Comscore Tracker

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DC

Gimana jadinya kalau Batman 'bersatu' dengan Joker

Bumi paralel, realitas alternatif dan multiverses adalah inti dalam cerita superhero, terutama DC Comics. Dalam kasus Batman, misalnya, kita dapat melihat apa yang akan terjadi jika ia menjadi seorang agen anti-Soviet yang didedikasikan untuk menjatuhkan Superman yang menjadi komunis.

Diperkenalkan sebagai bagian dari event Dark Comics pada tahun 2017, Batman Who Laughs adalah villain dari semesta alternatif DC. Ia adalah penggabungan antara sosok Batman dengan Joker. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang villain yang terkenal kejam dan cerdik ini, mari kita simak 7 fakta tentang Batman Who Laughs di bawah ini. 

1. Asal mula Batman Who Laughs

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCpolygon.com

Di Bumi lain, lebih tepatnya Bumi di multiverse yang sama sekali berbeda dengan semesta utama DC, Joker berhasil mendorong Batman untuk melanggar aturannya yang terkenal — no killing rule. Joker berhasil melakukannya dalam komik Dark Nights: The Batman Who Laughs Special Edition #1.

Dalam komik ini, Joker memaksa Batman untuk menyaksikan pembunuhan yang ia lakukan. Ia membunuh orang tua di depan anak-anak mereka, yang kemudian terinfeksi dengan racun Joker. Merasa sangat marah, Batman secara brutal memukul badut itu dan mematahkan lehernya.

Sayangnya setelah kematian Joker, racun yang membuatnya menjadi Clown Prince of Crime dilepaskan dan menginfeksi Batman. Lalu saat berbicara tentang anak-anak yang terinfeksi okeh racun Joker, Superman memberi tahu Batman kalau salah satu anak mencoba menggigit tenggorokan seorang psikolog.

Secara tak terduga, Batman malah tertawa dan meminta maaf. Segera setelah pertemuan ini, serangkaian pembunuhan yang dilakukan Batman pun dimulai. Setelah membunuh seluruh orang di dunianya, Batman Who Laughs pergi ke Bumi utama DC Comics dan melanjutkan "perang salib"-nya untuk melawan para superhero di dunia itu.

2. Membunuh Bat Family dan para superhero lainnya

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCcriticalhit.net

Setelah mengetahui kalau dia telah terinfeksi oleh racun Joker, Batman mengumpulkan sebagian besar "keluarga" superheronya seperti Nightwing, Batgirl, Red Hood, dan Tim Drake (Red Robin), dan menjelaskan apa yang sedang terjadi. Mereka pun melakukan brainstorming untuk mencari solusi penyembuhan Batman.

Pada awalnya, Batman berpura-pura untuk bekerja sama. Namun dalam satu halaman berdarah dari Dark Nights: The Batman Who Laughs Special Edition #1, Batman Who Laughs yang sudah terinfeksi sepenuhnya melakukan hal yang tidak terpikirkan — dia membunuh seluruh keluarga kelelawar yang dicintainya.

Mengingat kalau dia akhirnya membunuh seluruh superhero di dunianya, kita harus menganggap kalau ia juga berhasil membunuh anggota keluarga kelelawar lainnya seperti Oprhan, Batwoman, dan Duke Thomas (Signal). Satu-satunya pengecualian adalah putranya, Damian Wayne, yang ia ubah menjadi salah satu dari Rabid Robins-nya. 

Belakangan terlihat kalau Batman Who Laughs dan Rabid Robins-nya berada di Watchtower milik Justice League, tempat sebagian besar superhero tewas. Satu-satunya yang selamat adalah Superman, meskipun sudah jelas kalau dia tidak akan hidup lama.

3. The Rabid Robins

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCpolygon.com

Di mana pun Batman Who Laughs pergi, ia pasti ditemani oleh Rabid Robins — anak-anak yang terinfeksi racun Joker dan diberi pakaian Robin. Sebagian besar Rabid Robins memang sudah terinfeksi dengan racun Joker sebelum Batman menjadi Batman Who Laughs.

Joker menginfeksi anak-anak ini dan membunuh orang tua mereka sambil memaksa Batman untuk menontonnya. Setelah kematian Joker, anak-anak ini tetap terinfeksi, dan Batman Who Laughs memanfaatkan transformasi mereka begitu dia muncul.

Sejauh yang diketahui, hanya satu Rabid Robins yang terinfeksi langsung oleh Batman Who Laughs, yaitu Damian Wayne. Batman Who Laughs memberi tahu Superman kalau hanya perlu "sedikit dorongan" untuk mengubah putranya, merujuk pada pelatihan Damian sebagai pembunuh hebat di bawah perintah Ra's al Ghul dan ibunya, Talia. 

Infeksi Joker tampaknya lebih dari sekadar membuat kulit anak-anak ini menjadi pucat dan mengubah stabilitas mental mereka, karena virus ini juga membuat mereka bisa menumbuhkan taring dan mengubah telinga mereka menjadi runcing. 

4. Dark Nights: Metal and the Nightmare Batmen

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCquora.com

Event dalam Dark Nights: Metal adalah hasil dari blunder yang dilakukan oleh Justice League, yang menyebabkan terbukanya "Source Wall" sehingga membiarkan makhluk dari Dark Multiverse masuk ke semesta utama DC.

Dari sinilah dewa Barbatos memimpin serangannya ke Bumi dalam semesta utama DC, dan di sinilah Batman Who Laughs muncul kembali. Namun dia tidak sendirian, karena Batman Who Laughs adalah salah satu dari tujuh Nightmen Batmen — semua versi campuran Bruce Wayne yang melayani Barbatos untuk berperang melawan superhero Bumi.

