Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Seong Hui Ju dan I An Dianggap Kesepian di Perfect Crown?

Kenapa Seong Hui Ju dan I An Dianggap Kesepian di Perfect Crown?
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)
Intinya Sih
  • Seong Hui Ju dan I An sama-sama tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dingin, tanpa ruang aman untuk mengekspresikan diri sejak kecil.
  • Keduanya dianggap serakah oleh ayah masing-masing saat berusaha mencari perhatian dan pengakuan, meski niat mereka hanya ingin diterima.
  • Hui Ju dan I An akhirnya memilih menghadapi luka serta kesepian hidupnya sendirian, hingga saling memahami saat bertemu di Perfect Crown.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kedua karakter utama dalam drakor Perfect Crown (2026) dianggap punya banyak kesamaan. Selain punya ambisi terpendam, keduanya juga mengalami rasa kesepian berkepanjangan. Namun, baik Seong Hui Ju (IU) maupun I An (Byeon Woo Seok) punya cara tersendiri untuk mengatasi rasa ini.

Selain memikirkan solusinya, keduanya malah berusaha mengatasi masalah hidup mereka dengan gak memikirkan rasa kesepian yang telah dialami sejak kecil ini. Bahkan, keduanya memilih menjadikan kesepian dalam hidup mereka sebagai salah satu bagian di keseharian. Namun, gak memungkiri ketika bertemu, mereka sadar akan luka yang dialami masing-masing dengan baik.

Lalu, kenapa Seong Hui Ju dan I An merasa kesepian di drakor Perfect Crown?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

1. Gak punya tempat untuk mengekspresikan diri

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Sejak kecil, Hui Ju harus berpindah dari tinggal bersama ibu dan berakhir tinggal bersama ayahnya yang gak mengetahui keberadaannya. Kehadiran Hui Ju bahkan dianggap sebagai ancaman dan masalah yang terjadi di rumah tangga ayah kandungnya. Sayangnya, ayahnya lupa jika dirinya merupakan masalah itu sendiri.

Dengan kondisi penuh kebencian, Seong Hui Ju jelas gak punya tempat aman untuk dirinya sekalipun tinggal bersama sang ayah. Dia harus berupaya seorang diri mencari perhatian dari orang tuanya layaknya anak kecil lainnya. Kondisi ini juga dialami oleh I An di dalam istana.

Banyak orang menganggap kehidupan I An sangat sempurna. Dia lahir sebagai seorang pangeran yang gak perlu bekerja keras untuk mencari pengakuan. Sayangnya, I An mengalami trauma mendalam setelah dirinya menemukan jika sang ibu meninggal karena kecelakaan. Sejak saat itu, hubungan I An dengan keluarganya turut merenggang. Apalagi, dia juga gak dekat dengan ayahnya.

2. Ayahnya menganggap mereka serakah

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Seong Hui Ju berusaha keras mendapatkan banyak prestasi di sekolah. Setiap menyerahkan laporan tersebut, Hui Ju berusaha mendapatkan perhatian ayahnya dengan meminta beberapa hadiah seperti yang diterima sang kakak. Bagi Hui Ju, hadiah tersebut merupakan bentuk kesetaraan dan perhatian dari sang ayah.

Namun, Hui Ju sadar jika dirinya gak bisa diperlakukan seperti itu terus menerus. Pada akhirnya, dia mengusahakan hidupnya sendiri tanpa bantuan ayahnya demi membuktikan dirinya. Sayangnya, ayah Hui Ju malah menganggap sikap anaknya ini merupakan bentuk keserakahan yang keterlaluan.

Kondisi yang sama juga dialami oleh I An. Saat kecil, kakaknya memakaikan jubah putra mahkota padanya. Saat itu, dia hanya berpikir jika jubah tersebut sangat cocok dipakai olehnya. Namun, reaksi ayahnya dianggap sangat berlebihan karena menampar dan memarahi I An dengan sangat keras.

Gak hanya itu, I An juga ditekankan untuk tetap sadar akan posisinya sebagai pangeran agung. Dia gak diperbolehkan mengekspresikan diri dan kemampuannya sejak kecil.

3. Menghadapi masalah mereka seorang diri

Cuplikan drakor Perfect Crown
Cuplikan drakor Perfect Crown (dok.MBC/Perfect Crown)

Setelah menyadari jika ayahnya gak menyerah begitu saja, Hui Ju sadar jika dirinya harus mengusahakan segalanya sendirian. Gak akan ada orang yang memahami posisinya dan memakluminya sebagai seorang anak. Mereka hanya menganggap Hui Ju sebagai seorang yang serakah karena statusnya sebagai anak di luar nikah tapi berani menanyakan warisan pada ayahnya.

Kondisi yang sama juga dialami oleh I An. Selama ini, dia menduga jika kematian ketiga keluarga intinya merupakan sebuah sabotase. Secara sembunyi, dia juga mengharapkan takhta raja untuk dirinya sendiri. Sayangnya, I An gak bisa leluasa memutuskan hidupnya. 

Sosok Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) disinyalir menjadi sebuah tekanan dalam hidupnya. Dia melakukan berbagai media framing untuk menjadikan sosok I An turun pamor dan menaikkan kredibilitas anaknya sebagai pewaris takhta.

Makanya, baik Seong Hui Ju maupun I An bisa dengan mudah memahami satu sama lain. Keduanya menghadapi kehidupan yang gak mudah dijalani sejak kecil. Jadi, apakah Hui Ju dan I An akan berhasil mengatasi segala rintangan dalam hidup mereka di drakor Perfect Crown?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Related Articles

See More