Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Jean Grey Akan Jadi Pacar Peter Parker di MCU?

Apakah Jean Grey Akan Jadi Pacar Peter Parker di MCU?
Jean Grey dan Peter Parker dalam Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)
Share Article

Artikel ini mengandung spoiler bagi yang belum menonton Spider-Man: Brand New Day!

Setelah berbulan-bulan diwarnai berbagai teori, Spider-Man: Brand New Day (2026) akhirnya membuktikan salah satu prediksi terbesar para fans. Sadie Sink, bintang serial Stranger Things (2016—2025), ternyata benar-benar memerankan Jean Grey, salah satu anggota X-Men paling ikonik yang santer dirumorkan muncul di Marvel Cinematic Universe (MCU). Mutan berkekuatan telekinesis dan telepati ini bahkan menjadi antagonis utama yang harus dihadapi Peter Parker alias Spider-Man (Tom Holland).

Meski sempat diperlihatkan sebagai musuh, banyak fans ikut hanyut ketika Peter berinteraksi dengan Jean menjelang akhir film. Bahkan, tak sedikit yang menilai keduanya lebih serasi dibandingkan dengan Peter dan Michelle "MJ" Jones (Zendaya). Apalagi, momen ketika Jean berkata, "I have no one", lalu dijawab Peter dengan, "You have me", yang sukses bikin penonton baper.

Lantas, apakah Marvel Studios memang sedang menyiapkan Peter dan Jean sebagai pasangan baru di MCU? Mari kita bedah!

1. Komik tidak pernah memasangkan Peter dan Jean sebagai pacar

Jean Grey mencium pipi Spider-Man
Jean Grey mencium pipi Spider-Man (dok. Marvel Comics/The Spectacular Spider-Man)

Kabar yang kurang mengenakkan bagi para shipper Peter Parker-Jean Grey, nih. Pasalnya, dalam berbagai komik Marvel, Peter alias Spider-Man tidak pernah diceritakan menjalin hubungan asmara dengan mutan level Omega dari X-Men tersebut. Hubungan mereka kerap digambarkan sebagai rekan sesama superhero yang saling menghormati ketimbang sepasarng kekasih.

Peter pertama kali bertemu Jean dalam komik Marvel Team-Up #4 (1972) ketika para anggota X-Men mengira Spider-Man sebagai pelaku penculikan rekan lama Charles Xavier alias Professor X. Menyadari kalau mereka salah paham, para X-Men pun bergegas memburu Morbius yang ternyata berada di balik penculikan ini. Cerita kemudian ditutup dengan Peter mencium bibir Jean sebagai ungkapan terima kasih, meski tidak dimaksudkan sebagai bentuk hubungan romantis antara keduanya.

Peter kembali bertemu dengan para X-Men dalam The Spectacular Spider-Man #199 (1993) untuk bekerja sama menghadapi Anthony Power alias Professor Power, ilmuwan sekaligus pebisnis yang mengandalkan teknologi dan kecerdasannya demi melancarkan aksi kriminal. Setelah berhasil mengalahkannya, Jean mencium pipi Peter sambil berkata, "You're a good man. And a good friend", yang dapat diterjemahkan sebagai, "Kamu pria yang baik. Dan teman yang baik." Meski sekilas terlihat mesra, adegan ciuman ini umumnya dianggap hanya sebagai bentuk penghormatan dari Jean kepada Peter sebagai rekan perjuangan, bukan ungkapan cinta.

2. Peter dan Jean sudah memiliki pasangannya masing-masing

Jean Grey dan Scott Summers
Jean Grey dan Scott Summers (dok. Marvel Studios/X-Men '97)

Lantas, kenapa Peter Parker dan Jean Grey tidak pernah ditunjukkan berpacaran dalam komik Marvel? Jawabannya cukup sederhana, yaitu karena mereka sudah memiliki pasangan masing-masing. Bahkan, Peter dan Jean juga dikenal dengan kisah asmara yang paling rumit di semesta Marvel.

Sebagai salah satu anggota generasi pertama X-Men, Jean identik dengan hubungan asmaranya dengan Scott Summers alias Cyclops. Hubungan mereka juga diwarnai cinta segitiga karena Logan alias Wolverine yang diam-diam juga menaruh perasaan terhadap Jean. Dalam berbagai semesta alternatif, Jean dan Scott bahkan dikaruniai seorang putri bernama Rachel Summers yang mewarisi kekuatan telepati dan telekinesis dari sang ibu.

