Drakor Four Hands, Two Sonatas (2026) menceritakan kisah Kang Pi O (Song Kang) yang gak pernah divalidasi usahanya oleh keluarga hingga bertemu dengan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) yang punya bakat sejak lahir. Keduanya bersahabat sejak kecil namun harus berpisah setelah Choi Jeong Yo gak menekuni piano lagi. Keduanya kembali bertemu setelah Choi Jeong Yo mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di sebuah SMA seni elit tempat Kang Pi O belajar.
Kisah keduanya gak berjalan mulus karena adanya ambisi dan mimpi di antara keduanya. Kondisi ini membuat penonton berusaha menebak akhir cerita keduanya yang dianggap akan saling menghancurkan. Pada akhirnya, penulis mengemukakan beberapa analogi yang cukup setara dengan kisah drakor ini. Lalu, apa saja analogi kisah Pi O dan Jeong Yo?
