4 Realitas Karyawan Junior di The Ordinary Jackpot, Idealis?

- Park Gi Tae dan Lee Ji Hye, sebagai karyawan junior, masih menghadapi kesalahan kerja dan perlu melaporkan situasi kepada manajer agar keputusan serta penanganan masalah dilakukan tepat waktu.
- Lee Ji Hye menunjukkan kebutuhan untuk terus belajar dan membangun komunikasi, setelah tidak menyampaikan keraguannya terhadap laporan yang ternyata dinilai terlalu berlebihan.
- Meski bekerja dengan senior berpengalaman, keduanya tidak dituntut sempurna; mereka mendapat dukungan tim, termasuk saat Park Gi Tae diremehkan pihak mal dalam negosiasi.
Drakor The Ordinary Jackpot (2026) menceritakan sosok Gong Eun Tae (Lee Jun Hyuk) sebagai manajer tim penjualan yang memutuskan untuk merubah visi dalam memimpin tim. Keputusannya ini ternyata merubah pola komunikasi dan meningkatkan kesempatannya untuk mengenal setiap anggota timnya. Dalam tim ini, ada dua orang karyawan baru yang menjabat sebagai karyawan junior, Park Gi Tae (Hong Jin Gi), dan karyawan kontrak, Lee Ji Hye (Ha Yul Ri).
Kehidupan keduanya ini mempresentasikan karyawan muda dengan minim pengalaman. Bahkan, kehidupan kerja keduanya ini juga sangat realistis menggambarkan kehidupan karyawan baru yang bekerja dengan para senior ahli. Lalu, apa saja realitas karyawan junior yang ditunjukkan di drakor The Ordinary Jackpot?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Masih melakukan banyak kesalahan

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama) Sebagai orang yang baru memasuki dunia kerja, Park Gi Tae dan Lee Ji Hye jelas masih berusaha memahami ritme dan pola kerja dalam perusahaan. Beberapa kali, Park Gi Tae juga takut melakukan kesalahan yang akan berdampak di timnya. Namun, sebagai karyawan junior, Park Gi Tae hanya dituntut untuk melaporkan berbagai situasi dan mempertanggungjawabkan kesalahannya dengan membantu seniornya untuk menyelesaikan masalah.
Namun, situasi ini jelas membutuhkan sosok manajer dan senior yang sadar akan perannya dalam tim sebagai pengambil keputusan. Buktinya, ketika kelebihan pesanan hingga 3 triliun Won, Park Gi Tae gak dituntut untuk menyelesaikan semuanya sendirian. Dia hanya dituntut untuk melaporkan situasi pada Gong Eun Tae agar lebih cepat memberi keputusan dan bertindak.
2. Butuh banyak belajar dan bangun komunikasi

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tving.official) Hal yang sama juga dihadapi oleh Lee Ji Hye ketika Jang Hyang Eun (Baek Yae In) meminta data semua merek dan rencana tim di hari pertamanya. Saat itu, Lee Ji Hye merasa kurang dengan laporan yang ditulisnya. Sayangnya, dia gak mengkomunikasikan pada senior maupun manajer timnya.
Situasi ini membuktikan jika Lee Ji Hye masih membutuhkan validasi yang cukup kuat sebagai karyawan. Sayangnya, laporan tersebut dianggap sangat sempurna sekaligus berlebihan bagi Jung Hyang Eun. Dia hanya khawatir jika Lee Ji Hye terlalu terbebani dengan permintaannya yang kurang jelas tersebut.
3. Gak dituntut untuk bekerja sempurna

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama) Sekalipun bekerja dengan para senior yang ahli di bidangnya, Park Gi Tae dan Lee Ji Hye gak dituntut untuk mengerjakan tugasnya dengan sempurna. Kejadian sebelumnya juga membuktikan jika para senior dalam tim mereka punya kesadaran diri untuk membantu keduanya. Mereka bahkan hanya ingin Park Gi Tae dan Lee Ji Hye bisa mengikuti ritme kerja dan terus berkomunikasi dengan mereka ketika menghadapi kesulitan.
4. Diremehkan banyak pihak

Cuplikan drakor The Ordinary Jackpot (instagram.com/tvn_drama) Situasi ini jelas terjadi pada Park Gi Tae ketika banyak mal yang menuntut kenaikan margin sebesar 4 persen. Kenaikan margin ini jelas akan membuat perusahaan mengalami penurunan keuntungan. Gak hanya itu, toko yang mendistribusikan merek perusahaan juga perlahan mengalami kemunduran.
Kondisi ini membuat Park Gi Tae berusaha membujuk pemasaran mal. Sayangnya, kesempatan ini malah dimanfaatkan karyawan pemasaran mal agar Park Gi Tae mengerjakan tugas mereka dengan memindahkan kardus. Sebagai senior dalam tim, Yang Jun Ho (Seo Hyun Woo) memberikan pembelaannya terhadap Park Gi Tae.
Gak hanya itu, Park Gi Tae bahkan ditekankan jika dirinya merupakan wajah dari perusahaan. Dia gak perlu merendahkan diri untuk bisa bekerja sama dengan mal tersebut.
Berbagai situasi di atas kerap dialami oleh karyawan junior di dunia nyata, lho. Sayangnya, Park Gi Tae dan Lee Ji Hye punya support system kuat dengan adanya ketiga senior dalam tim yang loyal ilmu. Apakah kamu juga pernah menemukan senior seperti tim penjualan ini?























