Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Luka Parenting Kang Pi O di Four Hands, Two Sonatas, Dampak Egois?

3 min read
4 Luka Parenting Kang Pi O di Four Hands, Two Sonatas, Dampak Egois?
Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Kang Pi O tumbuh sebagai anak dari hubungan luar nikah dan kerap dijadikan kakeknya, Kang Seung Woon, sebagai simbol kekecewaan terhadap sang ibu.
  • Statusnya membuat Kang Pi O tidak diakui sebagai keturunan oleh kakeknya, sehingga ia terus berusaha mencari pengakuan sambil menyalahkan dan meremehkan diri.
  • Ibunya menuntutnya menang kompetisi piano tanpa memperhatikan mentalnya, lalu ambisinya turut membuat Kang Pi O kehilangan sahabatnya, Choi Jeong Yo, selama sembilan tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kang Pi O (Song Kang) dikenal sebagai salah satu anak yang memiliki privilege cukup besar di drakor Four Hands, Two Sonatas (2026). Kakeknya, Kang Seung Woon (Jung Jin Young), menjadi seorang pendiri yayasan musik klasik ternama di negara mereka. Selain itu, Kang Seung Woon sendiri merupakan salah satu konduktor paling diperhitungkan di dunia.

Banyak teman sekolahnya kerap memandang iri hingga berujung perundungan pada Kang Pi O karena alasan tersebut. Sayangnya, mereka gak pernah tahu jika Kang Pi O telah menghadapi banyak peristiwa menyakitkan sejak kecil. Kondisi ini membuat Kang Pi O tumbuh sangat rentan. Lalu, apa saja luka parenting yang dihadapi Kang Pi O di drakor Four Hands, Two Sonatas?

Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.

  1. 1. Disalahkan atas kesalahan orangtua

    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Kang Pi O sendiri lahir di sebuah hubungan luar nikah antara ibunya, Kang Ji Hye (Yoon Se Ah), dan ayahnya yang identitasnya gak pernah diketahui. Kondisi ini membuat Kang Pi O gak pernah mengetahui identitas sang ayah sebelumnya. Sayangnya, langkah ini malah membuat Kang Seung Woon sangat murka pada Kang Ji Hye.

    Kang Ji Hye gak pernah mengaku identitas laki-laki yang menghamilinya. Kang Seung Woon sangat marah karena anaknya memilih menghancurkan masa depannya demi hamil dan melahirkan seorang anak. Kondisi ini membuat Kang Pi O harus mendengar berbagai ucapan menyakitkan kakeknya pada sang ibu. Kakeknya juga gak berhenti menjadikan Kang Pi O sebagai bukti kehancuran anaknya sendiri.

  2. 2. Gak pernah dianggap karena statusnya

    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Kekecewaan ini membuat Kang Seung Woon semakin bersikap dingin, baik pada Kang Pi O maupun Kang Ji Hye. Kondisi ini semakin diperparah setelah Kang Pi O tumbuh besar. Kang Seung Woon gak pernah menganggap Kang Pi O sebagai keturunannya. Sikap ini semakin parah setelah Kang Pi O memutuskan untuk menggeluti piano klasik.

    Sepanjang hidupnya, Kang Pi O berusaha membuat kakek dan ibunya bangga. Dia bahkan beberapa kali menyalahkan diri sendiri. Kondisi ini membuat Kang Pi O kerap menyalahkan dan meremehkan diri sepanjang hidupnya.

  3. 3. Dituntut untuk sempurna oleh ibunya

    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Setelah memutuskan untuk menggeluti piano, Kang Pi O dituntut untuk mengikuti berbagai kompetisi piano sejak kecil. Dia menghabiskan waktu untuk berlatih dengan guru-guru terbaik. Sayangnya, Kang Pi O gak pernah punya teman untuk membantunya menghabiskan waktunya.

    Di saat yang sama, sang ibu gak pernah memperhatikan mental anaknya. Dia tetap menuntut anaknya untuk terus berkompetisi dan memenangkan banyak hal. Kang Ji Hye bahkan memaksa Kang Pi O untuk berkompetisi tanpa merasakan bahagia ketika bermain piano.

  4. 4. Ibunya mencelakai sahabat baiknya

    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas
    Cuplikan drakor Four Hands, Two Sonatas (dok.tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Pertemuan Kang Pi O dengan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) membuka matanya. Choi Jeong Yo bisa sangat menikmati waktunya dalam bermain piano. Kondisi ini jauh berbeda dengan Kang Pi O yang terus melakukan demi pembuktian diri.

    Kang Pi O meminta Choi Jeong Yo untuk membantunya dalam menyelesaikan masalahnya ini. Keduanya semakin dekat hingga Kang Pi O sadar jika Choi Jeong Yo merupakan sosok yang membuatnya aman untuk jadi diri sendiri. Sayangnya, ambisi Kang Ji Hye membuat Kang Pi O harus kehilangan Choi Jeong Yo.

    Kejadian ini membuat Choi Jeong Yo hilang selama 9 tahun dan amnesia. Hubungannya dengan Kang Pi O juga gak berjalan lancar karena banyak campur tangan Kang Ji Hye.

    Seluruh kehidupan Kang Pi O ini sepenuhnya dikendalikan Kang Ji Hye. Sayangnya, Kang Pi O harus berusaha menemukan jati dirinya di usia yang cukup dewasa. Menurutmu, apakah Kang Pi O akan berhasil bertahan hingga akhir?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei

Related Articles

See More