4 Hal Relatable dari Kehidupan Pekerja Kreatif di Boyfriend on Demand

Boyfriend on Demand hadir sebagai drakor romcom yang siap bikin penonton senyum-senyum sendiri. Drakor dengan total 10 episode ini mengisahkan tentang Seo Mi Rae (Jisoo Blackpink), seorang produser webtoon yang burnout dengan kehidupannya dan mencari pelarian dengan mencoba kencan di dunia virtual. Dalam perjalanannya mencoba kencan virtual tersebut membuatnya sadar akan banyak hal.
Bahkan, dia bisa menyadari bahwa pada akhirnya realita lebih penting untuk dijalani. Realitas tokoh Seo Mi Rae dalam drakor tersebut seolah relate dengan kehidupan para pekerja, khususnya pekerja kreatif. Mulai dari tekanan yang dialami sampai distraksi yang diinginkan. Lebih lengkapnya, berikut adalah empat hal relatable dari kehidupan pekerja kreatif di Boyfriend on Demand.
1. Adanya tekanan untuk selalu kreatif dan memenuhi deadline

Dunia webtoon yang sangat kental dengan unsur kebaruan membuat Seo Mi Rae juga diharuskan untuk selalu kreatif. Terlebih lagi jabatannya sebagai produser webtoon membuatnya harus bertanggung jawab memonitori karya pengarangnya. Berpikir out of the box dan memberikan saran agar karya lebih berkesan sudah jadi kewajibannya setiap hari.
Selain itu, dia juga memiliki banyak deadline yang harus dipenuhi dan harus selalu memberikan profit bagi perusahaan. Hal tersebut jelas memberikan tekanan bagi dirinya. Tidak jarang Seo Mi Rae merasakan creative block dan kehilangan semangat dalam bekerja.
2. Adanya kelelahan yang jarang terlihat

Melihat kenyataan tentang tanggung jawabnya di dunia kreatif tentu tidak mudah bagi Seo Mi Rae. Bekerja sesuai passion memang menyenangkan, tetapi terkadang diri bingung ingin melakukan hal apa di luar itu. Belum lagi jika terdapat berbagai tantangan yang mengiringinya.
Seperti halnya pengarang yang didampingi Seo Mi Rae webtoon memiliki idealisme tinggi. Ditambah lagi dengan tuntutan dari perusahaan untuk mencapai target tertentu. Kenyataan tersebut tentunya menciptakan kelelahan secara fisik dan mental yang tidak terlihat. Namun, dampaknya bisa negatif jika tidak dikendalikan dengan baik.
3. Seringkali mencari kesenangan lewat dunia digital

Padatnya aktivitas di dunia nyata membuat Seo Mi Rae mencari hal yang menyenangkan di dunia maya. Keputusan ini dia lakukan untuk sejenak melepas penat dari kesibukannya. Apalagi, status single Seo Mi Rae sering membuatnya merasakan kesepian. Namun, Seo Mi Rae merasa lelah jika harus punya pacar.
Kenyataan tersebutlah yang membuatnya memutuskan untuk berkencan secara virtual saja. Seo Mi Rae lebih memilih menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang secara virtual daripada memulai hubungan dalam romansa sungguhan. Dunia digital selalu jadi solusi instan baginya untuk sejenak menghibur diri.
4. Keinginan untuk memiliki support system secara nyata

Di balik sikap tangguhnya, Seo Mi Rae juga sebenarnya ingin memiliki support system secara nyata. Dia ingin ada sosok yang bisa dihubungi untuk bercerita di ujung hari. Dia ingin setiap akhir pekan bisa berpergian bersama pasangan dan tidak lagi berdiam diri di rumah. Dia juga ingin ada sosok yang bisa berbagi apapun kepadanya jika dunia terasa melelahkan.
Hanya saja dia tidak ingin hanyut dalam drama romansa jika hanya berujung putus. Dalam pikiran Seo Mi Rae, dia tidak ingin patah hati untuk kedua kalinya. Itulah mengapa dia sangat selektif dalam memilih pasangan, meski dalam hati juga sangat menantikan kehadiran sosok yang tepat.
Padatnya aktivitas pekerja kreatif seringkali menjadi tantangan yang tidak mudah dilewati. Belum lagi jika terdapat masalah lain terkait hubungan personal maupun interpersonal. Drakor Boyfriend on Demand berhasil merefleksikan realitas tersebut dengan sangat dekat dan relevan. Dari empat hal di atas, kira-kira mana yang paling relate untukmu saat ini?