Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Tipe Pembunuh Berantai dalam Anime, Ngeri!

Yoshikage Kira
Yoshikage Kira (dok. David Production/JoJo's Bizarre Adventure)
Intinya sih...
  • Pembunuh berantai dalam anime punya motif yang beragam, tidak selalu sekadar ingin membunuh.
  • Setiap tipe lahir dari latar belakang berbeda, seperti ideologi, trauma, atau kepuasan pribadi.
  • Perbedaan motif inilah yang membuat mereka sama-sama mengerikan dengan cara masing-masing.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam anime, tidak selamanya penjahat ditampilkan sebagai monster kuat yang ingin menguasai dunia. Kadang, anime juga menampilkan penjahat yang suka membunuh orang lain. Kejahatan mereka bukan ingin menguasai dunia, melainkan pembunuhan berantai pada orang-orang tidak bersalah.

Meski mereka melakukan satu kejahatan yang sama, semua pembunuh berantai tidak bisa disamakan. Setiap pembunuh berantai selalu memiliki motif, metode, dan target yang berbeda. Nah, pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas sembilan tipe pembunuh berantai dalam anime. Yuk, simak ulasan berikut!

1. God complex serial killer

Light mendapatkan kembali ingatannya.
Light mendapatkan kembali ingatannya. (dok. MADHOUSE/Death Note)

God complex serial killer cenderung menganggap dirinya sebagai Tuhan yang tidak pernah salah. Mereka selalu berperan sebagai hakim yang bisa menentukan siapa yang layak untuk hidup dan mati. Meski biasanya hanya ingin membersihkan dunia dari kejahatan, mereka juga tidak pernah ragu untuk membunuh siapa saja yang berani menentang.

Light Yagami dari Death Note jadi contoh terbesar dari karakter god complex serial killer. Light selalu menganggap bahwa dirinya adalah Tuhan yang akan menyelamatkan dunia dari kejahatan. Namun, Light tidak sadar bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar pembunuh berantai.

2. Antihero serial killer

Stain
Stain (dok. Bones/My Hero Academia)

Secara garis besar, antihero serial killer sebenarnya memiliki tujuan yang baik. Mereka biasanya melakukan pembunuhan berantai untuk tujuan yang mulia, seperti melindungi semua orang. Karena itu, antihero serial killer hanya membunuh orang-orang yang menurut mereka "jahat".

Karakter antihero serial killer yang mungkin bisa jadi contoh adalah Stain dari My Hero Academia. Stain menjadi pembunuh berantai karena dirinya menganggap bahwa sekarang banyak pahlawan palsu yang menjadi pahlawan hanya untuk uang dan ketenaran. Karena itu, Stain hanya membunuh para pahlawan yang menurutnya palsu sehingga dirinya dikenal sebagai Hero Killer. Terlepas dari tujuannya, apa yang dilakukan oleh Stain tetap tidak bisa dibenarkan.

3. Pleasure killer

Hisoka Morow
Hisoka Morow (dok. MADHOUSE/Hunter x Hunter)

Pleasure killer bisa dibilang kebalikan dari antihero serial killer. Mereka pada dasarnya tidak memiliki alasan untuk membunuh orang lain. Namun, mereka tetap menjadi pembunuh berantai karena menganggap bahwa membunuh seseorang merupakan sesuatu yang menyenangkan.

Contoh terbesar dari pleasure killer adalah Hisoka Morow dari Hunter x Hunter. Hisoka sama sekali tidak memiliki alasan untuk menjadi seorang pembunuh berantai. Namun, dirinya tetap membunuh orang-orang tidak bersalah hanya untuk bersenang-senang.

4. Ideological serial killer

Sakazuki
Sakazuki (dok. Toei Animation/One Piece)

Ideological serial killer biasanya memiliki ideologi yang sangat mereka pegang kukuh. Mereka biasanya menempatkan ideologi mereka di atas segalanya. Selama itu dilakukan untuk menjunjung ideologi mereka, karakter ini bisa membenarkan semua bentuk pembunuhan.

Contoh terbesarnya mungkin Sakazuki dari One Piece. Sakazuki adalah seorang radikal yang sangat terobsesi pada Keadilan Mutlak. Sakazuki tidak pernah merasa bersalah atas orang-orang yang sudah ia bunuh karena dirinya merasa melakukannya atas dasar keadilan.