Peter, di sisi lain, diceritakan menjalin hubungan asmara dengan Mary "MJ" Jane Watson, Gwen Stacy, dan Felicia Hardy alias Black Cat. Ironisnya, meski berkali-kali menemukan cinta, Peter hampir tidak pernah memperoleh akhir yang bahagia. Salah satu peristiwa paling ikonik sekaligus kontroversial terjadi dalam peristiwa One More Day (2007) ketika Peter dan MJ rela mengorbankan pernikahan mereka melalui perjanjian dengan Mephisto demi menyelamatkan nyawa Bibi May.

3. Kesamaan luka membuat Peter dan Jean cocok jadi couple baru di MCU

Spider-Man: Brand New Day
Spider-Man: Brand New Day (dok. Marvel Studios/Spider-Man: Brand New Day)

Banyak fans merasa chemistry antara Peter Parker dan Jean Grey terasa begitu kuat dalam Spider-Man: Brand New Day. Usut punya usut, keduanya dibayangi nasib tragis yang membentuk perjalanan hidup mereka. Peter dan Jean sama-sama harus menghadapi kehilangan orang terdekat yang mereka sayangi.

Peter, misalnya, harus menjalani hidup seorang diri sebagai superhero pelindung New York setelah dunia melupakan identitasnya pada akhir Spider-Man: No Way Home (2021). Sementara itu, Jean telah dihantui duka atas kematian kakaknya, Sara Grey (Olivia Booth-Ford), yang menjadi korban eksperimen organisasi Damage Control.

Sama-sama kehilangan orang yang mereka cintai, banyak fans menilai Jean sebagai sosok yang pantas menjadi pacar baru Peter, terlebih MJ, hingga Spider-Man: Brand New Day masih belum mengingat Peter maupun hubungan mereka pada masa lalu.

4. MCU bisa saja mengubah hubungan Peter dan Jean dari komiknya

Peter mencium Jean
Peter mencium Jean (dok. Marvel Comics/Marvel Team-Up)

Peter Parker dan Jean Grey memang tidak lebih dari teman. Namun, bukan tidak mungkin Marvel Studios merombak dinamika keduanya secara drastis di MCU. Hal ini pernah terjadi pada Bruce Banner dan Natasha Romanoff yang saling menaruh perasaan dalam film Avengers: Age of Ultron (2015), meski di komiknya mereka sama sekali tidak memiliki riwayat sebagai kekasih.

Dengan kata lain, masih ada peluang bagi Marvel Studios untuk mengembangkan hubungan Peter dan Jean dari teman menjadi sepasang kekasih yang sama-sama ditempa oleh rasa kehilangan. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi para shipper Peter-Jean, sih. Apalagi, sebagai duo superhero, mereka dapat saling mendukung dan bekerja sama menghadapi ancaman besar.

5. Jean bisa menjadi penghubung Peter dengan tim X-Men di MCU

X-Men
X-Men (dok. 20th Century Fox/X-Men: Days of Future Past)

Kalaupun Peter Parker dan Jean Grey tidak ditakdirkan menjadi pasangan di MCU, bukan berarti hubungan mereka akan berakhir begitu saja setelah Spider-Man: Brand New Day. Spekulasi ini muncul setelah Jean diperlihatkan meninggalkan New York usai insiden yang melibatkannya dengan Damage Control. Melihat adegan tersebut, besar kemungkinan ini menjadi isyarat kemunculan generasi baru X-Men di MCU yang berbeda dengan yang akan tampil dalam Avengers: Doomsday (2026).

Usut punya usut, Marvel Studios belakangan tengah menyiapkan proyek reboot X-Men dengan jajaran aktor dan aktris muda. Belum lama ini, Deadline melaporkan bahwa Samara Weaving, aktris di balik film Ready or Not (2019) dan Scream VI (2023), telah digaet untuk memerankan Emma Frost, mutan berkekuatan telepati yang mampu mengubah tubuhnya menjadi berlian. Jika Jean benar-benar menjadi bagian dari generasi baru X-Men, dia bisa menjadi jembatan kolaborasi Peter sebagai Spider-Man dengan tim mutan ikonik sebagaimana sering diperlihatkan dalam cerita komik Marvel.

Spider-Man: Brand New Day secara tidak langsung telah membuka perdebatan panas mengenai jodoh Peter Parker di MCU. Menurutmu, apakah Peter memang cocok menjalin hubungan asmara dengan Jean Grey? Atau lebih baik balikan dengan MJ, pacar yang sudah menemani perjalanannya sebagai superhero laba-laba?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More