Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dikritik usai Tampil di The Sounds Project, Siapa Clareesya RoBoKop?
potret Clareesya RoBoKop (Instagram.com/clareesya)
  • Clareesya atau ACICA dikritik setelah mengunggah pose bertajuk “gaya takbir” usai tampil di The Sounds Project Vol. 9, yang dinilai netizen menyinggung simbol keagamaan.
  • Penyanyi bernama asli Clarisya Putri Maula ini merupakan vokalis RoBoKop, grup koplo, hip-hop, dan elektronik yang terbentuk pada Juli 2023.
  • Clareesya menghapus unggahan tersebut dan meminta maaf di Threads, menjelaskan captionnya spontan sebagai ungkapan syukur, serta berjanji lebih mempertimbangkan konteks unggahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah booth salah satu brand minuman keras di The Sounds Project menjadi sorotan akibat challenge hafalan Alquran berhadiah minuman beralkohol, kini giliran Clareesya atau ACICA yang menjadi sorotan di media sosial. Ia menuai kecaman netizen usai mengunggah momen manggung di The Sounds Project Vol. 9 dengan pose mengangkat kedua tangan yang disebutnya sebagai gaya takbir.

Netizen menilai penggunaan istilah takbir dalam konteks foto tersebut dinilai tidak pantas dan dianggap menyinggung simbol keagamaan. Menyadari postingan-nya menuai polemik, Clareesya pun menghapusnya dan merilis permintaan maaf melalui Threads. Lantas, siapa sebenarnya Clareesya atau ACICA? Berikut biodata dan profilnya.

1. Biodata singkat Clareesya RoBoKop

potret Clareesya RoBoKop (Instagram.com/clareesya)

  • Nama asli: Clarisya Putri Maula

  • Nama panggung: Clareesya, ACICA

  • Pekerjaan: Penyanyi

  • Nama grup musik: Rombongan Bodonk Koplo (RoBoKop)

  • Nama akun Instagram: @clareesya

Hingga artikel ini diterbitkan, belum banyak informasi tentang latar belakang Clareesya. Namun, ia diketahui aktif membagikan kesehariannya melalui Instagram-nya, @clareesya yang telah diikuti lebih dari 217 ribu pengguna. Tak hanya aktivitas bermusik, Clareesya juga kerap membagikan momen saat traveling.

2. Perjalanan karier Clareesya

potret Clareesya RoBoKop (Instagram.com/clareesya)

Clareesya atau ACICA mulai dikenal setelah ia bergabung sebagai salah satu personel Rombongan Bodonk Koplo (RoBoKop), grup perpaduan koplo, hip-hop, dan musik elektronik yang terbentuk pada Juli 2023. Dalam grup tersebut, Clareesya mengisi posisi vokal bersama Erika Putri, Galih Fajar alias Galgadun, dan Alfriki Azhari alias Bang Bodonk.

Pada awal kemunculannya, RoBoKop dikenal lewat aktivitas remix lagu-lagu populer Indonesia maupun mancanegara dengan sentuhan koplo. Perpaduan beat tradisional dan modern menjadi ciri khas mereka ketika tampil di atas panggung. Salah satu karya yang dibawakan RoBoKop adalah “Bunga Maaf (Koplo Version)”, aransemen ulang lagu milik The Lantis yang dirilis pada Februari 2025. Versi tersebut memadukan unsur hip-hop, dangdut, EDM, kendang, serta ritme yang lebih cepat.

Setelahnya, RoBoKop mulai memperluas kiprahnya dengan merilis karya original. Salah satu tonggak penting mereka adalah “Calon Mantu Idaman” yang menggandeng Ncum. Dalam lagu tersebut, Clareesya menjadi salah satu vokalis bersama Ncum dan Erika Putri. Dalam hal ini, ia pun juga terlibat dalam proses penulisan lagu bersama Giant Prayash Trinanda dan Aji Suherri.

Lagu tersebut bahkan sukses melambungkan nama RoBoKop. Per Kamis (13/8/2026), “Calon Mantu Idaman” terpantau telah diputar sebanyak 135.767.922 kali di Spotify.

RoBoKop melanjutkan perjalanan musik mereka melalui sejumlah rilisan, termasuk “Kasih Tau Mama (Malam Minggu)” dan “Benci Kangen Kamu”, yang kembali melibatkan Clareesya sebagai salah satu personel sekaligus penulis lagu.

3. Rilis permintaan maaf usia fotonya di The Sounds Project viral

potret Clareesya RoBoKop (Instagram.com/clareesya)

Setelah fotonya dengan keterangan “Gaya takbir. Love you” menuai kecaman netizen, Clareesya merilis klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui Threads. Ia menjelaskan, unggahan tersebut tidak dibuat untuk menyinggung atau melecehkan agama. Menurut Clareesya, tulisan tersebut merupakan bentuk spontan dari rasa syukur dan kebahagiaan karena mendapatkan kesempatan tampil di festival musik sebesar The Sounds Project.

“Saya ingin meluruskan bahwa postingan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk rasa syukur dari ungkapan kebahagiaan pribadi karena suatu pencapaian yang sudah lama saya impikan, yaitu dapat berkesempatan bermain dalam sebuah konser sebesar acara tersebut,” tulis Clareesya, dilansir dari akun Threads-nya, @clareesya.

Ia kemudian menghapus foto yang menuai kontroversi tersebut. Clareesya juga mengungkap telah ditegur oleh sang ibu. Dalam klarifikasinya, Clareesya memohon maaf atas kegaduhan yang telah terjadi dan mengakui persoalan ini akan menjadi pelajaran baginya untuk lebih mempertimbangkan konteks sebelum menulis maupun mengunggah sesuatu di media sosial.

Curated For You

Editorial Team

Related Article