Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Suka Duka Mail Punya Kakak Laki-laki di Upin & Ipin
Abang Iz dan Mail (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)
  • Mail, teman Upin dan Ipin yang terlihat dewasa, sebenarnya anak bungsu dan memiliki kakak laki-laki bernama Izham atau Abang Iz.
  • Mail senang punya kakak karena Abang Iz mengajarinya berbagai kemampuan, termasuk bermain bola dan gitar.
  • Mail juga kesal harus berbagi kamar serta ranjang, terganggu saat belajar, dan menerima mainan maupun pakaian bekas kakaknya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ismail bin Mail adalah teman sekelas sekaligus teman bermain dari karakter utama dalam serial animasi Upin & Ipin. Karakternya digambarkan sebagai anak laki-laki yang pandai berdagang dengan ciri khas rambut belah tengah yang selalu rapi, kaos berwarna hijau, dan celana pendek warna biru. Berbeda dari teman-teman seusianya, Mail terlihat lebih dewasa dan sikapnya agak dingin.

Meski terlihat paling dewasa di antara teman-temannya, dalam keluarganya sendiri Mail justru merupakan anak bungsu. Ia memiliki seorang kakak laki-laki bernama Izham. Nah, sebagai adik, Mail pun ternyata merasakan suka dan duka punya kakak, lho! Berikut di antaranya.

1. Mail senang punya kakak laki-laki karena diajari banyak hal

Abang Iz dan Mail (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Episode "Abang atau Kakak" menampilkan Upin dan Ipin yang teringin punya kakak laki-laki setelah mendapat perlakuan baik dari Abang Iz. Nah, di episode ini Upin dan Ipin menanyakan pada teman-temannya apakah mereka lebih suka punya kakak laki-laki atau perempuan. Sebagai adik dari kakak laki-laki, Mail pun menanggapi pertanyaan si kembar dengan mengaku bahwa ia senang punya kakak laki-laki.

Meski alasan yang membuat Mail senang dengan kehadiran kakak laki-laki dalam hidupnya tidak pernah diucapkan secara langsung, tapi kita bisa melihat satu kelebihan yang membedakannya dari teman-teman yang lain. Ia mahir melakukan banyak hal berkat diajari oleh Abang Iz, seperti bermain bola dan bermain gitar.

2. Kesal karena harus berbagi kamar dan ranjang tidur

Mail harus berbagi kamar dan ranjang tidur dengan Abang Iz (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Mail memang mengaku senang punya kakak laki-laki. Namun, pengakuannya tidak berhenti di situ. Masih pada episode yang sama, Mail menyampaikan dukanya punya kakak laki-laki. Ia mengaku harus berbagi banyak hal, seperti berbagi kamar dan ranjang tidur.

Berbagi kamar tidur dengan sang kakak ternyata membuat aktivitas Mail di dalamnya terganggu. Ia sering tidak bisa fokus mengerjakan PR karena Abang Iz asyik bermain gitar di ruangan yang sama. Begitu juga dengan berbagi ranjang tidur, Mail mengaku tidak bisa bergerak leluasa karena tempat tidurnya yang sempit. Ia bahkan sering terlempar dari atas ranjang karena ditendang oleh Abang Iz.

3. Kesal karena mendapat baju dan mainan bekas kakak

Mail mendapat mainan dan baju bekas Abang Iz (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

Selain harus berbagi kamar dan ranjang tidur, hal lain yang tidak disukai Mail dari memiliki kakak laki-laki adalah mendapat mainan bekas. Mail mengaku masih bermain dengan mainan-mainan yang dulu dipakai Abang Iz. Mail mengeluhkan kebiasaan mewarisi mainan karena beberapa mainan tersebut sudah rusak.

Baju Abang Iz yang sudah tidak muat pun tidak langsung dibuang. Jika masih layak pakai, baju-baju tersebut akan diwariskan kepada Mail. Dalam hati, Mail memang agak kesal, tapi ia tidak menolak dan tetap memakai pakaian bekas sang kakak, termasuk kaos hijau bergambar bintang yang biasa ia pakai.

Dari tiga poin di atas, kita jadi tahu kalau punya kakak seperti Mail ternyata tidak selalu menyenangkan. Ada suka dan dukanya tersendiri. Di satu sisi, Mail punya sosok yang bisa mengajarkan banyak hal baru, tapi di sisi lain ia harus rela berbagi banyak hal. Apakah hal-hal yang dialami Mail di atas relate buat kamu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article