4 Insight Menarik dari Ending Doctor Slump, Banyak Pelajaran!

Doctor Slump (2024) telah resmi berakhir dengan 16 episode pada hari Minggu (17/3/2024) lalu. Drama slice of life ini pun menyuguhkan akhir yang membahagiakan bagi para karakternya. Terlebih, sejumlah konflik pelik juga telah terselesaikan dengan baik.
Di sisi lain, gak cuma akhir cerita Doctor Slump saja yang bikin penonton terhibur dan merasa puas. Ada juga insight menarik yang menjadi highlight tersendiri bagi ending Doctor Slump tersebut, nih. Memberikan banyak inspirasi, yuk, simak rangkumannya berikut ini.
1. Kehidupan tak selamanya dihantam badai

Para karakter memulai kisahnya dengan masalah masing-masing. Misalnya saja, Yeo Jeong Woo (Park Hyung Sik) yang sempat terlibat kasus malapraktik di kliniknya. Karier cemerlang yang susah payah dibangun Jeong Woo pun hancur dalam semalam.
Beruntung, persidangan membuktikan kalau dirinya memang tak bersalah. Ia berhasil membersihkan nama baiknya lagi, bahkan satu per satu teman yang menjauhi telah menghubunginya kembali.
Situasi tersebut memang tak mudah bagi Jeong Woo, namun ini dianggapnya sebagai waktu istirahat sembari memerdekaan diri dari rutinitas sejenak. Jeong Woo tetap bertahan dengan yakin kalau kebenaran kasusnya akan segera terungkap, sehingga badai yang menghantam dapat berlalu.
2. Kebahagiaan perlu diusahakan dengan sabar

Nam Ha Neul (Park Shin Hye) memiliki situasi yang tak berbeda jauh dengan Jeong Woo kala itu. Ia mendapat perlakuan buruk oleh rekan-rekannya sesaat sebelum resign dari RS Universitas Daehan. Nahas, pengalaman buruk tersebut sampai membawa Ha Neul terjerumus ke lubang hitam depresi.
Situasi tersebut menjadi penyebab atas sejumlah konflik internal yang dirasakan Ha Neul. Ia sampai tak percaya diri hingga self esteem-nya terasa begitu rendah. Di suatu titik, Ha Neul pun tak sanggup lagi terhubung dengan orang lain, termasuk dengan kekasihnya Jeong Woo. Beruntung, mereka tak menyerah begitu saja dengan kembali berpikir jernih. Ini karena kebahagian bersama terkadang perlu diusahakan dengan penuh kesabaran.
3. Pulih berarti siap menghadapi kesengsaraan

Ha Neul telah pulih dari depresi di ending Doctor Slump. Lantas, apakah sembuh dari masalah mental berarti penyitasnya akan merasa bahagia? Hal tersebut langsung direspons oleh psikiater yang merawat Ha Neul kala itu.
Menurutnya, pulih berarti lebih siap menghadapi penderitaan dan kesengasaraan di masa yang akan datang. Para penyitas biasanya sudah memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk memproses masalah-masalah barunya nanti. Mereka juga mengetahui cara terampuh dalam mengatasi masalah jika sudah belajar dari pengalaman terdahulu. Semakin cepat individu beradaptasi, maka situasi yang dihadapi pun akan semakin terasa mudah.
4. Sumber kekuatan bisa berasal dari mana saja

Setiap individu membutuhkan kekuatan untuk dapat bangkit dari masalahnya. Ini bisa bersumber dari mana saja, termasuk orang-orang terkasih yang ada di sekitar. Misalnya, dukungan besar yang diberikan pihak keluarga kepada Ha Neul ketika diagnosis depresi diterimanya. Sang ibu tampak tak pernah lelah memberikan perhatian demi perhatian kecilnya untuk Ha Neul.
Manusia tak akan bisa hidup tanpa masalah, namun hidup manusia juga tak berakhir begitu saja hanya karena satu masalah. Tak mudah menyerah seperti yang dilakukan Jeong Woo dan Ha Neul tesebut, bisa menjadi contoh baik bagi para penonton, nih. Jadi, jangan lupa petik nilai positifnya, ya!