Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Benarkah AC Inverter Lebih Mudah Rusak? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Benarkah AC Inverter Lebih Mudah Rusak? (dok. Istimewa)
  • Pemerintah mendorong efisiensi energi rumah tangga, termasuk penggunaan AC inverter yang terbukti lebih hemat listrik hingga 50% dibandingkan AC standar.
  • Ketahanan AC inverter sangat bergantung pada instalasi dan perawatan rutin oleh teknisi tersertifikasi agar performanya tetap optimal dan tidak mudah rusak.
  • DAIKIN menghadirkan seri ALPHA dan Beta Inverter dengan fitur hemat energi, perlindungan komponen dari korosi, serta promosi 30 Hari Bebas Worry untuk pembelian baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dorongan penggunaan perangkat hemat energi semakin menguat dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Indonesia secara aktif mengampanyekan efisiensi listrik rumah tangga sebagai bagian dari upaya pengurangan emisi dan penghematan energi nasional. 

Salah satu perangkat yang menjadi sorotan adalah air conditioner (AC). Dengan durasi pemakaian rata-rata hingga delapan jam per hari, AC menjadi salah satu perangkat rumah tangga dengan konsumsi listrik terbesar.

Produsen pun sebenarnya telah memiliki solusinya dengan menghadirkan AC inverter. Dalam berbagai pengujian, teknologi AC inverter yang mengubah cara kerja kompresor ini terbukti lebih hemat energi hingga 50% dibandingkan dengan AC standar. 

Namun di tengah meningkatnya adopsi AC inverter, masih kerap muncul pertanyaan masyarakat: benarkah AC inverter lebih mudah rusak dibandingkan AC non-inverter?

Padahal bila ditelusuri lebih jauh, anggapan tersebut tidak berkaitan dengan teknologi inverter. Berikut beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk memastikan AC Inverter lebih tahan lama.

1. Tahap instalasi jadi kunci

Simulasi Teknisi Instal AC (dok. Istimewa)

Berbeda dengan perangkat elektronik rumah tangga lainnya yang bakal siap digunakan begitu tersambung dengan sumber listrik, AC membutuhkan perhatian sejak dari tahap instalasi. Ini terkait karena terdiri dari dua unit yaitu unit indoor dan outdoor

Dengan sistem elektronik lebih rumit, pemasangan mesti dilakukan sesuai standar. Terutama pada sistem grounding dan instalasi listrik. 

Gak hanya soal perkabelan, pengaturan pipa yang mengalirkan suhu dingin dari kompresor ke unit indoor mesti menjadi perhatian. Diantaranya, batas jarak antara indoor dan outdoor AC yang mesti sesuai rekomendasi pabrikan. 

Penempatan terlalu dekat, akan menyebabkan sirkulasi refrigerant terganggu. Sementara posisi yang terlalu berjauhan, dapat menurunkan efisiensi pendinginan dan pemborosan listrik. 

Untuk memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur, pastikan teknisi yang melakukan instalasi memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik. Kamu bisa melakukannya dengan menghubungi layanan pengguna dari produsen.

Pasalnya, kurangnya perhatian pada hal inilah yang kerap menimbulkan anggapan bahwa proses pendinginan AC inverter lebih lama dan tidak hemat listrik. 


2. Lakukan perawatan rutin

Simulasi Teknisi Membersihkan AC (dok. Istimewa)

Setelah AC terpasang, faktor perawatan pun mesti menjadi perhatian untuk menjaga efisiensi dan performa AC. Dengan kerja membuat sirkulasi udara dalam ruang, performa AC rentan dari berbagai partikel debu dan kelembapan. Menumpuk pada unit AC, memicu kondensasi yang pada akhirnya beresiko merusak komponen. 

Idealnya, pembersihan AC mesti dilakukan minimal sekali dalam rentang waktu tiga bulan. Perawatan mandiri dapat dilakukan untuk pembersihan beberapa bagian, seperti pre filter yang menjadi penghadang debu dan partikel berukuran lebih besar lainnya. 

