatan ini kemungkinan dapat melemahkan atau malah melepaskan Jean Grey dari Phoenix Force.
3. Sama-sama punya telepati kuat, Dark Phoenix lebih superior karena punya kekebalan dari kekuatan telepati

Menariknya, sebelum mencapai wujud terkuat mereka, keduanya sama-sama mengandalkan kekuatan telepati. Mereka bisa mengendalikan objek dengan pikiran dan memanipulasi pikiran lawannya. Bahkan, keduanya punya mekanisme pertahanan dari pengguna telepati lainnya.
Dalam film X-Men (2000), Jean mengeklaim telepatinya tidak sekuat Professor X (Patrick Steward). Namun, saat dikuasai Phoenix Force, Jean bisa menangkal Professor X yang mencoba masuk ke dalam pikirannya, bahkan saat Professor X diperkuat Cerebro. Itu membuktikan kalau sebagai Dark Phoenix, Jean kebal terhadap telekinesis.
Sementara, dalam film Doctor Strange: in the Multiverse of Madness, Professor X masih bisa masuk ke dalam pikiran Scarlet Witch. Meski Scarlet Witch akhirnya bisa menyerang balik lewat kekuatan telepati, faktanya ia masih dilumpuhkan Professor X selama beberapa detik. Oleh sebab itu, dari segi kekuatan telepati, Dark Phoenix lebih superior.
4. Dari segi pengalaman, Scarlet Witch lebih unggul

Kuat saja tidak cukup tanpa dibekali pengalaman. Dari aspek ini, Scarlet Witch lebih unggul. Sejak kemunculannya dalam film Avengers: Age of Ultron (2015), Scarlet Witch sudah menguasai sepenuhnya tentang kekuatannya. Apalagi, setelah ia mempelajari Darkhold dan Chaos Magic, Wanda menjadi ancaman multiverse yang bisa memengaruhi semesta lainnya.
Sementara, versi film Dark Phoenix terbilang baru saja mendapatkan kekuatannya. Oleh sebab itu, Jean belum membuka potensinya seperti pada versi komik. Ia hanya fokus menggunakan kekuatan fisik, seperti ledakan energi dan telepati. Baru pada akhir film X-Men: Dark Phoenix (2019), Jean lekas menerima kekuatan tersebut dan memulai perjalanannya memahami Phoenix Force. Pada akhirnya, pengalaman Scarlet Witch membuatnya unggul.
5. Scarlet Witch ditunjukkan lebih kuat dari Dark Phoenix, baik versi sinematik maupun komik

Lantas, siapakah yang terkuat antara dua superhero perempuan terkuat komik Marvel ini? Untuk versi sinematik, kemungkinan besar pemenangnya adalah Scarlet Witch. Pasalnya, Dark Phoenix versi sinematik tidak sekuat versi komik. Sementara, Scarlet Witch level kekuatannya masih relatif sama dengan versi komik.
Dark Phoenix versi film belum paham potensi kekuatannya dan hanya bertarung dengan membombardir lawan dengan energi kosmik, telekinesis, dan telepati. Ia bakal menjadi sasaran empuk Scarlet Witch yang bisa memanipulasi realitas. Ngomong-ngomong, Scarlet Witch juga jauh lebih kejam dibandingkan Dark Phoenix yang kadang mengalami konflik diri.
Untuk versi komik, siapa yang lebih kuat di antara mereka masih menjadi perdebatan sebab tiap penulis punya versi cerita berbeda. Namun, komik Avengers vs. X-Men (2012) memperlihatkan kalau Scarlet Witch lebih kuat. Ternyata, kekuatan Chaos Magic merupakan counter langsung dari Phoenix Force. Pada akhir komik, Scarlet Witch menggunakan kekuatannya untuk menghapus Phoenix Force dari eksistensi.
Ternyata, Scarlet Witch terbukti lebih kuat, ya. Ngomong-ngomong, rumornya kedua karakter ini bakal kembali muncul dalam Avengers: Doomsday (2026). Kalau benar muncul, apakah pertarungan mereka di layar lebar bakal benar-benar terealisasi? Kalau iya, pastinya bakal menjadi sorotan utama filmnya, nih!


















