11 Kronologi Pengusiran Mi Jeong dari Kampung Halamannya di The Witch

Kenyataan pahit harus dirasakan oleh Park Mi Jeong (Roh Jeong Eui) dalam drama Korea The Witch. Setelah disebut penyihir karena dianggap penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa banyak anak laki-laki yang menyukainya, ia pun diusir dari rumah dan kampung halamannya. Tanpa pilihan, Mi Jeong harus menghadapi takdir yang kejam.
Karena ayahnya meninggal setelah menyelamatkannya dari gigitan ular, Mi Jeong terpaksa pergi sendirian ke Seoul—kota asing tanpa kerabat atau tempat tinggal. Beban masa lalunya terus menghantuinya, sementara ia harus mencari cara untuk bertahan. Lantas, bagaimana awal mula Mi Jeong diusir dari kampung halamannya tersebut? Simak kronologi lengkapnya berikut ini!
1. Tak hanya di sekolah, rumor negatif tentang Mi Jeong pun dengan cepat menyebar di kampungnya

2. Untuk menghentikan rumor itu, ayah Mi Jeong sering bertengkar dengan warga. Hubungan yang memburuk pun membuatnya kesulitan bertani

3. O Mi Suk, ibu Dong Jin, menyaksikan perkelahian ayah Mi Jeong hingga para warga menceritakan rumor itu dan memperingatkannya karena putranya satu sekolah dengan Mi Jeong

4. Situasi semakin keruh, ditambah dengan kabar ayah Mi Jeong yang meninggal karena ular yang juga dianggap karena 'kutukan' Mi Jeong

5. Awalnya, Mi Suk tak terlalu terpengaruh, tetapi ketakutan mulai muncul saat ia menemukan foto Mi Jeong di laci putranya

6. Dengan berbagai alasan dan ketakutannya akan keselamatan putranya, akhirnya Mi Suk dan warga pun sepakat mengusir Mi Jeong dari kampung

7. Meski telah mengusirnya, namun sebenarnya Mi Suk merasa tak tega. Dia pun akhirnya memberi tumpangan pada Mi Jeong yang saat itu hendak pergi ke Seoul di tengah malam

8. Beberapa waktu kemudian, Mi Suk menyesal dan memutuskan membeli rumah Mi Jeong yang tak kunjung laku

9. Saat proses jual beli, Mi Suk berniat meminta maaf dan mengajak Mi Jeong kembali ke kampung. Namun, gadis itu tidak kunjung muncul

10. Mi Suk merasa menyesal karena telah memperlakukan buruk Mi Jeong, padahal menurutnya dia hanya anak kecil yang tak jauh berbeda dengan putranya

11. Setelah sekian lama hidup dalam penyesalan, sebelum akhirnya meninggal Mi Suk sempat menyampaikan permintaan maafnya melalui putranya, Dong Jin

Pengusiran Mi Jeong meninggalkan penyesalan yang mendalam bagi Mi Suk. Kesalahpahaman dan ketakutan membuat warga bertindak tanpa berpikir panjang. Namun, semuanya sudah terlambat, dan hingga Mi Suk meninggal, Mi Jeong tak pernah kembali. Kisah ini menjadi pengingat bahwa prasangka bisa membawa konsekuensi yang tak terduga.