3 Kisah Hidup Karakter Utama Film Korea Pavane, Menyayat Hati Penonton

Pavane menjadi film orisinal Netflix perdana di 2026. Tontonan berdurasi 113 menit ini mengisahkan tentang kehidupan tiga sahabat, di antaranya Mi Jung (Ko Ah Sung), Yo Han (Byun Yo Han), dan Gyeong Rok (Moon Sang Min). Mereka dipertemukan dalam satu lingkungan kerja di pusat perbelanjaan bernama Utopia.
Mi Jung di bagian gudang, Yo Han dan Gyeong Rok menjadi tukang parkir. Selama berjalannya cerita, sutradara Lee Jong Pil membagikan sepenggal kisah dari tiga karakter utama ini. Ternyata mereka mempunyai kisah yang menyayat hati.
Lebih kagetnya, karakter Yo Han mempunyai kisah kelam di balik sikapnya yang ceria dan terlihat santai. Lantas seperti apa sih kisah trio sahabat dalam film ini? Simak ulasan di bawah ini, yuk!
1. Mi Jung

Di awal penayangan, Mi Jung seperti tak memperhatikan penampilannya. Rambutnya tak terawat dan berwajah kusam. Hal ini karena ia lebih memperhatikan keluarganya di kampung. Mi Jung adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ayahnya sakit dan ibunya sudah tidak ada. Keluarganya juga mempunyai utang. Ia pernah berkata kalau rentenir tak bisa menjualnya karena penampilan.
Mi Jung di masa sekolah memang sudah diasingkan oleh teman-temannya. Akhirnya, ia menutup diri berlanjut sampai dewasa. Di lingkungan kerja, ia bahkan dijuluki "Dinosaurus" dan "Kotoran". Mi Jung sebenarnya lolos dengan predikat nilai tertinggi di Utopia. Ia bahkan menjadi karyawan tetap. Karena tak memperhatikan penampilan, ia sering dimutasi hingga berakhir di basemen.
2. Yo Han

Yo Han digambarkan sebagai sosok pria yang ceria dan bebas. Ia juga bisa digambarkan sebagai abang untuk Gyeong Rok karena sering memberi nasehat yang baik. Ia juga mendukung percintaan Gyeong Rok dan Mi Jung.
Terlihat seperti orang yang gak punya masalah, ternyata Yo Han adalah korban dari kehancuran rumah tangga orang tuanya saat masih kecil. Sang ayah pergi dengan perempuan lain, sementara ibunya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Melihat ibunya seperti itu, ia tak bisa menangis.
Hingga dewasa, ia pun tak tahu bagaimana cara menangis bahkan mencintai. Ia juga tak merasa pernah dicintai meski pernah menikah. Pernikahannya pun kandas.
Suatu ketika, ayahnya meninggal dan butuh teman untuk mengobrol. Tak ada satu orang pun yang mau menemaninya, termasuk Gyeong Rok. Ia pun ditemukan pingsan di apartemen karena over dosis. Beruntung, nyawanya masih bisa diselamatkan.
3. Gyeong Rok

Kisah Gyeong Rok kecil sebenarnya sama dengan Yo Han. Ayah Gyeong Rok meninggalkan ibunya demi bisa menikah dengan perempuan yang lebih kaya. Akibat luka tersebut, ia menjadi pria yang sulit tersenyum dan menganggap semua orang di sekitarnya adalah palsu.
Pertemuannya dengan Mi Jeong membawa warna tersendiri dalam hidupnya. Yo Han juga menjadi pendukung dalam urusan cintanya. Kehidupan Gyeong Rok terasa lengkap karena ada mereka.
Gyeong Rok perlahan mewujudkan mimpinya untuk menjadi penari dengan kuliah di jurusan tari. Soal percintaannya dengan Mi Jeong mengalami pasang surut meski bisa diselesaikan dengan baik. Ia bercita-cita ingin mengajak Mi Jeong ke Islandia.
Sayangnya, ia bernasib tragis di akhir film ini. Usai bertemu Mi Jeong, bis yang ditumpangi olehnya mengalami kecelakaan. Ia sempat kehilangan ingatan dan sulit berjalan.
Meski akhir dari film Pavane ini sedih, perjalanan hidup mereka mengalami perkembangan karakter yang lebih baik. Mereka jadi lebih bisa memahami cara mencintai diri sendiri. Mereka adalah orang yang bertumbuh dari luka batin menahun.


















