Shia LaBeouf Dibebaskan dengan Jaminan Atas Kasus Hina Pria Queer

Shia LaBeouf resmi dibebaskan sambil menunggu persidangan. Hakim mengabulkan pembebasan dengan jaminan buntut penangkapannya atas dugaan kasus penyerangan dan penghinaan terhadap pria queer di New Orleans pada Selasa (17/2/2026).
Keputusan ini diambil di tengah sorotan publik terhadap insiden yang melibatkan dugaan penganiayaan ringan dan tudingan penghinaan homofobik. Meski bebas, LaBeouf tetap menghadapi proses hukum lanjutan.
1. Shia LaBeouf bebas dengan membayar jaminan sebesar 100 ribu dolar AS

Melansir laporan The Hollywood Reporter, Hakim Simone Levine menetapkan jaminan sebesar 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,6 miliar. Dengan pembayaran tersebut, LaBeouf diperbolehkan meninggalkan tahanan sambil menunggu proses persidangan berjalan.
Ia didakwa atas dua tuduhan penganiayaan ringan (simple battery) terkait perkelahian dengan dua pria di sebuah bar di kawasan New Orleans. Insiden tersebut terjadi setelah LaBeouf diduga membuat keributan dan menunjukkan perilaku agresif sebelum akhirnya terlibat konfrontasi fisik.
Salah satu korban mengklaim bahwa insiden tersebut mengandung unsur kejahatan kebencian karena adanya hinaan bernuansa homofobia. Namun, pengadilan memutuskan untuk tidak menambahkan dakwaan tambahan di luar tuduhan penganiayaan ringan.
2. Bebas bersyarat dengan kewajiban tes narkoba dan alkohol

Meski dibebaskan, LaBeouf tidak sepenuhnya bebas tanpa syarat. Hakim mewajibkannya menjalani tes narkoba dan alkohol secara berkala serta melarangnya meninggalkan wilayah New Orleans selama proses hukum berlangsung.
"Jelas Anda tidak menanggapi masalah alkohol dengan serius. Tolong kendalikan diri Anda," ujar Hakim Levine dalam persidangan, dikutip pada Jumat (27/2/2026).
Permintaan LaBeouf untuk bepergian ke Roma pada Maret mendatang guna menghadiri pembaptisan ayahnya juga ditolak. Sementara itu, kuasa hukumnya, Sarah Chervinsky, berargumen bahwa selama perayaan Mardi Gras sekitar 120 orang ditangkap atas dugaan pelanggaran serupa dan sebagian telah dibebaskan dengan jaminan.
3. LaBeouf ditangkap setelah tuduhan menyerang dan hina pria queer

Insiden yang dialami Shia LaBeouf bermula sekitar 15 menit setelah tengah malam di R Bar, kawasan Faubourg Marigny. Menurut laporan, LaBeouf diduga membuat keributan sebelum terjadi adu mulut yang berujung perkelahian.
Ia disebut memukul seorang pria dengan tangan terkepal dan kembali melakukan serangan setelah sempat ditahan oleh beberapa orang di lokasi. Seorang pria lain dilaporkan mengalami pukulan di bagian hidung.
Salah satu korban menyebut insiden tersebut sebagai kejahatan berbasis kebencian karena mengaku mendapat hinaan homofobik. Namun, dakwaan tambahan atas dasar kebencian tidak dimasukkan oleh pengadilan. Setelah kejadian, LaBeouf sempat dibawa ke rumah sakit setempat sebelum akhirnya resmi ditangkap dan didakwa.
Pekan lalu, LaBeouf sempat menulis "free me" di platform X, bersamaan dengan beredarnya video dirinya menari di Bourbon Street sambil memegang dokumen pembebasannya.














![[QUIZ] Member BTS yang Serasi Jadi Pasanganmu Berdasarkan Tipe Cowokmu](https://image.idntimes.com/post/20260226/1768358577_018e29584dc4673e7d43_89857d65-c02a-4f27-af66-487e2a086bfa.jpeg)



