Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Tim Penjualan 3 Durumi Electronics di A Bona Fide Killer
still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Tim Penjualan 3 Durumi Electronics terlihat seperti divisi kantor biasa yang sibuk dengan rutinitas perusahaan dalam A Bona Fide Killer. Namun, meja kerja, kartu identitas karyawan, dan suasana kantoran mereka sebenarnya menutupi operasi yang jauh lebih berbahaya. Yoo Bo Na (Kong Hyo Jin) pun menggunakan divisi tersebut sebagai tempat bekerja setelah kembali dari cuti melahirkan selama tiga tahun.

Di balik citra tersebut, Tim Penjualan 3 merupakan unit rahasia yang berisi orang-orang dengan keahlian khusus untuk menangani kriminal yang lolos dari hukuman. Mereka juga menjadi pihak yang mendukung Yoo Bo Na saat dirinya kembali menjalankan tugas sebagai Kingfisher. Berikut lima fakta Tim Penjualan 3 Durumi Electronics di A Bona Fide Killer, dari penyamarannya sebagai pegawai kantoran hingga sistem kerja rahasia yang membuat tim ini jauh dari kata biasa.

1. Tim Penjualan 3 sebenarnya adalah organisasi rahasia

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Jika dilihat dari luar, tidak ada yang terlalu mencurigakan dari keberadaan Tim Penjualan 3 di Durumi Electronics. Para anggotanya datang ke kantor dengan kartu identitas karyawan dan menjalani penampilan layaknya pekerja perusahaan pada umumnya. Kenyataannya, divisi tersebut merupakan organisasi tersembunyi yang keberadaannya berbeda dari departemen lain di perusahaan.

Penyamaran sebagai pegawai kantor membuat aktivitas asli mereka lebih mudah ditutupi dari orang-orang di sekitar. Bahkan Yoo Bo Na dapat mempertahankan citra sebagai perempuan pekerja biasa di hadapan keluarganya meski pekerjaan sesungguhnya jelas tidak berkaitan dengan penjualan produk elektronik. Situasi tersebut membuat kantor bukan hanya lokasi bekerja, tetapi juga tameng yang menjaga identitas rahasia setiap anggota tim.

2. Pekerjaan mereka adalah mengeksekusi kriminal secara diam-diam

still cut drama Korea Killer of Married Woman (instagram.com/mbcdrama_now)

Nama Tim Penjualan 3 terdengar jauh dari pekerjaan sebenarnya yang mereka lakukan. Divisi tersebut memilih dan menangani kriminal kejam yang berhasil menghindari konsekuensi hukum atau menerima hukuman yang dianggap tidak sebanding dengan perbuatannya. Mereka kemudian menjalankan operasi rahasia untuk memberikan hukuman dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi target.

Operasi ini juga tidak dilakukan dengan satu pola yang gampang ditebak. Ada target yang ditangani lewat tembakan jarak jauh, racun, rekayasa kecelakaan, hingga metode lain yang memanfaatkan keahlian anggota tim. Alhasil, Tim Penjualan 3 lebih cocok disebut unit eliminasi tersembunyi daripada divisi yang mengejar angka penjualan.

3. Tim ini menjadi support system penting bagi Yoo Bo Na

still cut drama Korea A Bona fide Killer (instagram.com/mbcdrama_now)

Yoo Bo Na memang punya reputasi besar sebagai Kingfisher dengan kemampuan menembak yang sangat presisi. Meski demikian, tugasnya tidak selalu diselesaikan seorang diri karena Tim Penjualan 3 menyediakan berbagai dukungan sebelum dan selama operasi berlangsung. Yoo Bo Na sendiri menjadi ace tim dengan tingkat keberhasilan tertinggi dalam menjalankan misi.

Peran anggota lain membuat Kingfisher bisa bergerak lebih efektif ketika informasi, senjata, atau bantuan teknis dibutuhkan. Ki Young Do misalnya menjadi otak teknologi yang membantu operasi melalui kemampuan hacking, sedangkan Bong Tae Min menangani pengembangan berbagai perlengkapan dan senjata. Kerja sama tersebut menunjukkan bahwa kehebatan Yoo Bo Na bukan berarti dirinya bekerja tanpa dukungan orang-orang yang memahami medan tugasnya.

4. Setiap anggota punya spesialisasi yang berbeda

still cut drama Korea Killer of Married Woman (instagram.com/mbcdrama_now)

Hal paling menarik dari Tim Penjualan 3 terletak pada komposisi anggotanya yang tidak dibuat memiliki kemampuan seragam. Kim Bong Pal (Sung Dong Il) ahli menyamarkan kematian sebagai kecelakaan, Ki Young Do (Mu Jin Sung) merupakan hacker   genius, sedangkan Bong Tae Min (Kim Nam Hee) bertanggung jawab pada senjata dan perlengkapan khusus. Oh Hyun Nam (Ha yul Ri) juga punya spesialisasi racun yang membuat pilihan metode tim menjadi semakin beragam.

Go Young Gap (Heo Jae Ho) membawa latar belakang medis dan menangani metode yang berkaitan dengan malapraktik, sementara Yang Ye Sol (Kim Ga Hee) mengurus kebutuhan administratif termasuk pemalsuan dokumen. Kombinasi tersebut membuat satu operasi dapat melibatkan banyak kemampuan sekaligus, bukan cuma aksi Yoo Bo Na menarik pelatuk. Tim produksi bahkan menyoroti permainan kolaboratif antarahli sebagai salah satu unsur menarik yang akan ditampilkan dalam drama.

5. Mereka punya bahasa kantor sendiri untuk menyamarkan misi

still cut drama Korea Killer of Married Woman (instagram.com/mbcdrama_now)

Penyamaran Tim Penjualan 3 ternyata tidak berhenti pada pakaian dan identitas sebagai karyawan Durumi Electronics. Mereka juga menggunakan istilah kantor untuk membicarakan pekerjaan rahasia tanpa terdengar mencurigakan bagi orang lain. Target yang harus mereka tangani disebut sebagai “klien”, sedangkan operasi eliminasi disebut sebagai “pertemuan”.

Permainan istilah tersebut memberi sentuhan komedi gelap yang cocok dengan konsep utama A Bona Fide Killer. Percakapan mengenai “klien” atau jadwal “pertemuan” dapat terdengar seperti obrolan rutin pekerja kantoran, padahal konteks sebenarnya jauh lebih serius. Identitas ganda ini sekaligus membuat Tim Penjualan 3 punya karakter khas karena bahkan bahasa perusahaan dipakai sebagai kode untuk menjaga operasi mereka tetap tersembunyi.

Lima fakta tersebut menunjukkan bahwa Tim Penjualan 3 bukan sekadar latar tempat Yoo Bo Na bekerja dalam A Bona Fide Killer, melainkan unit rahasia dengan pembagian tugas rapi yang memungkinkan Kingfisher dan rekan-rekannya menghukum para kriminal sambil tetap terlihat seperti karyawan yang menjalani hari biasa di sebuah perusahaan elektronik. Ketika kemampuan sniper Yoo Bo Na bertemu dengan hacking, racun, rekayasa kecelakaan, senjata khusus, dan administrasi rahasia milik rekan satu timnya, A Bona Fide Killer membuat ruang kantor yang tampak membosankan berubah menjadi pusat operasi yang selalu menyimpan kejutan begitu sebuah “pertemuan dengan klien” dimulai.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article