Sheila Dara Ungkap Kenangan Kebaya Oranye yang Dipakai saat Lamaran

- Sheila Dara tampil di film pendek Jalan Pulang persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation untuk Hari Kebaya Nasional, memerankan tokoh yang menemukan makna kebaya sebagai warisan keluarga.
- Ia mengenang kebaya oranye yang dipakai saat lamaran dengan mendiang Vidi Aldiano, kini diwariskan dan dikenakan kembali dalam pernikahan sepupunya sebagai simbol kenangan keluarga.
- Aktris senior Widyawati turut berbagi kisah tentang kebaya pernikahannya dengan mendiang Sophan Sophiaan tahun 1972, yang masih disimpannya dan berharap kelak bisa dikenakan cucunya.
Jakarta, IDN Times - Sheila Dara Aisha kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film pendek Jalan Pulang. Film ini menjadi persembahan ketiga Bakti Budaya Djarum Foundation dalam rangka merayakan Hari Kebaya Nasional yang jatuh pada 24 Juli 2026.
Dalam film tersebut, Sheila memerankan Dara, seorang perempuan muda yang perlahan menemukan kembali makna kebaya sebagai warisan yang menyimpan cerita dan kenangan keluarga. Nah, sejalan dengan kisah yang diangkat dalam film, istri mendiang Vidi Aldiano tersebut pun mengungkap cerita pribadinya tentang kebaya miliknya yang ternyata juga memiliki makna spesial dalam hidupnya, lho.
Selain mengaku selalu merasa cantik saat berkebaya, Sheila juga mengenang kebaya oranye yang dikenakannya saat lamaran. Ia menceritakan, kebaya tersebut kini menjadi bagian dari momen pernikahan sang sepupu.
1. Sheila Dara akui selalu merasa cantik saat berkebaya

Dalam sesi press conference pemutaran film pendek Jalan Pulang di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (22/7/2026) Sheila Dara menceritakan, tidak pernah menghitung jumlah koleksi kebaya yang dimilikinya. Namun, ia menyadari koleksinya cukup banyak karena gemar mengenakan busana tradisional tersebut.
Sambil berguyon, Sheila pun mengaku selalu merasa lebih cantik setiap kali mengenakan kebaya. Menurutnya, saat ini kebaya juga semakin sering dikenakan dalam aktivitas sehari-hari oleh anak muda karena mudah dipadukan dengan berbagai gaya busana, seperti celana jeans, dijadikan outer, maupun dipadukan dengan scarf.
“Jujur gak pernah ngitung ya. Tapi emang aku tuh selalu merasa cakep kalau pakai kabaya. Jadi emang koleksi kebayaku cukup banyak dan sekarang tuh banyak banget teman-teman kita yang pakai kebaya untuk sehari-hari. Dipadukan dengan jeans, jadi outer, dipadukan dengan scarf juga lucu,” kata Sheila Dara sambil tersenyum kecil.
2. Kenang kebaya oranye lamarannya, senang bisa diwariskan untuk pernikahan sepupu

Tidak hanya memiliki banyak koleksi kebaya, Sheila Dara juga mengenang kebaya warna oranye yang dikenakannya saat lamaran. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan, kenangan tersebut kembali muncul usai Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, warna kebaya yang dikenakannya di film Jalan Pulang sangat cocok dengannya.
Mendengar pujian tersebut, Sheila Dara pun langsung teringat bahwa warna kebaya itu sama persis dengan kebaya yang dikenakannya saat prosesi lamaran dengan mendiang Vidi Aldiano pada 2021 lalu.
“Tadi tuh Mbak Renita sempet waktu kita lagi nonton, mention itu kebaya yang itu bagus banget warnanya di kamu. Yang warna oranye itu. Terus aku bilang sama Mbak Renita, ‘Iya, itu dulu kebaya lamaran aku juga warnanya sama persis kayak gitu,'” ungkapnya.
Kini, ia juga merasa sangat bahagia karena kebayanya tersebut kembali dikenakan dalam momen pernikahan sang sepupunya. Bagi Sheila, hal tersebut membuat kebayanya memiliki cerita yang semakin bermakna karena juga menjadi bagian dari perjalanan hidup orang-orang terdekatnya.
“Dan kebaya itu akhirnya dipakai untuk nikahan sepupuku. Jadi kebanyanya ceritanya jadi banyak banget dan senang bisa sharing momen spesial itu sama saudaraku.”
3. Widyawati masih simpan kebaya pernikahannya dengan mendiang Sophan Sophiaan

Berperan sebagai ibu dari karakter Dara yang diperankan oleh Sheila Dara, aktris senior Widyawati juga membagikan cerita pribadinya tentang kebaya. Ia mengenang mendiang suaminya, Sophan Sophiaan yang menurutnya sangat menyukai penampilannya saat berkebaya.
“Dulu, suami paling senang kalau saya pakai kebaya. Dia selalu bilang kalau saya pakai kebaya, cantik,” kata Widyawati dengan nada antusias.
Gak cuma itu, Widyawati juga mengungkapkan, masih menyimpan kebaya yang dikenakannya saat menikah pada 1972 silam. Ia berharap suatu hari nanti kebaya tersebut bisa dikenakan oleh cucunya.
“Ada satu kebaya yang sampai sekarang masih ada, tapi udah gak bisa saya pakai. Itu kebaya perkawinan saya, tahun 1972. Masih ada. Saya gak tahu loh kok masih ada. Warnanya hijau. Ya mudah-mudahan cucu saya bisa pakai. Tapi gak tahu mau gak modelnya. Tapi saya bangga saya masih bisa simpan itu.”



















