Potret Addie MS di press conference konser orkestra The Beatles & Queen di Jakarta, Jumat (9/10/2026) (IDN Times/Juan Dwi)
Menurut Addie, mengaransemen lagu The Beatles dan Queen untuk konser orkestra membutuhkan pertimbangan yang berbeda bila dibandingkan saat menggarap lagu untuk penyanyi tertentu. Pasalnya, karya kedua band tersebut sudah menjadi milik banyak orang, sehingga perlu menjaga karakter asli lagu yang sudah dikenal luas pendengarnya.
"Paling penting malah menurut saya, karena ini konser untuk umum, orang beli tiket sampai tiket war segala macam. Kita harus pertimbangkan, berikan yang terbaik. Artinya, jangan sampai kehilangan nyawa aslinya gitu, karakter aslinya. Jangan sampai hilang demi ego. Nah, itu tantangan yang terbesar adalah balancing antara ego kami, sesama seniman, dan juga saya harus memikirkan kepuasan penonton," kata Addie.
Untuk konser kali ini, Addie juga melakukan penambahan jumlah personel orkestra dari yang semula 47 orang, menjadi 70 orang. Keputusan tersebut diambil setelah ia melihat respons terhadap video-video penampilan sebelumnya.
"Terus terang, begitu saya lihat viralnya video-video kemarin, ada 'Pamer Bojo', 'When You Wish Upon a Star', macam-macam, yang mana kita formatnya lebih penuh, ya akhirnya kita tambah jadi 70 orang," ungkapnya.
Konser "Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen" bakal digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Minggu, 1 November 2026 dengan dimeriahkan penampilan Sandhy Sondoro dan Marcello Tahitoe (Ello). Seluruh tiket konser telah sold out dalam waktu kurang dari satu jam sejak penjualan resmi dibuka.