3 Konflik Kepentingan Para Karakter di Drakor Bloody Flower, Kompleks!

- Lee Woo Gyeom (Tersangka). Lulusan kedokteran yang melakukan penelitian obat dengan cara membunuh 17 orang
- Park Han Jun (Pengacara). Rela menjadi pengacara dari kasus pembunuhan berantai Woo Gyeom demi kesembuhan putrinya
- Cha Yi Yeon (Jaksa). Berambisi menjadi jaksa penuntut untuk kasus Woo Gyeom dan ingin menghukumnya dengan hukuman mati
Drama Korea Bloody Flower mengisahkan kasus pembunuhan berantai Lee Woo Gyeom (Ryeo Un). Ia telah membunuh 17 orang dengan cara yang mengenaskan. Di sisi lain, ia memiliki kemampuan medis menyembuhkan berbagai penyakit yang mustahil disembuhkan.
Jaksa Cha Yi Yeon (Keum Sae Rok) memutuskan terlibat menangani kasus itu. Begitu pula dengan pengacara Park Han Jun (Sung Dong II). Antara tersangka, jaksa, dan pengacara masing-masing menyimpan ambisi terselubung. Apa saja konflik kepentingan yang mengitari mereka?
1. Lee Woo Gyeom (Tersangka)

Lee Woo Gyeom mulanya lulusan terbaik kedokteran. Kecelakaan mobil menyebabkan ia koma selama tiga tahun. Efek pasca koma membuatnya merasakan sakit tak kenal waktu. Dari sanalah ia mulai melakukan penelitian obat untuk menyembuhkan penderitaannya.
Tak puas meneliti dengan tubuh sendiri, Woo Gyeom membunuh 17 orang untuk penelitian. Namun, ia juga menyelamatkan sejumlah orang dari hasil penelitian itu dan menemukan obat untuk penyakit yang tak dapat disembuhkan. Walau jadi tersangka pembunuhan berantai, ia percaya tindakannya dilakukan demi menyelamatkan nyawa manusia lainnya.
2. Park Han Jun (Pengacara)

Park Han Jun memiliki seorang putri, Park Min Seo (Yoon Chae Na) yang mengidap penyakit Batten. Penyakit itu kabarnya tak dapat disembuhkan. Han Jun bahkan sampai ditipu 2 juta dolar oleh seorang investor medis yang menjanjikan obat untuk kesembuhan putrinya.
Demi putrinya, Han Jun rela menjadi pengacara dari kasus pembunuhan berantai Woo Gyeom. Terlebih, setelah mengetahui fakta bahwa pembunuh itu pernah menyembuhkan penyakit Batten. Hal ini membuatnya setuju untuk menjadikan Woo Gyeom sebagai kliennya.
3. Cha Yi Yeon (Jaksa)

Sejak awal, Cha Yi Yeon sangat berambisi menjadi jaksa penuntut untuk kasus Woo Gyeom. Terlebih, Yi Yeon turun langsung menangkap tersangka, menyelidiki bukti, hingga menemukan para mayat dari pembunuhan berantai tersebut. Yi Yeon ingin menghukum Woo Gyeom dengan hukuman mati.
Keteguhan Yi Yeon sebagai jaksa membuat berbagai pihak di sekitarnya heran. Terlebih, Yi Yeon berasal dari keluarga kaya dan dengan hak istimewa. Alih-alih menikmati hal itu, Yi Yeon lebih memilih bersusah payah menyelesaikan kasus pembunuhan berantai.
Para karakter dari Bloody Flower menyimpan ambisi kuat untuk memenangkan tujuan masing-masing. Konflik kepentingan yang muncul di antara mereka amat sengit. Menurutmu, siapa yang nantinya akan berhasil mencapai kepentingan yang ingin mereka raih?


