Namun, seperti pula pada tahapan instalasi, untuk perawatan lebih menyeluruh, kamu akan membutuhkan teknisi yang tersertifikasi. Ini untuk memastikan AC kamu berada di tangan yang benar. 

Penggunaan jasa teknisi resmi dan tersertifikasi memberikan kepastian pada layanan penggunaan. Bila terjadi gangguan setelah pemasangan, konsumen memiliki jalur pengaduan yang jelas dan terdokumentasi.

Dengan menaruh perhatian pada setiap tahapan instalasi dan perawatan serta memastikan semuanya berada di bawah penanganan teknisi resmi dan tersertifikasi, kamu gak perlu lagi khawatir menggunakan AC inverter. 

Hal ini sekaligus membuat anggapan bahwa AC inverter lebih mudah rusak hanyalah sebuah mitos. Justru sebaliknya, teknologi ini memberikan manfaat nyata berupa kenyamanan yang lebih baik serta penghematan pada tagihan listrik bulanan.

Bagi kamu yang sudah siap beralih ke AC inverter, AC DAIKIN Nusantara Prestige dapat dipertimbangkan. AC DAIKIN ALPHA Inverter dan DAIKIN Beta Inverter menjadi dua model pilihannya. 

Untuk kemampuan hemat listrik, keduanya telah memiliki Tanda Hemat Energi dengan tingkatan bintang 4 dan 5 sesuai ketetapan Sertifikat Hemat Energi dari pemerintah Indonesia yang mesti ditempelkan pada bodi AC. Semakin tinggi jumlah bintang, dengan batas paling atas 5 bintang, semakin hemat pula konsumsi listriknya.

Bahkan mengenai kemampuan penghematan ini, keduanya memiliki fitur Low Watt Mode. Dengan mengaktifkannya melalui remote control, kedua AC DAIKIN single split ini dapat beroperasi hanya dengan 50% kebutuhan daya listrik tanpa kehilangan kenyamanan. 

3. Soal ketahanan performa yang lebih tinggi

AC Inverter DAIKIN (dok. Istimewa)

Soal ketahanan performa pun, menjadi tawaran yang susah dilewatkan. Pasalnya, kedua AC DAIKIN terbaru ini sudah menerapkan pelapisan khusus untuk melindungi evaporator dan kondensor. Perlakuan ini membuat kedua komponen utama AC ini punya ketahanan lebih tinggi terhadap debu, kelembapan, endapan garam, hingga cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan korosi.

Kedua AC ini pun punya ketahanan lebih tinggi saat berhadapan dengan lonjakan atau penurunan kejut arus listrik. Alih-alih langsung merusak PCB yang menjadi bagian utama kelistrikan sebuah AC, teknologi Super PCB pada kedua AC DAIKIN ini membuatnya mampu memproteksi AC agar dapat beroperasi tanpa gangguan. 

Bahkan untuk kamu yang menaruh perhatian ekstra pada kebersihan udara, AC ALPHA Inverter DAIKIN memiliki fitur berlapis untuk melakukan penyaringan hingga mengeliminasi berbagai partikel merugikan kesehatan yang melayang bersama sirkulasi udara dalam ruang tempatnya terpasang. Hal ini berkat kerja kolaborasi Gin-Ion filter dalam memerangkap berbagai partikel tadi dengan teknologi STREAMER dari DAIKIN yang kemudian bekerja mengeliminasi hingga berbagai virus dan bakteri.   

Beralihlah ke AC DAIKIN inverter sekarang. Apalagi saat ini DAIKIN memiliki program promosi 30 Hari Bebas Worry. Promosi ini memberikan penawaran penggantian jika terjadi kerusakan sparepart pada unit indoor atau pun outdoor AC DAIKIN Nusantara Prestige yang kamu beli, terhitung 30 hari sejak tanggal pembelian. Penawaran ini melengkapi garansi AC Nusantara Prestige DAIKIN yang mencakup masa 5 tahun untuk kerusakan kompresor dan 3 tahun untuk biaya jasa dan spare part.

Kedua model AC single split DAIKIN ini telah tersedia di berbagai jaringan toko elektronik di seluruh Indonesia maupun platform penjualan daring. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi DAIKIN. (WEB/TAMA)

Editorial Team