Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Server Babylon di Drama Korea A Shop for Killers 2
still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Server Babylon langsung menjadi benda paling penting dalam pembuka A Shop for Killers 2. Jeong Jin Man (Lee Dong Wook) memalsukan kematiannya bukan hanya untuk mengecoh organisasi lamanya, tetapi juga untuk menciptakan kesempatan mencuri pusat data mereka. Aksi tersebut mengubah konflik pribadi melawan Bale menjadi perang yang menyentuh seluruh jaringan Babylon.

Keberhasilan membawa server keluar memang memberi Jeong Jin Man posisi tawar yang sebelumnya tidak ia miliki. Namun, benda itu juga memancing Babylon memperluas perburuan dan menyeret Jeong Ji An (Kim Hye Jun) kembali ke dunia yang ingin ditinggalkannya. Berikut lima fakta server Babylon, dari isi data dan sistem keamanannya sampai alasan benda itu menjadi kunci konflik musim kedua.


1. Server itu menyimpan rekam jejak operasi Babylon

still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Server tersebut berisi catatan layanan yang dijalankan Babylon selama bertahun-tahun. Drama belum memerinci bentuk setiap dokumen di dalamnya, tetapi kumpulan informasi tersebut cukup penting untuk dijadikan alat tawar. Karena menyangkut aktivitas organisasi berskala global, kebocorannya dapat merusak banyak kepentingan Babylon sekaligus.

Nilai server jadi jauh lebih besar daripada senjata atau uang tunai yang tersimpan di fasilitas mereka. Jeong Jin Man dapat memakai rekaman tersebut untuk menekan pihak yang selama ini merasa aman di balik kekuatan Babylon. Benda itu akhirnya berfungsi seperti peta lengkap menuju jaringan yang sulit disentuh Murthehelp melalui serangan biasa.

2. Server disimpan di bawah air agar sulit diretas

still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Babylon tidak menaruh pusat datanya di ruang komputer biasa yang bisa dijangkau melalui jaringan luar. Server disimpan di bawah air dan disebut tidak dapat diretas selama berada dalam posisi tersebut. Sistem ini membuat pencurian data jarak jauh hampir mustahil, bahkan bagi orang dengan kemampuan teknologi seperti Kwak Cheol Seung.

Ada satu celah rutin yang kemudian dimanfaatkan Jeong Jin Man dan timnya. Setiap pukul tiga sore, server diangkat ke permukaan untuk menjalani pemeriksaan harian sebelum kembali diturunkan. Waktu singkat itu menjadi satu-satunya momen ketika perangkat dapat disentuh secara langsung tanpa harus menembus perlindungan bawah air.

3. Lokasinya disamarkan sebagai pabrik beras

still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Fasilitas penyimpanan server berdiri di daerah terpencil dan dari luar terlihat seperti pabrik beras biasa. Penyamaran tersebut membantu Babylon menghindari perhatian publik sambil menjalankan operasi bersenjata di balik bangunan industri. Bahkan struktur silo dan tumpukan beras digunakan untuk menyembunyikan ruang serta jalur penting di dalam markas.

Keamanan tempat itu tetap jauh dari kesan pabrik sederhana. Penjaga bersenjata, pemeriksaan identitas, kamera pengawas, ruang persenjataan, dan robot tempur melindungi akses menuju server. Jeong Jin Man pun tidak dapat masuk hanya dengan menyamar, sehingga timnya harus meretas sistem, menggandakan identitas penjaga, dan membawa bahan peledak.

4. Pencuriannya memanfaatkan kabar kematian Jeong Jin Man

still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Saat Babylon percaya Jeong Jin Man sudah meninggal, ia menghitung bahwa penyamarannya hanya memberinya waktu sekitar 62 jam. Jeda tersebut dipakai untuk menyusun penyerbuan bersama Park Jin Woo (Kim Yoon Sung), Kwak Cheol Seung (Baek Soo Jang), dan Pasin (Kim Min) sebelum organisasi menyadari tipuannya. Ia juga memakai topeng prostetik Bale agar dapat bergerak lebih jauh di dalam fasilitas.

Rencana itu hampir gagal ketika alarm berbunyi dan identitas palsunya mulai terbaca oleh sistem keamanan. Kwak Cheol Seung kemudian memasang bom di sekitar ruang server, sementara Jeong Jin Man menahan Bale serta pasukan yang mengejar mereka. Setelah ledakan membuka akses dari atas, server diangkat keluar dengan helikopter dan dibawa pergi bersama tim.

5. Server menjadi alat tawar untuk membebaskan Jeong Ji An

still cut drama Korea A Shop for Killers 2 (instagram.com/disneypluskr)

Jeong Jin Man tidak mencuri server demi menjual datanya kepada penawar tertinggi. Ia ingin memakai benda tersebut sebagai jaminan agar Babylon berhenti memburu Jeong Ji An dan semua orang yang terhubung dengannya. Selama syarat itu belum dipenuhi, ia menolak mengembalikan server dan memilih menghentikan sementara operasi Murthehelp.

Babylon ternyata tidak langsung menerima negosiasi tersebut dan justru memasang jebakan melalui pengacara Jang In Seop (Park Hyoung Soo). Kegagalan Lee Yong Han (Ahn Kil Kang) menangani masalah itu kemudian membuka jalan bagi Kusanagi, pemimpin cabang Asia Timur, untuk mengambil alih perburuan. Saat hadiah buruan atas Jeong Ji An muncul, server yang dimaksudkan sebagai pelindung kini berada tepat di tengah perang baru.

A Shop for Killers 2 menjadikan server Babylon lebih dari sekadar perangkat penyimpanan, sebab di dalamnya tersimpan bukti, rahasia, dan posisi tawar yang dapat mengguncang organisasi tentara bayaran berskala global. Ketika Jeong Jin Man menahannya demi kebebasan Jeong Ji An sementara Babylon membalas dengan hadiah buruan dan pasukan baru, benda dingin itu berubah menjadi pusat pertarungan yang menentukan apakah keluarga mereka akhirnya bebas atau kembali dikurung oleh dunia pembunuh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article