5. Revenger serial killer

Scar
Scar (dok. Bones/Fullmetal Alchemist: Brotherhood)

Revenger serial killer biasanya memiliki latar belakang yang tragis. Pasalnya, mereka menjadi pembunuh berantai untuk balas dendam. Biasanya, revenger serial killer membunuh orang-orang yang mereka rasa bertanggung jawab atas latar belakang tragis mereka.

Contoh terbesarnya adalah Scar dari Fullmetal Alchemist. Scar kehilangan keluarganya dalam Perang Saudara Ishval. Itu sebabnya, Scar balas dendam dengan membunuh para Alkemis Negara Amestris.

6. Rebel serial killer

Shogo Makishima
Shogo Makishima (dok. Production I.G/Psycho-Pass)

Rebel serial killer adalah pembunuh berantai yang lahir dari sistem yang bobrok. Mereka melakukan pembunuhan berantai sebagai bentuk pemberontakan terhadap pemerintah. Biasanya, mereka hanya memburu pemerintah yang dianggap bobrok. Namun, tak jarang, mereka juga menargetkan warga sipil hanya untuk memperlihatkan betapa bobroknya negara mereka.

Contoh yang paling jelas adalah Shogo Makishima dari Psycho-Pass. Makishima melakukan pembunuhan berantai hanya untuk memperlihatkan betapa cacatnya Sistem Sybil. Makishima ingin mengembalikan Jepang dengan sistem hukum yang diatur oleh manusia, bukan robot yang cacat.

7. Trauma driven serial killer

Johan Liebert
Johan Liebert (dok. MADHOUSE/Monster)

Kadang, trauma bisa menciptakan monster yang mengerikan. Karakter trauma driven serial killer biasanya memiliki masa kecil yang traumatis sehingga akhirnya mengubah mereka menjadi monster. Kebanyakan karakter ini dulunya tidak pernah diperlakukan sebagai manusia dan menjalani hidup yang penuh dengan kekerasan.

Johan Liebert dari Monster mungkin adalah contoh paling jelas dari tipe pembunuh berantai yang satu ini. Saat kecil, Johan pernah menjadi subjek eksperimen dan hidupnya penuh dengan kekerasan. Hingga dewasa, Johan mengalami krisis eksistensial yang akhirnya mengubahnya menjadi pembunuh berantai berdarah dingin.

8. Methodical serial killer

Gaku Yashiro
Gaku Yashiro (dok. Crunchyroll/Erased)

Methodical serial killer merupakan pembunuh berantai yang sangat rapi. Biasanya, mereka tidak membunuh korbannya secara impulsif. Tipe pembunuh berantai ini hanya akan membunuh korbannya setelah melalui perencanaan yang sempurna.

Contoh yang paling menggambarkan methodical serial killer mungkin Gaku Yashiro dari Erased. Yashiro selalu memiliki pola yang sama dalam setiap pembunuhannya. Namun, dirinya sulit ditemukan karena Yashiro sangat rapi dan selalu menghapus jejak pembunuhannya. Terlebih, Yashiro juga sangat andal dalam berbaur sehingga tidak akan ada orang yang menyangka bahwa dirinya adalah seorang pembunuh berantai.

9. Compulsive serial killer

Yoshikage Kira dan tangan korbannya.
Yoshikage Kira dan tangan korbannya. (dok. David Production/JoJo's Bizarre Adventure: Diamond is Unbreakable)

Compulsive serial killer biasanya memiliki kelainan mental. Tipe pembunuh berantai ini memiliki ketertarikan terhadap suatu hal yang tidak wajar. Mereka kemudian menjadi pembunuh berantai untuk memuaskan hasrat mereka secara diam-diam.

Contoh karakter compulsive serial killer mungkin Yoshikage Kira dari JoJo's Bizarre Adventure. Kira menjadi pembunuh berantai karena dirinya memiliki ketertarikan yang aneh terhadap tangan perempuan. Kira membunuh korbannya hanya untuk mengambil tangan mereka. Ketika tangan korbannya mulai membusuk, Kira akan membuang tangan tersebut dan mencari korban baru.

Entah itu Light Yagami atau Yoshikage Kira, setiap pembunuh berantai tetap melakukan satu kejahatan yang sama: membunuh orang tidak bersalah. Meski begitu, semua pembunuh berantai tidak bisa disamakan karena mereka memiliki motif dan tujuan yang berbeda. Jadi, bagaimana menurutmu? Dari sembilan tipe pembunuh berantai di atas, tipe mana yang menurutmu paling mengerikan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Hype

See More

8 Meme SpongeBob tentang Buku, Sering Gak Konsen!

04 Jan 2026, 05:44 WIBHype