Still cut Song Kang di drakor Four Hands Two Sonatas (x.con/CJnDrama)
Kemampuan Pi O dalam bermain piano sebenarnya gak bisa dianggap remeh karena ia mampu mengikuti kompetisi bergengsi dan meraih kemenangan. Namun, ada bagian dari permainannya yang justru membuat orang lain merasa ada sesuatu yang kurang, yaitu musiknya belum menunjukkan ciri khas dirinya sendiri. Tekniknya memang bagus, tetapi permainan tersebut terasa seperti sekadar menunjukkan kemampuan tanpa benar-benar memperlihatkan perasaan Pi O.
Yang membuatnya semakin pilu, Pi O sebenarnya sudah berusaha keras untuk menghidupkan emosi dari setiap partitur yang dimainkan. Ia mencoba memahami perasaan di balik musik tersebut, tetapi hasilnya tetap terasa seperti ada jarak antara dirinya dengan permainan pianonya. Seakan-akan Pi O sudah punya kemampuan untuk memainkan musik dengan sempurna, tetapi masih kesulitan membuat orang lain benar-benar mendengar “Pi O” di dalam musiknya.
Itulah empat sisi pilu yang membuat kehidupan Kang Pi O gak sesempurna yang terlihat di Four Hand Two Sonatas, menurutmu bagian mana yang paling bikin simpati?