7 Alasan Kwak Byung Gyun Kembali Mengusut Kasus Do Ra Ik di Idol I

- Kwak Byung Gyun meragukan kesimpulan awal penyelidikan karena bukti penting terlewat dan tidak diuji secara mendalam
- Kecelakaan Choi Jae Hee memunculkan kejanggalan baru yang membuat Byung Gyun sadar bahwa kasus Do Ra Ik belum terungkap sepenuhnya
- Temuan obat dalam darah korban menimbulkan dugaan adanya pola yang sengaja disembunyikan
Kwak Byung Gyun kembali mengusut kasus Do Ra Ik menjadi titik penting dalam perkembangan cerita drakor Idol I. Keputusan ini lahir dari keraguan yang terus mengganggunya sejak awal penyelidikan. Ia menyadari ada banyak hal yang belum terjawab dengan tuntas.
Di tengah tekanan dari atasan dan ayahnya, Byung Gyun memilih mengusut kembali kasus Do Ra Ik setelah menemukan bukti surat bunuh diri Jae Hee. Sejumlah temuan baru membuatnya yakin bahwa kebenaran belum sepenuhnya terungkap. Langkah ini menunjukkan tekadnya untuk mengembalikan reputasinya dalam menangani kasus yang rumit. Lantas, apa alasan di baliknya?
1. Kwak Byung Gyun mulai meragukan kesimpulan awal karena banyak bukti penting yang terlewat dan tidak diuji secara mendalam sejak awal penyelidikan

2. Kecelakaan Choi Jae Hee memunculkan kejanggalan baru yang membuat Byung Gyun sadar bahwa kasus Do Ra Ik belum terungkap sepenuhnya

3. Temuan obat dalam darah korban yang serupa dengan kasus sebelumnya menimbulkan dugaan adanya pola yang sengaja disembunyikan

4. Tekanan ayahnya justru membuat Byung Gyun semakin ingin membuktikan diri bahwa ia bisa memperbaiki reputasinya meski sempat dikecam publik

5. Kwak Byung Gyun tak ingin dipandang sebelah mata atas kasus yang ditanganinya ini. Karena penangkapannya atas Do Ra Ik, publik mengklaim kelalaiannya

6. Ia ingin membuktikan rekan-rekannya yang menggunjing, dan mencemoohnya atas pandangan publik terhadap kasusnya

7. Keinginan mendapat sorotan atas reputasinya mendorong Byung Gyun mengusut ulang kasus meski harus berhadapan dengan risiko besar

Keputusan Kwak Byung Gyun mengusut kembali kasus Do Ra Ik lahir dari perpaduan antara keraguan profesional. Setelah kritik yang ia terima, Kwak Byung Gyun menyadari bahwa jika penyelidikan berhenti pada saat ini, reputasinya dipandang sebelah mata dan tak diakui oleh ayahnya sendiri. Langkah ini menjadi upayanya memperbaiki kesalahan untuk mempertahankan citranya.
Di sisi lain, tekanan publik pada reputasinya itu juga ikut memengaruhi pilihannya. Sehingga akhirnya Byung Gyun tetap memilih kembali mengusut kasus tersebut diam-diam.

















