Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Nasib Akhir Na Dae Il di Doctor X: Mafia in White, Masuk Penjara!

5 min read
4 Nasib Akhir Na Dae Il di Doctor X: Mafia in White, Masuk Penjara!
cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

Na Dae Il (Jang Seung Jo) akhirnya mendapatkan balasan yang setimpal di akhir episode 5 drakor Doctor X: Mafia in White. Sebelumnya, ia digambarkan sebagai dokter bedah psikopat di mana sengaja mengukir organ dalam tubuh pasiennya dengan nama inisial "D.N". Kejahatannya ini ditemukan oleh Gye Su Jeong (Kim Ji Won) saat melakukan operasi darurat karena liver sang pasien bermasalah.

Meski Na Dae Il tergabung dalam asosiasi Magnolia yang berisi orang penting dari kelompok para dokter, ia tak mendapatkan pembelaan. Na Dae Il malah dijerumuskan ke penjara dan surat izinnya sebagai dokter dicabut. Apakah hanya itu balasan yang diterima Na Dae Il? Yuk, simak.

  1. 1. Terungkapnya sisi psikopat Na Dae Il

    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White
    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

    Sisi gelap Na Dae Il terbongkar secara tidak terduga melalui pasien bernama Kwon Chung Hyeon (Oh Jung Taek), sales farmasi yang sudah lama berteman dengannya. Saat melakukan pembedahan darurat akibat pendarahan internal pasien, mata Gye Su Jeong melihat langsung inisial "D.N" yang sengaja diukir secara permanen pada organ hati pasien. Ukiran ini dilakukan Na Dae Il sekitar 15 tahun lalu saat ia masih bertugas sebagai dokter militer.

    Sebelum kedoknya terbongkar, Na Dae Il menunjukkan gelagat aneh dengan terus menunda-nunda jadwal operasi Kwon Chung Hyeon selama seminggu menggunakan berbagai alasan. Tindakan ini bukan didasari oleh kepedulian medis, melainkan karena ia panik dan takut aksi psikopatnya mengukir organ tubuh di masa lalu akan ketahuan oleh tim medis lain. Selama bertahun-tahun, Na Dae Il berhasil menipu rekan sejawatnya dengan membangun image sebagai dokter tentara yang berprestasi, ramah, dan berhati malaikat. Ia bahkan kerap membawakan kopi dan bersikap manis untuk mencari perhatian Gye Su Jeong. Namun, semua senyuman tersebut hanyalah topeng manipulatif untuk menyembunyikan obsesi mengerikan dan ego pribadinya atas kesempurnaan medis.

  2. 2. Runtuhnya karier Na Dae Il sebagai dokter

    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White
    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

    Setelah menemukan bukti tersebut, Gye Su Jeong mulai meneror mental Na Dae Il. Ia sengaja menulis inisial "D.N" menggunakan saus tomat untuk menakut-nakuti dan memprovokasi psikologis Na Dae Il hingga sang dokter jahat tersebut mulai kehilangan ketenangannya. Terbakar amarah dan kepanikan karena rahasia kelamnya terancam bocor, Na Dae Il kehilangan kendali diri. Ia menciptakan keributan besar di UGD dan melakukan penganiayaan berat. Aksi nekat ini langsung mengakhiri statusnya sebagai dokter terhormat.

    Akibat kekacauan dan kekerasan fisik yang dilakukannya di area rumah sakit, Na Dae Il langsung diskors dan diseret ke dalam tahanan polisi atas dakwaan penganiayaan khusus dan gangguan ketertiban rumah sakit. Meskipun Na Dae Il mencoba membela diri di hadapan Direktur Bu Seung Gwon (Son Hyun Joo) dengan dalih statusnya sebagai mantan dokter militer dan pelanggar hukum pertama kali, pihak manajemen rumah sakit Universitas Guseo resmi berbalik arah membuangnya demi menyelamatkan reputasi institusi. Kehancuran kariernya ditutup dengan peringatan keras dari Direktur Bu Seung Gwon mengenai proses pencabutan izin medisnya secara permanen. Karier cemerlang yang dibangun Na Dae Il di atas manipulasi dan topeng pencitraan hancur lebur tanpa sisa.

  3. 3. Ancaman pencabutan izin sebagai dokter

    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White
    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

    Ancaman pencabutan izin medis secara permanen menjadi titik nadir yang menghancurkan seluruh sisa karier Na Dae Il. Kejahatannya tak hanya melakukan malpraktik yang dirahasiakan selama bertahun-tahun, tetapi juga menyerang dokter lain dan menciptakan keributan besar di UGD. Pelanggaran pidana berlapis ini langsung membuat reputasinya sebagai dokter hancur di tempat.

    Ancaman pencabutan izin permanen ini menutup semua akses Na Dae Il untuk menyentuh pisau bedah lagi. Bersamaan dengan proses hukum pidana atas kasus penganiayaan, ia resmi dipecat secara tidak terhormat dari Rumah Sakit Universitas Guseo. Kemudian, juga kehilangan seluruh otoritas medis yang selama belasan tahun ini ia bangga-banggakan di balik topeng pencitraannya itu.

  4. 4. Masuk penjara

    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White
    cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)

    Na Dae Il dijebloskan ke dalam sel tahanan polisi atas dugaan penyerangan berat dan tindakan membuat keributan. Penangkapan ini terjadi secara instan setelah ia kehilangan kewarasan akibat diteror secara psikologis oleh Gye Su Jeong, lalu nekat menyerang dan melukai lengan Gye Su Jeong menggunakan pisau bedah di UGD rumah sakit. Saat mendekam di dalam ruang tahanan, Na Dae Il dikunjungi oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Guseo, Bu Seung Gwon, alih-alih mendapatkan bantuan hukum untuk bebas, Na Dae Il justru menerima konfrontasi dingin.

    Bu Seung Gwon menegaskan bahwa ia mempertaruhkan lisensinya sendiri demi memastikan izin praktik medis Na Dae Il dicabut secara permanen demi menyelamatkan reputasi rumah sakit. Ketegangan Na Dae Il di dalam penjara berakhir dengan keputusasaan total setelah pengacara dari Magnolia menyerahkan laporan patologi yang menyatakan adanya jaringan tumor jinak di tubuhnya. Dokumen ini menjadi kartu as yang membuat pertahanan mentalnya runtuh di dalam sel, mengingat ancaman fatal dari Gye Su Jeong bahwa ia bisa membuka dan menutup tubuh Na Dae Il kapan pun ia mau.

    Nasib akhir Na Dae Il dalam drakor Doctor X: Mafia in White berujung tragis setelah aksinya mengukir inisial nama pada organ pasien terbongkar. Terlebih, secara sadar ia juga menyerang dokter Gye Su Jeong di UGD rumah sakit. Akibat tindakan tersebut, Na Dae Il berakhir di dalam sel tahanan, diberhentikan secara tidak terhormat, dan menghadapi pencabutan izin praktik medis permanen.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More