Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Fakta Cerita Karangan Lee Kang di Notes from the Last Row

3 Fakta Cerita Karangan Lee Kang di Notes from the Last Row
Choi Hyun Wook di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)
Intinya Sih
  • Drama Notes from the Last Row bikin heboh karena plot twist-nya, di mana penonton ikut termanipulasi oleh cerita karangan Lee Kang yang mencampur fakta dan fiksi.
  • Tiga detail nyata terungkap: ayah Kim Se Yun benar Kim Su Hun, Lee Kang pernah ke rumah Kim Se Yun, dan pertemuan pertama mereka di kelas sastra memang terjadi.
  • Kekuatan manipulasi Lee Kang terletak pada kemampuannya mengaburkan batas antara kenyataan dan kebohongan, membuat esainya terasa sangat meyakinkan bagi Profesor Heo Mun Oh maupun penonton.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Belakangan ini, pembahasan seputar drakor Notes from the Last Row sukses wara-wiri di berbagai platform media sosial. Rata-rata netizen dibuat takjub sekaligus pusing dengan rentetan plot twist yang disuguhkan sepanjang cerita. Epiknya, sang tokoh utama, Profesor Heo Mun Oh, bukan satu-satunya pihak yang berhasil dimanipulasi oleh cerita karangan dalam esai Lee Kang, tetapi kita sebagai penonton juga ikut termanipulasi secara berjamaah!

Namun, di tengah kelihaian Lee Kang merajut kebohongan demi mengguncang mental sang profesor, sadarkah kamu bahwa ada beberapa detail yang sebenarnya bukan fiksi? Yuk, bongkar tiga fakta yang terselip di balik esai karangan Lee Kang berikut ini!

1. Sosok ayah Kim Se Yun memang betulan Kim Su Hun

Tiga orang berdiri di luar ruangan dengan ekspresi serius, dua petugas pemadam kebakaran terlihat di latar belakang.
cuplikan drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Pada awalnya, penonton mengira Lee Kang sengaja membohongi Heo Mun Oh dengan mengarang cerita bahwa ayah dari Kim Se Yun adalah Kim Su Hun. Dugaan ini diperkuat karena sejak episode awal, penonton sudah disuguhkan visual yang berbeda mengenai siapa saja anggota keluarga Kim Se Yun. Ketika visual tersebut mendadak diganti dengan sosok keluarga Kim Su Hun, penonton sempat mengira itu hanyalah trik manipulasi psikologis dari Lee Kang.

Lee Kang tahu betul bahwa Heo Mun Oh sangat terobsesi pada kehidupan Kim Su Hun, rival abadi sang profesor dalam hal kepenulisan maupun percintaan, di mana Su Hun berhasil menikahi cinta pertama Heo Mun Oh, Ahn Eun Joo. Namun, secara mengejutkan, potret keluarga yang diceritakan dalam esai Lee Kang itu memang benar adanya. Kim Se Yun memang anak dari Kim Su Hun.

2. Lee Kang memang pernah menginjakkan kaki di rumah Kim Se Yun

Dua pria muda berjalan bersama di luar ruangan, salah satunya mengenakan hoodie merah dan yang lain memakai jaket abu-abu dengan kaus bergaris.
Lee Jin Woo dan Choi Hyun Wook di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Dalam narasi esainya yang emosional, Lee Kang menggambarkan kedekatannya dengan keluarga Kim Se Yun seolah-olah ia diizinkan tinggal di sana layaknya bagian dari keluarga sendiri. Gak sepenuhnya bohong, Lee Kang memang pernah menginjakkan kaki di rumah itu.

Namun, hubungan pertemanan mereka gak sedekat itu. Lee Kang gak diundang secara khusus ke rumah Kim Se Yun, melainkan bersama teman-teman lainnya. Hubungan asli mereka cuma teman biasa yang artinya Lee Kang gak pernah punya hak istimewa untuk tinggal bersama keluarga Kim Se Yun. Detail ini sengaja dibelokkan oleh Lee Kang agar ceritanya terkesan lebih mengena di mata Profesor Heo Mun Oh.

3. Momen pertemuan pertama Lee Kang dan Kim Se Yun di kelas sastra Heo Mun Oh adalah fakta

Seorang pria berambut abu-abu mengenakan setelan jas dan kacamata duduk dengan ekspresi serius di dalam ruangan.
Choi Min Sik di drakor Notes from the Last Row (instagram.com/netflixkr)

Banyak momen kebersamaan manis dan emosional antara Lee Kang dan Kim Se Yun yang sengaja dikarang demi memperkuat plot esainya. Namun, satu hal yang gak bisa diganggu gugat keabsahannya adalah momen pertemuan pertama mereka.

Benar adanya bahwa Lee Kang yang mendekati Kim Se Yun duluan. Ia sengaja berpura-pura mengikuti kelas sastra yang diajar oleh Profesor Heo Mun Oh demi melancarkan misinya. Adegan pertemuan mereka di kelas sastra itu adalah momen yang benar-benar terjadi, bukan sekadar bumbu fiksi.

Ternyata, rahasia di balik kesuksesan manipulasi Lee Kang terletak pada kelihaiannya mengaburkan batasan antara fakta dan fiksi. Dengan menyelipkan fakta-fakta kuat yang dapat divalidasi ke dalam berlapis-lapis kebohongannya, cerita esai Lee Kang bertransformasi menjadi senjata psikologis yang luar biasa meyakinkan. Gimana, apa kamu juga termasuk penonton yang berhasil tertipu oleh Lee Kang? Ayo, ngaku!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More