cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)
Na Dae Il dijebloskan ke dalam sel tahanan polisi atas dugaan penyerangan berat dan tindakan membuat keributan. Penangkapan ini terjadi secara instan setelah ia kehilangan kewarasan akibat diteror secara psikologis oleh Gye Su Jeong, lalu nekat menyerang dan melukai lengan Gye Su Jeong menggunakan pisau bedah di UGD rumah sakit. Saat mendekam di dalam ruang tahanan, Na Dae Il dikunjungi oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Guseo, Bu Seung Gwon, alih-alih mendapatkan bantuan hukum untuk bebas, Na Dae Il justru menerima konfrontasi dingin.
Bu Seung Gwon menegaskan bahwa ia mempertaruhkan lisensinya sendiri demi memastikan izin praktik medis Na Dae Il dicabut secara permanen demi menyelamatkan reputasi rumah sakit. Ketegangan Na Dae Il di dalam penjara berakhir dengan keputusasaan total setelah pengacara dari Magnolia menyerahkan laporan patologi yang menyatakan adanya jaringan tumor jinak di tubuhnya. Dokumen ini menjadi kartu as yang membuat pertahanan mentalnya runtuh di dalam sel, mengingat ancaman fatal dari Gye Su Jeong bahwa ia bisa membuka dan menutup tubuh Na Dae Il kapan pun ia mau.
Nasib akhir Na Dae Il dalam drakor Doctor X: Mafia in White berujung tragis setelah aksinya mengukir inisial nama pada organ pasien terbongkar. Terlebih, secara sadar ia juga menyerang dokter Gye Su Jeong di UGD rumah sakit. Akibat tindakan tersebut, Na Dae Il berakhir di dalam sel tahanan, diberhentikan secara tidak terhormat, dan menghadapi pencabutan izin praktik medis permanen.