7 Akibat Viktimisasi Sekunder bagi Jo Yoo Jeong di Drakor Honour

Jo Yoo Jeong (Park Se Hyun) merupakan korban pelecehan seksual di drama Korea Honour. Pelaku yang jadi tersangka dari kasus tersebut adalah tokoh publik terkenal, yakni Kang Eun Seok (Lee Chan Hyeong). Akibatnya, Yoo Jeong kerap mendapat viktimisasi sekunder.
Nah, viktimisasi sekunder merupakan fenomena dimana korban kejahatan justru disalahkan atas kejahatan yang ia alami. Alih-alih jadi korban, mereka dianggap sebagai penyebab kejadian itu terjadi atau bahkan difitnah. Parahnya, pihak yang menyalahkan biasanya adalah aparat penegak hukum. Akibat hal ini, Yoo Jeong merasakan akibat buruk. Apa sajakah itu?
1. Yoo Jeong tak bisa menjalani kehidupan normal dan terbiasa mengurung diri di rumah. Padahal, di usianya kini ia harusnya menempuh pendidikan SMA

2. Mengingat pelakunya adalah tokoh publik terkenal, banyak pihak justru membela pelaku dan menghujat korban. Hal ini membuat Yoo Jeong tertekan

3. Bahkan ada pihak yang menyebarkan identitas dan informasi pribadi Yoo Jeong. Ia pun dikenali publik dan tak bisa pergi ke tempat umum

4. Orang di sekitar Yoo Jeong yang hendak membelanya justru mendapat berbagai kesialan. Termasuk seorang jurnalis yang tewas secara tragis

5. Yoo Jeong tak percaya lagi pada pengacara dan juga aparat hukum. Ini membuatnya pasrah menerima keadaan dan putus asa terhadap keadilan

6. Ia jadi kerap berbohong dan memberikan pengakuan palsu. Baginya, yang terpenting ialah membuat masalah cepat selesai alih-alih mengungkap kebenaran

7. Yoo Jeong mengalami trauma psikologis mendalam. Tak hanya mentalnya yang terluka, fisiknya juga ikut babak belur

Tindakan viktimisasi sekunder memberikan dampak negatif pada korban. Bukannya dibela, mereka justru mendapat perlakuan dan stigma yang tak semestinya. Akibat hal ini, Yoo Jeong sebagai korban kejahatan perempuan mengalami guncangan emosional dan menolak percaya pada kebenaran hukum.
















