Apa Itu Speed Curse, Kutukan IShowSpeed di Piala Dunia 2026?

- IShowSpeed jadi sorotan di Piala Dunia 2026 karena disebut membawa 'Speed Curse', kutukan yang membuat tim berjersey yang ia kenakan sering kalah.
- Beberapa tim seperti Senegal, Austria, Pantai Gading, Brasil, hingga Portugal tercatat kalah saat Speed hadir di stadion dengan mengenakan jersey mereka.
- Upaya Speed memanfaatkan kutukannya untuk menjatuhkan Argentina gagal total karena justru Argentina menang besar atas Swiss dan melaju ke semifinal.
Piala Dunia 2026 menyajikan berbagai kejadian menarik selama penyelenggaraannya. Salah satu kreator konten kondang asal Amerika Serikat, yaitu IShowSpeed, rutin menghadiri berbagai pertandingan Piala Dunia 2026 ini. Gak cuma saat pertandingan Portugal yang timnya ia jagokan saja, Speed juga terlihat hadir di tribun untuk nonton pertandingan Argentina yang merupakan salah satu tim paling dibencinya.
Selama kehadiran Speed di berbagai pertandingan Piala Dunia, ada satu kebiasaannya yang di-notice oleh warganet. Kebiasaan yang dilakukan oleh Speed di stadion ini diklaim bisa jadi penanda buruk bagi tim yang ada di pihaknya atau yang ia dukung. Hingga akhirnya muncul istilah Speed Curse, Speed dianggap bawa kutukan karena kebiasaannya itu. Bagaimana itu bisa terjadi?
1. Timnas yang jerseynya dipakai Speed hampir selalu alami kekalahan

Speed pertama kali terlihat menonton Piala Dunia 2026 pada 14 Juni di pertandingan antara Brasil melawan Maroko. Saat itu, YouTuber dengan 57 juta subscribers tersebut menonton dengan jersey Real Madrid. Pada beberapa pertandingan berikutnya, pemilik nama asli Darren Watkins Jr. ini mulai menunjukkan dukungan terhadap negara-negara tertentu di pertandingan itu dengan mengenakan jerseynya.
Warganet mulai menyadari, Speed punya 'kutukan' kalau pakai jersey negara yang ia dukung. Berawal dari saat ia pakai jersey Senegal yang kalah saat melawan Prancis di babak grup dan kutukannya berlanjut untuk beberapa pertandingan selanjutnya.
2. Beberapa pertandingan yang terkena Speed Curse

Istilah Speed Curse gak akan diberikan untuk sang YouTuber kalau terjadinya hanya sekali. Masalahnya, peristiwa itu terjadi beberapa kali dan pernah berurutan juga. Setelah Senegal yang jadi salah satu korban kutukan pertama, Speed Curse kembali terjadi ketika Speed memakai jersey Austria di pertandingan melawan Argentina. Austria di laga itu kalah 0-2 nyaris gagal ke babak 32 besar.
Kutukan kembali terjadi saat ia mendukung Pantai Gading di pertandingan melawan Norwegia. Gol Haaland di menit terakhir memulangkan Pantai Gading dari Piala Dunia 2026. Kutukan ini nyaris terpatahkan ketika Speed menghadiri pertandingan Argentina melawan Cape Verde dan ia terlihat memakai jersey Cape Verde. Sayangnya, timnas paling fenomenal di Piala Dunia 2026 ini juga harus tersingkir setelah menunjukkan perlawanan kuat.
Klub sebesar Brasil bahkan gak bisa lolos dari Speed Curse. Di atas kertas unggul atas Norwegia, tim Samba juga harus angkat koper dan kebetulan memang Speed nonton langsung dan memakai jersey Brasil pada saat itu. Puncaknya adalah ketika ia harus menangis saat klub jagoannya Portugal kalah tipis dari Spanyol di babak 16 besar. Kamu juga bisa tebak kalau Speed pasti pakai jersey Portugal saat itu.
3. Speed gagal singkirkan Argentina dengan memakai Speed Curse

Kutukannya jadi perbincangan di media sosial, Speed mencoba untuk memanfaatkan itu supaya bisa menyingkirkan tim paling tidak disukainya yaitu Argentina. Saat perempat final, Speed menonton match Argentina melawan Swiss dengan mamakai jersey timnasnya Lionel Messi. Tapi sayangnya, kutukan itu justru patah di tangannya sendiri. Argentina justru menang 3-1 di pertandingan itu.
Speed Curse ini gak cuma banyak dibicarakan oleh warganet, tapi juga mantan pemain timnas Argentina, Maxi Lopez, ikut berkomentar. Jelang semifinal melawan Inggris, Maxi dengan bercanda melarang Speed muncul di stadion pakai jersey Argentina saat pertandingan itu berlangsung.
"Speed, kamu adalah seorang villain. Jangan pernah muncul lagi," kata Maxi Lopez, seperti dilansir TalkSport pada Selasa (14/7/2026).
Selain Argentina, Brasil sebenarnya sempat terhindar dari Speed Curse ketika berhadapan dengan Jepang di babak 32 besar. Ditonton langsung oleh Speed yang berjersey Brasil, Neymar dan kawan-kawan tetap bisa menang lawan Jepang kala itu.




















