5 Prediksi Nasib Raja Yi Gyu di Ending To My Beloved Thief

1. Digulingkan lewat kudeta istana

Tanda-tanda kudeta sudah terlalu jelas untuk diabaikan. Ketika para bangsawan mulai kehilangan kepercayaan dan pewaris tahta sendiri menyetujui perubahan, legitimasi seorang raja perlahan menghilang.
Jika kudeta benar-benar terjadi, Raja Yi Gyu kemungkinan besar akan dilengserkan secara resmi. Ia mungkin dipaksa turun tahta demi menyelamatkan citra kerajaan, sementara kekuasaan berpindah tangan tanpa perlu perang terbuka yang berkepanjangan.
2. Dijadikan tahanan politik

Dalam skenario yang lebih “lunak”, Raja Yi Gyu bisa saja tidak langsung dieksekusi. Ia mungkin akan diasingkan atau dipenjara secara diam-diam demi meredam gejolak publik.
Langkah ini memberi kesempatan bagi penguasa baru untuk menjaga stabilitas tanpa menciptakan martir. Namun bagi Raja Yi Gyu, hidup sebagai tahanan justru bisa menjadi hukuman paling menyakitkan, kehilangan kuasa tanpa bisa melawan.
3. Menjadi korban manipulasi Im Sa Hyeong

Sepanjang cerita, Raja Yi Gyu sangat bergantung pada Im Sa Hyeong (Choi Won Young). Ketergantungan itu membuatnya mudah dipengaruhi, terutama saat kondisi mentalnya semakin rapuh akibat obat herbal.
Bukan tidak mungkin, pada akhirnya ia justru dijadikan tumbal dalam skema yang lebih besar. Jika situasi memburuk, Im Sa Hyeong bisa saja mengorbankannya demi menyelamatkan diri atau mempercepat transisi kekuasaan.
4. Tewas akibat kemarahan rakyat atau perlawanan Gil Dong

Kemarahan Gil Dong (Nam Ji Hyun) dan rakyat yang tertindas tidak bisa diremehkan. Setiap keputusan kejam Raja Yi Gyu menambah daftar dendam yang menunggu pelampiasan.
Jika konfrontasi terjadi secara langsung, bukan tidak mungkin raja akan menghadapi akhir tragis di tangan mereka yang selama ini ia tekan. Kematian seperti ini akan menjadi simbol runtuhnya tirani yang ia bangun sendiri.
5. Runtuh oleh kegilaannya sendiri

Kemungkinan paling ironis adalah kehancuran yang datang dari dalam dirinya sendiri. Kecanduan obat herbal dan paranoia yang terus membesar membuat Raja Yi Gyu kehilangan kejernihan berpikir. Tanpa perlu pedang atau pemberontakan, ia bisa saja mengambil keputusan fatal yang mempercepat kejatuhannya. Dalam kondisi seperti itu, ia bukan lagi korban kudeta, melainkan korban dari ambisi dan ketakutannya sendiri.
Apa pun bentuk akhirnya, jelas bahwa posisi Raja Yi Gyu di To My Beloved Thief berada di titik paling genting. Ia dikelilingi musuh yang ia ciptakan sendiri, terperangkap dalam jaringan manipulasi yang selama ini ia biarkan tumbuh.
Jika drama ini konsisten dengan nada tragisnya, nasib Raja Yi Gyu kemungkinan besar tidak akan berakhir damai. Dalam dunia To My Beloved Thief, kekuasaan yang dibangun di atas ketakutan jarang bertahan lama dan setiap tirani pada akhirnya akan menagih harga yang setimpal.


















