Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Bentuk Kebebasan yang Dicari Perempuan di The Scandal

4 min read
5 Bentuk Kebebasan yang Dicari Perempuan di The Scandal
still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)
Share Article

Para perempuan dalam The Scandal hidup di tengah aturan yang membuat pilihan mereka sangat bergantung pada status keluarga, pernikahan, dan pandangan masyarakat. Meski berada dalam sistem yang sama, Lady Cho (Son Ye Jin), Ahn Hui Yeon (Nana), Lee So Ok (Shin Yoon Ha), Bun Hui (Han Sun Hwa), dan Eun Sil (Kim Ji An) tidak menghadapi batasan dengan cara seragam. Masing-masing mencari ruang kebebasan melalui pilihan yang sesuai dengan kondisi mereka.

Sebagian menggunakan kecerdasan dan strategi sosial, sementara yang lain harus meninggalkan identitas atau menunggu kesempatan untuk benar-benar lepas dari status yang mengikat. Perbedaan tersebut membuat karakter perempuan dalam drama ini tidak bisa hanya dikelompokkan sebagai korban aturan Joseon. Berikut lima bentuk kebebasan yang mereka cari sepanjang The Scandal.

  1. 1. Lady Cho mencari kebebasan melalui pengaruh dan kecerdasannya

    still cut drama Korea The Scandal
    still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)

    Lady Cho hidup sebagai perempuan bangsawan dengan kemampuan intelektual yang jauh melampaui ruang yang disediakan untuknya. Namun, status tersebut tidak otomatis memberinya kebebasan untuk menentukan kehidupan atau menggunakan kemampuannya secara terbuka. Ia justru harus bekerja melalui jalur yang tidak selalu terlihat untuk mendapatkan pengaruh.

    Karena tidak bisa memperoleh kekuasaan secara formal, Lady Cho belajar memengaruhi orang dan keadaan dari balik aturan yang ada. Pilihan tersebut membuatnya terlihat manipulatif, tetapi juga menunjukkan bagaimana ia berusaha menciptakan ruang kendali di dunia yang tidak memberinya posisi setara. Kebebasan yang dicari Lady Cho akhirnya selalu terkait dengan kemampuan menentukan arah hidup tanpa terlihat melanggar struktur secara terbuka.

  2. 2. Ahn Hui Yeon memilih kebebasan melalui hilangnya identitas lama

    still cut drama Korea The Scandal
    still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)

    Ahn Hui Yeon menghadapi bentuk batasan berbeda karena statusnya sebagai janda. Kehidupannya dipenuhi tuntutan agar ia tetap setia pada suami yang telah meninggal dan menjaga citra perempuan berbudi. Setiap keinginan pribadi kemudian dianggap berpotensi merusak kehormatan keluarga.

    Jalan keluarnya akhirnya bukan memperoleh penerimaan, melainkan membuat dunia percaya bahwa dirinya sudah tiada. Dengan kematian palsu, Ahn Hui Yeon dapat menjalani kehidupan tersembunyi tanpa beban identitas lama. Kebebasan tersebut memiliki harga besar, tetapi tetap menjadi pilihan yang ia ambil untuk mempertahankan hidup.

  3. 3. Lee So Ok mencari kebebasan lewat mobilitas sosial

    still cut drama Korea The Scandal
    still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)

    Lee So Ok tidak lahir dengan posisi sosial yang memberi banyak pilihan. Bun Hui kemudian mendorong putrinya memasuki lingkungan Menteri Yoo (Lee Ji Hoon) dan membuka peluang menjadi selir. Keputusan tersebut memberikan Lee So Ok status yang sebelumnya sulit ia dapatkan.

    Namun, kenaikan status tidak otomatis membuat kehidupan pribadinya menjadi bebas. Ia masih mempertahankan hubungan dengan Kwon In Ho (Kang Chan Hee) meski sudah menjadi bagian dari rumah tangga Menteri Yoo. Lee So Ok akhirnya mencari kebebasan dengan memisahkan posisi sosial yang dibutuhkan dan perasaan pribadi yang tetap ingin ia pertahankan.

  4. 4. Bun Hui menggunakan aturan sosial untuk menaikkan posisi keluarganya

    still cut drama Korea The Scandal
    still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)

    Bun Hui memahami bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan untuk mengubah tatanan masyarakat secara langsung. Alih-alih menentang aturan tersebut, ia mempelajari cara memanfaatkannya demi kepentingan dirinya dan Lee So Ok. Strateginya berhasil membawa sang putri masuk ke lingkungan bangsawan sebagai selir.

    Cara Bun Hui tentu tidak selalu bersih atau bebas dari persoalan moral. Namun, tindakannya menunjukkan bentuk perlawanan yang sangat pragmatis terhadap keterbatasan kelas sosial. Ia mencari kebebasan bukan dengan keluar dari permainan, tetapi dengan memastikan keluarganya mendapatkan posisi lebih baik di dalamnya.

  5. 5. Eun Sil akhirnya memperoleh kebebasan secara harfiah

    still cut drama Korea The Scandal
    still cut drama Korea The Scandal (instagram.com/netflixkr)

    Berbeda dari perempuan bangsawan, Eun Sil menghadapi keterbatasan yang paling konkret melalui status perbudakan. Ia tidak hanya dibatasi oleh norma sosial, tetapi juga tidak mempunyai kebebasan penuh atas kehidupannya sendiri. Karena itu, perubahan statusnya di ending membawa makna yang sangat berbeda.

    Cho Won (Ji Chang Wook) akhirnya membantu membebaskannya, dan Eun Sil kemudian menikah dengan Chil Seong (Kwon Do Gyun). Ia bahkan memilih masuk Katolik dalam kehidupan barunya. Kebebasan Eun Sil menjadi salah satu sedikit akhir yang memberikan perubahan nyata tanpa membuat dirinya harus tetap memainkan peran lama.

    Perempuan-perempuan dalam The Scandal sama-sama ingin memiliki ruang menentukan hidup, tetapi drama menunjukkan bahwa bentuk kebebasan mereka sangat bergantung pada posisi sosial, keluarga, dan aturan yang sejak awal tidak dibuat untuk memberi pilihan setara. Lady Cho menggunakan pengaruh, Ahn Hui Yeon menghapus identitas lamanya, Lee So Ok dan Bun Hui memainkan struktur sosial, sedangkan Eun Sil akhirnya memperoleh kebebasan yang paling nyata setelah keluar dari status yang selama ini menentukan seluruh hidupnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More