Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tekanan Kwak Byung Gyun sebagai Jaksa di Idol I

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)
Intinya sih...
  • Kwak Byung Gyun ditekan atasan untuk menyelesaikan kasus Do Ra Ik tanpa bukti baru
  • Ayahnya meminta fokus membuktikan Do Ra Ik bersalah, membuatnya dilema antara loyalitas dan tanggung jawab sebagai jaksa
  • Kehadiran Maeng Se Na memaksa Byung Gyun bekerja lebih teliti agar tidak terjebak kesalahan prosedur hukum
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tekanan yang dihadapi Kwak Byung Gyun menjadi salah satu konflik penting dalam drama Idol I. Sebagai jaksa yang menangani kasus Do Ra Ik, ia berada di posisi sulit antara tuntutan atasan dan prinsip pribadinya. Kasus ini menempatkannya pada sorotan besar dari berbagai pihak.

Atasan dan ayahnya mendesak Byung Gyun untuk segera menuntaskan perkara dengan menetapkan Do Ra Ik sebagai tersangka utama. Namun, ia merasa tugasnya sebagai jaksa adalah menemukan pelaku sebenarnya, bukan sekadar memenuhi target penyelesaian kasus. Di sisi lain, ketangguhan dan kecerdasan Maeng Se Na sebagai pengacara Do Ra Ik membuat tekanan terhadap Byung Gyun semakin besar. Berikut tekanan yang dialaminya sebagai jaksa yang menangani kasus Do Ra Ik.

1. Kwak Byung Gyun berada di bawah tekanan kuat dari atasan kejaksaan yang menuntut kasus Do Ra Ik segera diselesaikan tanpa menunggu bukti baru

Still cut I Dol I
Still cut I Dol I (dok.ENA/I Dol I)

2. Ayah Byung Gyun secara terbuka meminta putranya fokus membuktikan Do Ra Ik bersalah demi menjaga kepentingan tertentu yang lebih besar

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)

3. Tekanan ayahnya itu membuat Byung Gyun berada dalam dilema antara loyalitas sebagai anak dan tanggung jawabnya sebagai jaksa penegak hukum

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)

4. Meski ditekan, Byung Gyun merasa menjadikan Ra Ik kambing hitam hanya akan membiarkan pelaku sebenarnya tetap bebas berkeliaran

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)

5. Sikap hati-hati Byung Gyun membuat proses penyelidikan berjalan lambat, namun ia yakin kebenaran tidak bisa dipercepat secara paksa

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)

6. Kehadiran Maeng Se Na sebagai pengacara tangguh memaksa Byung Gyun bekerja lebih teliti agar tidak terjebak kesalahan prosedur hukum

Still cut I Dol I
Still cut I Dol I (dok.ENA/I Dol I)

7. Adu argumen di ruang penyelidikan menunjukkan bahwa Byung Gyun tidak bisa mengandalkan asumsi, melainkan harus membuktikan setiap tuduhan

Still cut Idol I
Still cut Idol I (dok.ENA/Idol I)

Tekanan yang dialami Kwak Byung Gyun memperlihatkan konflik antara kekuasaan dan hati nurani penegak hukum. Pilihannya untuk tetap mencari kebenaran membuat posisinya semakin sulit, tetapi juga menunjukkan integritasnya sebagai jaksa. Dalam Idol I, perjuangan Byung Gyun menjadi gambaran bahwa keadilan menuntut keberanian untuk melawan tekanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei
Follow Us

Latest in Korea

See More

5 Kebodohan Yoon Bom yang Justru Menggemaskan di Spring Fever

15 Jan 2026, 21:35 WIBKorea