Drama Korea Four Hands, Two Sonatas tidak hanya menghadirkan persaingan antara para siswa berbakat di SMA Seni Korea, tetapi juga memperlihatkan perjuangan Kang Pi O untuk mendapatkan pengakuan dari Kang Seung Yoon, kakeknya sendiri. Di balik kemampuannya memainkan piano dan berbagai penghargaan yang berhasil diraih, Kang Pi O ternyata menyimpan tekanan yang tidak diketahui banyak orang. Ia terus berlatih tanpa mengenal lelah karena merasa pencapaiannya belum cukup untuk membuat sang kakek mengakui keberadaannya.
Ambisi Kang Pi O untuk menjadi pianis hebat bahkan membuatnya mengabaikan kondisi dirinya sendiri. Ia tidak pernah benar-benar merasa puas meskipun sudah meraih banyak kemenangan, sementara statusnya sebagai cucu Kang Seung Yoon justru membuatnya menerima perlakuan berbeda dari orang-orang di sekitarnya. Berikut tiga fakta mengejutkan Kang Pi O di Four Hands, Two Sonatas yang bikin miris.
