Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Festival Indonesia Bersinar, "Scream or Dance" Masuk Top 100 DJ Mag
Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)
  • Festival "Scream or Dance" asal Indonesia berhasil menempati posisi ke-71 dalam DJ Mag Top 100 Festivals 2026, menandai pengakuan global terhadap kualitas industri festival musik Tanah Air.

  • Dengan konsep tematik Halloween dan pengalaman imersif melalui tata panggung sinematik, visual artistik, serta art installation interaktif, "Scream or Dance" menonjol sebagai destination festival yang unik.

  • Kehadiran musisi internasional dan lokal di satu panggung memperkuat kolaborasi global, sementara pencapaian ini menjadi motivasi bagi pelaku industri event Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar penyelenggaraan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri festival musik Indonesia kembali mencatatkan prestasi di panggung internasional. Festival musik bertema Halloween "Scream or Dance" resmi menempati peringkat ke-71 dalam DJ Mag Top 100 Festivals 2026. Pencapaian ini menjadikan "Scream or Dance" sebagai salah satu festival asal Indonesia yang berhasil mendapat pengakuan dari komunitas musik elektronik dunia sekaligus menunjukkan bahwa industri festival Tanah Air semakin diperhitungkan di level global.

1. "Scream or Dance" masuk daftar festival musik terbaik dunia

Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)

Masuknya "Scream or Dance" ke dalam daftar 100 festival terbaik dunia versi DJ Mag menjadi momentum penting bagi perkembangan industri event nasional. Di tengah persaingan ratusan festival musik elektronik dari berbagai negara, pencapaian ini menunjukkan bahwa festival yang dibangun oleh anak bangsa mampu memenuhi standar internasional, baik dari sisi konsep, kualitas produksi, pengalaman pengunjung, maupun konsistensi penyelenggaraan.

Selama lebih dari tiga dekade, DJ Mag dikenal sebagai salah satu media paling berpengaruh dalam industri musik elektronik global. Selain merilis Top 100 DJs, setiap tahun DJ Mag juga menyusun Top 100 Festivals berdasarkan voting komunitas global. Berhasil menempati posisi ke-71 menjadi bukti bahwa kualitas "Scream or Dance" mendapat apresiasi dari penikmat musik elektronik di berbagai belahan dunia.

2. Pengalaman festival jadi kunci pengakuan internasional

Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)

Dalam ekosistem festival musik elektronik global, penilaian tidak hanya berfokus pada deretan musisi yang tampil. Pengalaman pengunjung secara keseluruhan, mulai dari kualitas produksi, kreativitas konsep, desain panggung, tata artistik, hingga atmosfer festival, menjadi faktor penting dalam membangun reputasi sebuah festival.

Didirikan pada 2022, "Scream or Dance" mengusung konsep thematic festival yang memadukan musik elektronik dengan tata panggung sinematik, permainan cahaya dan visual, serta berbagai art installation di area festival. Seluruh elemen tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang imersif sehingga pengunjung dapat menikmati festival, bahkan di luar area pertunjukan utama.

3. Bukan sekadar line-up, tetapi destination festival

Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)

Pendekatan tersebut menjadi karakter yang membedakan "Scream or Dance" dari banyak festival musik lainnya. Festival ini tidak hanya mengandalkan line-up musisi, tetapi juga menempatkan keseluruhan pengalaman pengunjung sebagai prioritas utama.

Mulai dari desain kawasan festival, kualitas produksi audio-visual, art installation yang interaktif, hingga atmosfer tematik yang konsisten, semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berkesan. Filosofi tersebut menjadikan "Scream or Dance" sebagai destination festival, tempat pengunjung datang bukan hanya untuk menyaksikan penampilan musisi favorit, tetapi juga menikmati pengalaman festival yang utuh.

4. Hadirkan musisi dunia dan talenta Indonesia

Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)

Perjalanan "Scream or Dance" juga diiringi konsistensi menghadirkan musisi internasional dari berbagai sub-genre musik elektronik. Nama-nama seperti Afrojack, Disclosure, Clean Bandit, Jonas Blue, Yellow Claw, hingga Wukong pernah tampil di festival ini.

Di saat yang sama, "Scream or Dance" terus memberikan ruang bagi musisi Indonesia, seperti Weird Genius, Dipha Barus, Winky Wiryawan, Whisnu Santika, Mahalini, Lyodra, D'MASIV, dan Rossa. Kehadiran musisi lokal dan internasional dalam satu panggung menciptakan pertemuan talenta Indonesia dengan industri musik global.

5. Jadi motivasi bagi industri festival musik Indonesia

Keseruan "Scream or Dance", festival musik bertema Halloween (Dok. Scream or Dance)

Founder "Scream or Dance", Shaheen Alkubaysi, mengatakan pencapaian ini merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun bersama komunitas, mitra, talenta kreatif, dan para pengunjung sejak penyelenggaraan perdana pada 2022.

"Masuk ke dalam DJ Mag Top 100 Festivals merupakan sebuah kehormatan yang sangat berarti bagi kami. Namun, kami percaya pencapaian ini lebih besar daripada "Scream or Dance" itu sendiri. Ini adalah bukti bahwa festival yang dibangun oleh anak bangsa mampu memperoleh pengakuan di tingkat internasional. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pelaku industri event di Indonesia untuk terus berinovasi, meningkatkan standar penyelenggaraan, dan semakin percaya diri membawa karya Indonesia ke panggung dunia."

Keberhasilan tersebut juga mencerminkan perkembangan positif industri festival musik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Seiring meningkatnya kualitas produksi, kreativitas konsep, serta kemampuan menghadirkan pengalaman kelas dunia, Indonesia mulai dipandang bukan hanya sebagai pasar musik elektronik yang besar, tetapi juga sebagai negara yang mampu melahirkan festival berkelas internasional. Bagi "Scream or Dance", pengakuan dari DJ Mag menjadi awal untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas kolaborasi dengan talenta lokal maupun internasional, serta membawa identitas kreatif Indonesia semakin dikenal di panggung dunia. (WEB/AD)

Curated For You

Editorial Team

Related Article