Ada Red Death, Bruce Wayne dengan kekuatan Flash. The Devastator, Bruce Wayne dengan kekuatan dan bentuk Doomsday. Lalu The Drowned alias Bryce Wayne, seorang wanita gabungan dari Aquaman dan Batman.

Kemudian ada perpaduan antara Bruce Wayne dan Cyborg, Murder Machine; Bruce Wayne dengan cincin Green Lantern, Dawnbreaker; dan the Merciless, Batman dari Earth-12 yang berhasil mengalahkan dewa perang Yunani, Ares, dan mengambil kekuatannya untuk dirinya sendiri.  

Baca Juga: 5 Game Terbaik Buat Para Penggemar Batman, Keren Abis!

5. Batman Who Laughs adalah Batman yang selalu menang

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCpreviewsworld.com

Batman memang selalu menang. Sejak Bruce Wayne yang lebih tua dapat mengalahkan Superman dalam The Dark Knight Returns, fakta ini menjadi hampir kanonik. Tidak peduli seberapa kuat musuhnya, sang Ksatria Kegelapan pasti dapat menemukan cara untuk mengalahkan mereka. Tentu saja, dengan waktu persiapan yang cukup. 

Berbicara kepada Collider di San Diego Comic-Con 2019, pencipta Batman Who Laughs, Scott Snyder, mengatakan bahwa gagasan "Batman selalu menang" adalah bagian besar dari eksistensi Batman Who Laughs.

"[The Batman Who Laughs adalah] sosok Batman yang benar-benar tidak memiliki moral dan etika, dan dia adalah Batman yang selalu menang," kata Snyder. "Seluruh tujuannya hanya untuk menang. Dia semacam predator puncak di dunianya."

Menimbang bahwa Batman Who Laughs membunuh seluruh oran di dunianya dalam Dark Multiverse-nya, tentu saja kata-kata Snyder ini terdengar benar. Masalahnya adalah, dia tidak berjuang untuk apa pun, dan tidak seperti Bruce Wayne dari Bumi di semesta utama DC, dia menghalalkan segala cara untuk menjadi seorang pemenang.

6. Batman Who Laughs percaya kalau kejahatan adalah hal yang membuat kita istimewa

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCwallpapersafari.com

Selain menyebut karakternya adalah sosok yang akan selalu menang, Scott Snyder juga mengatakan kalau versi Bruce Wayne yang kejam ini menganggap kalau kejahatan adalah sebuah hadiah untuknya.

Dalam menggambarkan apa yang disebutnya sebagai sebuah "keyakinan yang mendalam" milik Batman Who Laughs, Snyder merujuk pada fakta kalau kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang. Menurutnya, Batman Who Laughs percaya kalau pekerjaan kelelawar adalah untuk menunjukkan kepada orang-orang bagaimana rasanya menjadi seperti itu. 

Menurut Batman Who Laughs, di situlah sisi kejahatan akan masuk. Kejahatan tidak hanya baik untuk versi Bruce Wayne yang gelap ini — baginya, itu adalah kunci untuk berevolusi. Batman Who Laughs percaya kalau kejahatan inilah yang membuat kita "istimewa."

Batman Who Laughs percaya kalau kita (manusia) dirancang untuk menjadi selalu "gelap." Kita sudah dirancang untuk menjadi kejam, dan hanya dirancang untuk mementingkan diri sendiri. Jadi, bersandarlah pada kemenangan dan hanya kemenangan saja.  

7. Joker sering kali menjadi kunci untuk mengalahkan Batman Who Laughs

7 Fakta Menarik Batman Who Laughs, Batman Terkejam dari Komik DCcomicdom.gr

Satu hal yang tetap konsisten dalam sebagian besar cerita Batman Who Laughs adalah fakta bahwa Joker tetap diperlukan untuk mengalahkannya. Hal ini pertama kali muncul di Dark Nights: Metal #6. Dalam komik ini, Batman Who Laughs tidak bisa dikalahkan oleh Batman sampai Joker muncul dengan batarang dan membantunya.

Lalu pada akhir Batman Who Laughs #1, Joker muncul di Batcave dan Batman percaya kalau dia sedang mencari perlindungan. Walau sebenarnya dia ada di sana untuk memberikan Batman alat untuk mengalahkan Batman Who Laughs.

Joker mengeluarkan pistol dan awalnya terlihat seperti dia akan menyerang Batman, tetapi ia malah menembak dirinya sendiri tepat di dadanya. Tembakan itu melepaskan racun Joker dan menginfeksi Batman. Dengan itu, Joker memberinya keunggulan yang ia butuhkan untuk mengalahkan Batman Who Laughs. 

Sedangkan dalam Batman Who Laughs #7, Joker kembali datang untuk membantu Batman. Setelah Batman mengalahkan Batman Who Laughs, racun Joker yang di dalam tubuhnya hampir membuatnya menjadi Joker. Namun sebelum Batman melewati "garis" itu, Joker muncul dan menembak Batman untuk menghentikannya. 

Nah, itu tadi 7 fakta tentang Batman Who Laughs di bawah ini. Perlu diketahui kalau karakter ini terinspirasi dari film hitam-putih di awal tahun 1900-an, The Man Who Laughs, yang juga menginspirasi pembuatan karakter Joker sebelumnya.

 

 Sumber:

https://www.dccomics.com/comics/dark-nights-metal-2017/dark-nights-the-batman-who-laughs-1

https://collider.com/scott-snyder-interview-batman-who-laughs-last-knight/\

https://dc.fandom.com/wiki/Dark_Nights:_Metal

https://www.dccomics.com/comics/the-batman-who-laughs-2018/the-batman-who-laughs-7

Baca Juga: 8 Musuh Batman yang Ikut Eksis di Jagat Sinema

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Erwanto

Berita Terkini Lainnya